Advertisement
Peristiwa Daerah

RKPD Kabupaten Bandung Terbaik Ketiga se-Jabar

Pemkab Bandung meraih Penghargaan Terbaik Ketiga dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sebagai Kabupaten Terbaik ke III Penyusunan Rencana Kerja ...

TIMES Indonesia,
RKPD Kabupaten Bandung Terbaik Ketiga se-Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memberikan penghargaan kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna, pada kegiatan Penghargaan Pembangunan Daerah di Trans Hotel Bandung, Rabu (30/3/2022).(Foto:Iwa/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANDUNG Pemkab Bandung meraih Penghargaan Terbaik Ketiga dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sebagai Kabupaten Terbaik ke III Penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD), untuk  Kategori Tingkat Kabupaten dengan Perencanaan dan Pencapaian terbaik  Tahun 2022.

Penghargaan diberikan langsung Gubernur Jabar kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna, pada kegiatan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Jawa Barat di Trans Hotel Bandung, Rabu (30/3/2022).

Advertisement

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan bahwa  penghargaan tersebut merupakan kerja keras dari seluruh perangkat daerah (PD) untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas.

RKPD-Kabupaten-Bandung-2.jpg

Dalam penyusunannya, Pemkab Bandung mengacu pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Termasuk Permendagri Nomor 86 tentang Sistem Penyusunan Perencanaan Pembangunan Daerah, dan Permendagri Nomor 90 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah.

“Alhamdulillah berkat sinergitas yang terjalin dari seluruh stakeholder secara pentahelix, penghargaan ini dapat kita raih. Mudah-mudahan bisa memotivasi untuk lebih berinovasi,” tutur Bupati Bandung, Kamis (31/3/2022).

Selain dianugerahi penghargaan, Pemkab Bandung juga mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar terkait sejumlah inovasi. Di antaranya Sistem Pengendalian Lingkungan Berbasis Mikro Das (Simpel Bedas) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Sistem Pelayanan Kependudukan Terpadu (Sakedap), yang dikembangkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung.

Advertisement

Simpel Bedas sendiri, lanjut bupati, merupakan inovasi yang dapat mendukung percepatan capaian program citarum harum dan reformasi sistem ketahanan bencana. Sementara Sakedap adalah sistem pelayanan kependudukan terpadu. Inovasi tersebut akan mempersingkat waktu dan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pembuatan dokumen kependudukan di tengah pandemi Covid-19.

Bupati Bandung berharap, apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus mengembangkan dan melakukan terobosan dalam pembangunan di Kabupaten Bandung

Kepala Bapelitbangda Kabupaten  Bandung, Erwin Rinaldi menambahkan, inovasi-inovasi  yang mendapat apresiasi dari Peprov Jabar  ini merupakan pekerjaan rumah  yang harus dipertahankan dan dikembangkan.

"Karena memang kedepannya Pemkab Bandung akan menghadapi Inovation Government Award (IGA) yang  juga menuntut  kita untuk terus berinovasi  ke depan," kata Erwin. 

RKPD-Kabupaten-Bandung-3.jpg

Erwin menambahkan, target selanjutnya setiap perangkat daerah di Kabupaten Bandung  harus terus  berinovasi. Apalagi  Bupati Bandung sudah menekankan masing-masing perangkat daerah untuk terus berinovasi.

"Apalagi sekarang di tahun 2022 inovasi-inovasi  itu sudah dituangkan dalam  perjanjian kinerja perangkat daerah," tandasnya.

Hal tersebut menurutnya menjadi modal yang sangat besar untuk  tahun sekarang dan tahun depan. "Kalau dulu dari perangkat daerah sangat susah untuk mengeluarkan inovasi,  tapi sekarang modal sudah banyak. Hampir tiap perangkat daerah mengeluarkan dua atau tiga inovasi yang akan dikembangkan. Karena itu, saya pikir akan lebih maju lagi," ujarnya.

Selanjutnya Erwin menjelaskan terkait isu-isu pembangunan tahun 2023  yang akan menjadi prioritas Pemkab Bandung dan perlu mendapat perhatian. Salah satunya adalah  isu-isu  terkait penurunan kemiskinan, penurunan stunting, serta pemulihan dan peningkatan ekonomi pasca pandemi tetap menjadi prioritas pembangunan.

"Karena sejalan dengan Visi Misi Kabupaten Bandung Bedas akan terus dilanjutkan dan memang sejalan dengan prioritas pembangunan pada Visi Misi Pemprov Jawa Barat," tandas Kepala Bapelitbangda Kabupaten Bandung. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia