Ekonomi

Tips Kelola THR Agar Tidak Pamit Begitu Saja

Minggu, 01 Mei 2022 - 12:13 | 35.23k
Tips Kelola THR Agar Tidak Pamit Begitu Saja
Tunjangan Hari Raya (THR). (FOTO: dok TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Imadudin Muhammad

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Co-Founder MiPOWER by Sequis and Registered Financial Planner Edwin Limanta berbagi tips perencanaan keuangan sederhana agar uang Tunjangan Hari Raya (THR) tidak pamitan begitu saja usai lebaran 2022 ini.

Saat mendapat THR, Edwin menyarankan agar segera alokasikan dulu THR untuk zakat fitrah sebelum digunakan untuk kebutuhan lebaran lainnya.

“Jumlah zakat fitrah tergantung pada kebijakan dan kerelaan masing-masing individu. Jika Anda bingung mematok nilainya agar THR Anda juga cukup untuk kebutuhan lebaran lainnya maka bisa alokasikan sekitar 10% dari THR untuk zakat, sedekah, dan berbagi berkah untuk sekitar Anda, seperti untuk orang tua, asisten rumah tangga, supir, atau office boy di kantor. Berapa yang Anda akan berikan dan berapa orang yang dibagikan perlu dikalkulasikan anggarannya," katanya.

Selanjutnya, untuk memanfaatkan THR dalam memenuhi kebutuhan, Edwin menganjurkan “Sebelum mendapat gaji atau THR, buatlah daftar kebutuhan dengan membaginya dalam 3 kategori, yakni kebutuhan penting yang mendesak, kebutuhan penting tidak mendesak, dan kebutuhan tidak penting. Dengan cara ini, saat THR diterima maka Anda akan dapat mengalokasikannya lebih mudah," jelasnya.

Selain daftar kebutuhan, Edwin juga menyarankan agar membiasakan mencatat setiap pemasukan,   pengeluaran, dan sisa uang THR.

Dengan memiliki catatan keuangan, kita bisa menilai diri sendiri apakah sudah berhemat atau masih boros, membantu mengetahui kebutuhan mana yang masih belum dapat terpenuhi agar pendapatan berikutnya cukup membiayai kebutuhan selanjutnya.

Salah satu bentuk kebutuhan yang bisa memanfaatkan dana THR adalah membayar sisa utang sehingga usai lebaran dapat terbebas dari utang dan gaji bulan mendatang dapat dipergunakan untuk tujuan jangka panjang.

“THR bisa kita manfaatkan untuk membayar kewajiban yang biasanya kita bayar dengan menggunakan gaji. Manfaatkan THR untuk membayar semua atau sebagian cicilan dari kartu kredit, pay later belanja online, cicilan kendaraan maupun pinjaman lainnya yang memiliki biaya bunga tinggi. Saat THR dimanfaatkan untuk melunasi kewajiban maka selanjutnya dana darurat dan simpanan bisa bertambah,” saran Edwin.

Menerapkan Konsep Pay Yourself First Pada Dana THR

Kewajiban zakat sudah dilaksanakan, kebutuhan lebaran sudah terpenuhi, dan utang sudah dibayar. Nah, berikutnya lakukan pay yourself first. Konsep ini dikenalkan oleh David Bach pada bukunya Automatic Millionare.

Maksud dari pay yourself first adalah mengalokasikan 30% pendapatan untuk persiapan masa depan. Persiapan masa depan dilakukan dengan menyisihkan sebagian dana yang dimiliki saat ini ke dalam pos dana darurat, asuransi jiwa & kesehatan serta investasi yang dananya tidak boleh diambil dalam jangka waktu yang telah Anda tetapkan untuk kebutuhan di masa depan.

“Saat menerima THR, kita sebaiknya menggunakannya untuk kebutuhan pay yourself first. Dengan demikian, THR yang Anda terima tidak pamit begitu saja namun memberikan rasa tenang dan optimis karena telah mengamankan kondisi keuangan di masa depan," kata Edwin.

Dalam menerapkan konsep pay yourself first, diperlukan komitmen yang kuat karena sifatnya jangka panjang. Edwin mencontohkan jika seseorang mengambil produk asuransi Term Life Insurance maka ia harus membayar premi selama 6 tahun untuk mendapatkan perlindungan 10 tahun sehingga masa depan terlindungi dari risiko kerugian finansial jika terjadi kecelakaan yang menyebabkan cacat total dan tetap.

Demikian juga jika berkomitmen ingin berinvestasi di reksa dana selama 10 tahun maka selama periode waktu tersebut, gunakan dana masa depan untuk melakukan top up investasi secara periodik dan tidak mengambil atau mencairkan dana tersebut sebelum 10 tahun.

Menyiapkan dana masa depan lewat asuransi sangat baik karena asuransi memberikan proteksi guna menjaga keberlangsungan hidup pada masa mendatang jika terjadi risiko sakit, kecelakaan hingga kematian.

