Kopi TIMES

Agnes Mo dan Niki "Sosok Perempuan Indonesia di Panggung Musik Dunia"

Sabtu, 23 April 2022 - 19:03 | 49.88k
Agnes Mo dan Niki
M. AL Qautsar Pratama, Hum, Dosen Sejarah Islam UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

TIMESINDONESIA, JEMBER – Perkembangan jaman sedikit banyak merubah pola pikir kita terhadap sosok perempuan. dewasa ini perempuan yang mempunyai karir di luar kebiasaan masyarakat indonesia pada umumnya bukan menjadi hal yang tabu.

Perempuan masa kini dituntut untuk multitasking dan bisa mencapai cita-cita dan impian sama halnya dengan pria. Tak ayal, meningkatkan prestasi akademik dan soft skill menjadi suatu keharusan dilakukan kaum perempuan di era modern sekarang ini. dampak dari hal ini adalah wanita sering muncul diruang publik dengan berprofesi sebagai pegawai kantoran, presenter, reporter, model iklan, artis, musisi, politisi bahkan kuli bangunan.

Ruang publik yang awalnya merupakan hal tabu bagi perempuan kini dianggap sebagai wadah untuk mengekspresikan dan mengaktualisasikan diri. berbicara mengenai musik, baru-baru ini masyarakat indonesia patut berbangga dengan pencapaian  yang ditorehkan oleh dua penyanyi wanita tanah air Agnez Mo dan NIKI.  

Tampil di acara music festival internasional Agnez Mo dan NIKI berhasil membuktikan bahwa musisi wanita indonesia bisa bersaing dan berbicara banyak dipanggung internasional.  Walaupun sering terjadi pro dan kontra, kedua musisi ini menjadi standard pencapaian “go internasional” bagi musisi lain di tanah air saat ini.

Agnez Mo misalnya, lebih awal berkarir di Hollywood, pencapaiannya patut diapresiasi ketika setiap tampil dimanapun baik dalam sesi wawancara maupun menyanyi di atas panggung selalu membawa unsur budaya Indonesia seperti batik, kebaya, tarian daerah dan bahkan makanan khas Indonesia. 

Tidak muda bagi perempuan Asia terutama Indonesia melakukan debut karir di Hollywood. hal ini tergambar dari pendapat seorang jurnalis keturunan Asia Ada Heish dalam tulisannya “Hollywood’s Fetishization Of Asian Women Is Killing Us”.  

Menurutnya, Hollywood mengambarkan wanita Asia secara terus menerus sebagai sebagai hiperseksual, fetish, dan objektif. Jelas menurutnya, penggambaran ini berbahaya karena menghasut dan akan berujung pada tindakan kekerasan dan rasisme.  Hal ini pernah disampaikan juga oleh Agnez Mo dalam sebuah wawancara di media Amerika bahwa menjadi seorang Asia dan berkarir disana tidak akan sama penerimaanya seperti ketika dia berkarir di Indonesia.

Nama besar Agnez Mo di Indonesia seakan tidak berdampak besar pada karirnya di Hollywood dan harus memulai semuanya dari nol. Jauh sebelum Agnez dan NIKI, ada nama Anggun Cipta Sasmi yang lebih dulu memulai karir secara internasional namun akan jelas berbeda kondisinya ketika Anggun memulai awal karirnya ketika media social belum semasif seperti sekarang ini, dimana seakan-akan pencitraan seseorang hanya dilihat dari postinganya di media social.  

Hal yang sama selalu disuarakan oleh NIKI, ketika tampil di sebagai musisi perempuan Indonesia pertama yang menggebrak panggung Coachella. Selain membawakan lagu-lagu hitnya, NIKI sempat membawakan lagu berbahasa Indonesia 'Sempurna' milik Andra and The Backbone sambil berkata bahwa lagu ini dipersembahkan khusus untuk keluarga dan negaranya.

Sosok Agnez Mo maupun NIKI merupakan bukti representasi perempuan Indonesia di kancah musik Internasional. Kita sebagai masyarakat Indonesia harus bijak dalam memberikan tanggapan terutama di social media sebisa mungkin jangan melakukan bully, menyebarkan hoax, menfitnah, bahkan membandingkan kedua penyanyi ini. Karena pada dasarnya, mendukung hal positif yang dilakukan oleh keduanya bisa berdampak baik bagi wajah perempuan Indonesia yang memiliki value dan skill yang bisa bersaing dengan orang luar. Saya pribadi berharap agar kedepanya semakin banyak lagi musisi-musisi perempuan tanah air bisa berbicara banyak di panggung Internasional. 

***

*) Oleh: M. AL Qautsar Pratama, Hum, Dosen Sejarah Islam UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Bolu Batik Ginding Asal Majalengka Raih Juara Lomba Kreasi Kuliner
    Bolu Batik Ginding Asal Majalengka Raih Juara Lomba Kreasi Kuliner
    21/05/2022 - 14:06
  • Dian Novitasari Calon Tunggal Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cirebon
    Dian Novitasari Calon Tunggal Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cirebon
    21/05/2022 - 14:01
  • Keluarga Besar Yayasan Masjid Jendral Ahmad Yani Malang Gelar Halal Bihalal Bersama
    Keluarga Besar Yayasan Masjid Jendral Ahmad Yani Malang Gelar Halal Bihalal Bersama
    21/05/2022 - 13:56
  • Qodari: KIB Perkuat Kinerja, Bukan Jadi Kendala bagi Pemerintah
    Qodari: KIB Perkuat Kinerja, Bukan Jadi Kendala bagi Pemerintah
    21/05/2022 - 13:41
  • Rayakan Anniversary ke-15 pada Agustus 2022, SNSD Comeback dengan Formasi Lengkap
    Rayakan Anniversary ke-15 pada Agustus 2022, SNSD Comeback dengan Formasi Lengkap
    21/05/2022 - 13:38

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Upaya Berkelanjutan untuk Maksimalkan Nilai Tambah SDA                                                
    Upaya Berkelanjutan untuk Maksimalkan Nilai Tambah SDA                                                
    21/05/2022 - 10:15
  • Perempuan dan Akses Sumber Daya Alam di NTT
    Perempuan dan Akses Sumber Daya Alam di NTT
    21/05/2022 - 03:38
  • Metropolitan Pesisir Malang
    Metropolitan Pesisir Malang
    20/05/2022 - 12:09
  • Bangkit Berbudaya
    Bangkit Berbudaya
    20/05/2022 - 10:48
  • Bidan Praktik Mandiri Harus Profesi Bidan
    Bidan Praktik Mandiri Harus Profesi Bidan
    19/05/2022 - 19:24
  • Catatan Atas Pembentukan Partai Mahasiswa Indonesia
    Catatan Atas Pembentukan Partai Mahasiswa Indonesia
    19/05/2022 - 17:11
  • Urgensi Budaya Literasi di Era Digital
    Urgensi Budaya Literasi di Era Digital
    19/05/2022 - 05:35
  • Kongres III PERGUNU: Perlu Keberanian Menata Sistem Organisasi Profesi Guru
    Kongres III PERGUNU: Perlu Keberanian Menata Sistem Organisasi Profesi Guru
    19/05/2022 - 03:33

KULINER

  • Bolu Batik Ginding Asal Majalengka Raih Juara Lomba Kreasi Kuliner
    Bolu Batik Ginding Asal Majalengka Raih Juara Lomba Kreasi Kuliner
    21/05/2022 - 14:06
  •  4 Makanan Mahal Luar Negeri dengan Harga Terjangkau di Indonesia
     4 Makanan Mahal Luar Negeri dengan Harga Terjangkau di Indonesia
    19/05/2022 - 08:25
  • Pesona Cafe Laut Semare Binaan Potensial HCML
    Pesona Cafe Laut Semare Binaan Potensial HCML
    18/05/2022 - 20:34
  • Menikmati Suasana Kupatan Ala Ijen Suites Resort & Convention Malang
    Menikmati Suasana Kupatan Ala Ijen Suites Resort & Convention Malang
    18/05/2022 - 01:33
  • Emil Dardak Penasaran Paru Babat Nggongso Probolinggo
    Emil Dardak Penasaran Paru Babat Nggongso Probolinggo
    16/05/2022 - 19:38