Pemerintahan

FPKS DPR RI Sebut Biang Keladi Soal Minyak Goreng Curah Ada di Kemenperin RI

Kamis, 28 April 2022 - 15:32 | 28.45k
FPKS DPR RI Sebut Biang Keladi Soal Minyak Goreng Curah Ada di Kemenperin RI
Wakil Ketua FPKS DPR RI Dr H Mulyanto M Eng. (FOTO: dok pakmul.id)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Wakil Ketua FPKS DPR RI Dr H Mulyanto M Eng menilai upaya penanggulangan kemahalan harga minyak goreng yang dilakukan pemerintah tidak fokus dan tidak berhasil mengidentifikasi akar masalah sebenarnya. Dalam pelaksanaannya, kebijakan yang dibuat justru terkesan tidak konsisten.

Ia menyebut, Presiden Joko Widodo menyatakan melarang ekspor CPO. Namun setelahnya, apa yang disampaikan Presiden justru diralat oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dengan menyatakan membolehkan ekspor CPO.

"Hari ini resmi terbit Permendag No. 22/2022 yang melarang ekspor CPO dan seluruh turunannya. Bila demikian cara membuat kebijakannya maka yang dirugikan adalah masyarakat kecil, dalam hal ini petani dan konsumen migor," tegas Mulyanto dalam keterangannya, Kamis 28 April 2022.

Anggota Komisi VII DPR RI itu melihat kebijakan Pemerintah terlalu melebar kemana-mana. Padahal menurutnya biang keladi soal migor curah ini ada di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI.

Politisi PKS ini menyebut akar masalah harga migor curah yang tidak mencapai HET adalah karena produsen migor tidak memproduksinya sesuai dengan kuota komitmen mereka. Sehingga pasokan migor curah hanya setengah dari kebutuhan harian yang 8 ribu ton per hari.

Apalagi di bulan Ramadhan, dimana kebutuhan akan migor diperkirakan meningkat. Padahal harga HET sebesar Rp14.000 per liter tersebut sudah disubsidi Pemerintah, sehingga tidak merugikan produsen.

"Memang terlihat janggal. Untuk produksi migor kemasan, yang tata niaganya murni berdasarkan mekanisme pasar, pasokan migor ini lancar-lancar saja. Sementara pasokan migor curah masih langka, sehingga harganya masih jauh di atas HET," ucap Mulyanto.

Data dari PIHPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional) per Kamis,28 April 2022, menunjukkan bahwa rata-rata nasional harga migor curah masih bertengger di angka Rp19.700 per kg. Jauh di atas HET yang Rp15.500 per kg. 

"Jadi jelas soalnya bukan pada ketersediaan bahan baku migor. Bahan baku melimpah. Buktinya untuk migor kemasan aman-aman saja," terang Mulyanto.

Menurut Mulyanto, persoalannya pada keserakahan produsen migor ini. Negara dinilai mandul untuk memaksa industri memproduksi migor curah.

"Masak negara kalah oleh pasar," tegas politisi yang akrab disapa Pak Mul ini

"Soal ini yang patut dipertanyakan dan didalami Pemerintah, apakah penyebabnya adalah verifikasi dan pembayaran dana subsidinya yang tidak lancar, atau karena masalah lain," imbuhnya.

Di sisi lain, kebijakan pelarangan ekspor migor dan bahan baku minyak goreng, ternyata langsung menuai efek negatif berupa merosotnya harga TBS (tandan buah segar) sawit di tingkat petani rakyat. Padahal harga migor curah masih belum turun. Jadi menurut Wakil Ketua FPKS DPR RI ini, akhirnya yang langsung menderita kerugian adalah petani sawit.(*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Indonesia Tawarkan Kawasan Industri Hijau Kaltara ke Elon Musk
    Indonesia Tawarkan Kawasan Industri Hijau Kaltara ke Elon Musk
    25/05/2022 - 22:06
  • Wali Kota Berharap Pengundian Pasar Besar Batu Dilakukan Bulan Oktober 2022
    Wali Kota Berharap Pengundian Pasar Besar Batu Dilakukan Bulan Oktober 2022
    25/05/2022 - 21:44
  • Sambut Tanggal Merah Berdekatan, tiket.com Gelar Program Diskon Tanggal Muda
    Sambut Tanggal Merah Berdekatan, tiket.com Gelar Program Diskon Tanggal Muda
    25/05/2022 - 21:30
  • Anies-AHY Potensial di Pilpres 2024, Pengamat: Muda dan Enerjik
    Anies-AHY Potensial di Pilpres 2024, Pengamat: Muda dan Enerjik
    25/05/2022 - 21:23
  • Kader Muda NU Dipercaya Sebagai Komisaris Independen PT Sucofindo
    Kader Muda NU Dipercaya Sebagai Komisaris Independen PT Sucofindo
    25/05/2022 - 21:17

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Nawa Cita Ala Kampus untuk Pengentasan Kemiskinan di Indonesia
    Nawa Cita Ala Kampus untuk Pengentasan Kemiskinan di Indonesia
    24/05/2022 - 16:57
  • Gerakan Credit Union: Suatu Upaya Kemandirian Ekonomi
    Gerakan Credit Union: Suatu Upaya Kemandirian Ekonomi
    24/05/2022 - 02:00
  • Tanaman Hias Bukan Sekadar Hiasan
    Tanaman Hias Bukan Sekadar Hiasan
    24/05/2022 - 01:44
  • Beragama Mendorong Umatnya untuk Tidak Jadi Pengangguran
    Beragama Mendorong Umatnya untuk Tidak Jadi Pengangguran
    23/05/2022 - 17:35
  • Pandemi, Buruh, dan Perubahan Sistem Tenaga Kerja
    Pandemi, Buruh, dan Perubahan Sistem Tenaga Kerja
    23/05/2022 - 16:02
  • Upaya Berkelanjutan untuk Maksimalkan Nilai Tambah SDA                                                
    Upaya Berkelanjutan untuk Maksimalkan Nilai Tambah SDA                                                
    21/05/2022 - 10:15
  • Perempuan dan Akses Sumber Daya Alam di NTT
    Perempuan dan Akses Sumber Daya Alam di NTT
    21/05/2022 - 03:38
  • Metropolitan Pesisir Malang
    Metropolitan Pesisir Malang
    20/05/2022 - 12:09

KULINER

  • Segarnya Es Leci Yakult Hempaskan Dahaga Seketika, Yuk Bikin!
    Segarnya Es Leci Yakult Hempaskan Dahaga Seketika, Yuk Bikin!
    24/05/2022 - 13:37
  • Resep Mudah Jalakotek Rumahan ala Majalengka
    Resep Mudah Jalakotek Rumahan ala Majalengka
    24/05/2022 - 05:10
  • Sensasi Robusta Premium di KopiKOE Cafe Java Lotus Hotel Jember
    Sensasi Robusta Premium di KopiKOE Cafe Java Lotus Hotel Jember
    23/05/2022 - 16:55
  • Sosis Asam Manis, Olahan Praktis untuk Menu Sarapan
    Sosis Asam Manis, Olahan Praktis untuk Menu Sarapan
    23/05/2022 - 05:37
  • Es Sereh Telang Lemon, Menu Sehat ala Backyard Cafe
    Es Sereh Telang Lemon, Menu Sehat ala Backyard Cafe
    22/05/2022 - 23:14