“Kendala berasuransi pada masyarakat sering terbentur masalah premi. Padahal, Anda hanya perlu membayar premi dalam jangka waktu tertentu untuk bisa mendapatkan manfaat seumur hidup. contohnya pada produk Q Smart Life New Gen Insurance yang memberikan jaminan perlindungan jiwa yang panjang hingga usia 99 tahun tanpa harus membayar premi seumur hidup. Bahkan memiliki nilai tunai yang dijamin,“ kata Edwin.

"Jika alokasi THR sudah diterapkan untuk hal-hal penting di atas, kemudian masih tersisa barulah Anda bisa memanjakan diri sendiri misalnya, membeli baju lebaran, membeli pernak-pernik lebaran, buka puasa bersama teman, ke salon untuk merapikan rambut sebelum hari raya, dan lainnya. Upayakan anggaran tidak melebihi 10% dari dana yang tersedia, tahan keinginan lainnya sampai tabungan mencukupi atau sampai THR berikutnya," ujarnya Co-FOunder MiPOWER by Sequis. (*)

 

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Kembangkan Life Skills Siswa, SGS Gelar Science Presentation Day
    Kembangkan Life Skills Siswa, SGS Gelar Science Presentation Day
    28/05/2022 - 08:23
  • Demi Cegah Perundungan dan Kekerasan Seksual, Ubaya Kenalkan WeCare
    Demi Cegah Perundungan dan Kekerasan Seksual, Ubaya Kenalkan WeCare
    28/05/2022 - 07:43
  • Mobil Bekas Toyota Kijang Laris di Mobilman
    Mobil Bekas Toyota Kijang Laris di Mobilman
    28/05/2022 - 06:31
  • Es Sereh Telang Lemon, Another Way to Enjoy Butterfly Pea Flower
    Es Sereh Telang Lemon, Another Way to Enjoy Butterfly Pea Flower
    28/05/2022 - 06:12
  • Nikmatnya Sarapan Pagi Kuliner Khas Blora, Nasi Pecel Mbah Jito
    Nikmatnya Sarapan Pagi Kuliner Khas Blora, Nasi Pecel Mbah Jito
    28/05/2022 - 05:15

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • “Pentingnya Perlindungan PRT Melalui  RUU PPRT”
    “Pentingnya Perlindungan PRT Melalui  RUU PPRT”
    27/05/2022 - 17:45
  • The Social Dilemma: Menelisik Candu dan Algoritma Media
    The Social Dilemma: Menelisik Candu dan Algoritma Media
    27/05/2022 - 15:23
  • Nawa Cita Ala Kampus untuk Pengentasan Kemiskinan di Indonesia
    Nawa Cita Ala Kampus untuk Pengentasan Kemiskinan di Indonesia
    24/05/2022 - 16:57
  • Gerakan Credit Union: Suatu Upaya Kemandirian Ekonomi
    Gerakan Credit Union: Suatu Upaya Kemandirian Ekonomi
    24/05/2022 - 02:00
  • Tanaman Hias Bukan Sekadar Hiasan
    Tanaman Hias Bukan Sekadar Hiasan
    24/05/2022 - 01:44
  • Beragama Mendorong Umatnya untuk Tidak Jadi Pengangguran
    Beragama Mendorong Umatnya untuk Tidak Jadi Pengangguran
    23/05/2022 - 17:35
  • Pandemi, Buruh, dan Perubahan Sistem Tenaga Kerja
    Pandemi, Buruh, dan Perubahan Sistem Tenaga Kerja
    23/05/2022 - 16:02
  • Upaya Berkelanjutan untuk Maksimalkan Nilai Tambah SDA                                                
    Upaya Berkelanjutan untuk Maksimalkan Nilai Tambah SDA                                                
    21/05/2022 - 10:15

KULINER

  • Nikmatnya Sarapan Pagi Kuliner Khas Blora, Nasi Pecel Mbah Jito
    Nikmatnya Sarapan Pagi Kuliner Khas Blora, Nasi Pecel Mbah Jito
    28/05/2022 - 05:15
  • Oatmeal Yogurt, Menu Sarapan yang Bikin Awet Kenyang
    Oatmeal Yogurt, Menu Sarapan yang Bikin Awet Kenyang
    27/05/2022 - 01:33
  • Nikmati Makanan Indonesia, Mesut Ozil Sebut Pisang Goreng dan Rendang Enak
    Nikmati Makanan Indonesia, Mesut Ozil Sebut Pisang Goreng dan Rendang Enak
    26/05/2022 - 20:13
  • Toast Banana Caramelized, Menu Sarapan Mewah Nan Sehat
    Toast Banana Caramelized, Menu Sarapan Mewah Nan Sehat
    26/05/2022 - 04:29
  • Segarnya Es Leci Yakult Hempaskan Dahaga Seketika, Yuk Bikin!
    Segarnya Es Leci Yakult Hempaskan Dahaga Seketika, Yuk Bikin!
    24/05/2022 - 13:37