Kopi TIMES

Big Data dan Manipulasi Data Jelata

Kamis, 31 Maret 2022 - 09:07 | 70.87k
Big Data dan Manipulasi Data Jelata
Bellinda Wasistiyana Dewanty, S.H., M.H (Asisten Pemeriksa Laporan Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah).
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Dalam berbagai kesempatan, mereka yang tidak berdaya secara ekonomi kerap kali dihadapkan pada data-data yang mengundang tanda tanya. Dimulai dari subsidi pangan, subsidi pendidikan, subsidi kesehatan, subsidi listrik hingga subsidi-subsidi lainnya yang diberi label “miskin”.

Darimana data-data tersebut diperoleh? bagaimana cara mengolahnya? dan kepada siapa keberatan atas ketidak-akuratan sebuah data dapat diajukan? Atau bahkan yang lebih mengerikan pemerintah sebagai penyedia jasa sebenarnya tidak memiliki data?

Buka Mata Buka Data

Kewenangan pemerintah dalam melakukan pendataan harus diimbangi dengan kemampuan untuk menyajikan data kepada publik secara transparan. Tidak hanya formalitas dalam rangka melaksanakan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Melainkan tanggung jawab kepada publik serta memberikan kesempatan pada publik sebagai pengguna layanan untuk berperan aktif memberikan koreksi atas upaya yang telah dilakukan pemerintah.

Sayangnya, big data yang dimiliki pemerintah hanya digunakan untuk melegitimasi suatu kebijakan. Sebagai contoh, dalam rangka melakukan pemberdayaan terhadap fakir miskin, kebijakan untuk melakukan pendataan secara cermat dan transparan juga menjadi tanggung jawab ditingkat daerah. Namun, nyatanya data yang dimiliki justru dinilai publik tidak dapat dipertanggungjawabkan. Bagaimana mungkin upaya pemerdayaan dapat dilakukan tanpa melakukan analisa terhadap hasil. Oleh karenanya, tidak berlebihan jika publik meragukan terhadap apa dan siapa yang menjadi sasaran pemberdayaan tersebut. Bukan tanpa alasan, sebab setiap kebijakan bersinggungan dengan besaran anggaran.

Sengkarut Data Publik

Satu data yang dimiliki pemerintah sejatinya tidak lagi mengundang tanda tanya dan dapat digunakan dalam segala dimensi pelayanan. Kenyataannya, justru publik sering kali dirugikan dengan adanya sekat-sekat antar instansi. Jika di instansi A, data tidak terhubung pada instansi B, maka kesempatan publik untuk memperoleh haknya menjadi terganggu.

Ini tidak semata ilustrasi, Undang-Undang Cipta Kerja beserta turunannya telah banyak mereformasi penyelenggaraan pelayanan. Harus diakui, ketidaksiapan pemerintah menjadi poin utama mengapa big data tidak pernah menjadi solusi perbaikan layanan. Sebagai contoh, sekat antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perdagangan dalam mereformasi perizinan kepada nelayan kecil dan tradisional, dimana idealnya satu data dapat menjadi sumber bagi data lainnya. Namun, faktanya ketika nelayan ingin melakukan pengurusan izin atas Pass yang dimiliki, nelayan harus menerima kenyataan bahwa mengurus perizinan tidak mudah bahkan murah. Sebab dengan segala ketidakberdayaan nelayan untuk memahami data yang dimiliki, masing-masing instansi mengesankan bahwa reformasi data hanya akan menimbulkan sekat antar intansi dan memberi ruang manipulasi.

Jangan Tutup Data Terbuka

Jika big data adalah solusi, maka Pemerintah seharusnya tidak lagi tabu jika publik mengajukan beragam pertanyaan,  berapakah jumlah nelayan saat ini? Berapa ketersediaan beras, minyak, sembako menjelang Ramadhan? Atau berapakah jumlah fakir miskin di Indonesia yang berhak mendapatkan subsidi listrik selama pandemi ini dan beragam tanya lainnya.

Lebih jauh, big data sebetulnya dapat menjadi salah satu cara Pemerintah untuk membangun komunikasi kepada publik melalui koreksi atas kebijakan yang ada.  Sebab, tersedianya data yang baik merupakan kewajiban bagi pemerintah selaku penyelenggara dan menjadi hak bagi masyarakat sebagai pengguna layanan. Menutupi, memanipulasinya dan berlindung dibalik Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik adalah bentuk lain dari maladminstrasi. (*)

*) Penulis: Bellinda Wasistiyana Dewanty, S.H., M.H (Asisten Pemeriksa Laporan Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah)

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

 

____
**)
Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Harkitnas 2022, Ketua DPR RI Serukan Semangat Gotong Royong Bangkit dari Covid-19 
    Harkitnas 2022, Ketua DPR RI Serukan Semangat Gotong Royong Bangkit dari Covid-19 
    20/05/2022 - 12:15
  • Beri Tempat untuk Suporter PSIS di Kanjuruhan, Panpel Arema FC Sediakan 400 Tiket
    Beri Tempat untuk Suporter PSIS di Kanjuruhan, Panpel Arema FC Sediakan 400 Tiket
    20/05/2022 - 12:03
  • Ketua DPR RI Puan Maharani: Tidak Ada Pencapaian Tanpa Kerja Keras
    Ketua DPR RI Puan Maharani: Tidak Ada Pencapaian Tanpa Kerja Keras
    20/05/2022 - 11:51
  • Berikut 6 Lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta
    Berikut 6 Lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta
    20/05/2022 - 11:44
  • Gus Halim: SDGs Desa Bisa Kembangkan Desa Berbasis Data dan Mumpuni
    Gus Halim: SDGs Desa Bisa Kembangkan Desa Berbasis Data dan Mumpuni
    20/05/2022 - 11:39

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Bidan Praktik Mandiri Harus Profesi Bidan
    Bidan Praktik Mandiri Harus Profesi Bidan
    19/05/2022 - 19:24
  • Catatan Atas Pembentukan Partai Mahasiswa Indonesia
    Catatan Atas Pembentukan Partai Mahasiswa Indonesia
    19/05/2022 - 17:11
  • Urgensi Budaya Literasi di Era Digital
    Urgensi Budaya Literasi di Era Digital
    19/05/2022 - 05:35
  • Kongres III PERGUNU: Perlu Keberanian Menata Sistem Organisasi Profesi Guru
    Kongres III PERGUNU: Perlu Keberanian Menata Sistem Organisasi Profesi Guru
    19/05/2022 - 03:33
  • Cintai Pekerjaan
    Cintai Pekerjaan
    18/05/2022 - 17:51
  • Profesi Jurnalis Sangat Penting Bagi Kaum Perempuan
    Profesi Jurnalis Sangat Penting Bagi Kaum Perempuan
    17/05/2022 - 09:17
  • Islam Untuk Kemanusiaan dan Kedamaian Dunia
    Islam Untuk Kemanusiaan dan Kedamaian Dunia
    16/05/2022 - 06:28
  • Di Balik Substansi dan Eksistensi Partai Mahasiswa Indonesia
    Di Balik Substansi dan Eksistensi Partai Mahasiswa Indonesia
    14/05/2022 - 16:00

KULINER

  •  4 Makanan Mahal Luar Negeri dengan Harga Terjangkau di Indonesia
     4 Makanan Mahal Luar Negeri dengan Harga Terjangkau di Indonesia
    19/05/2022 - 08:25
  • Pesona Cafe Laut Semare Binaan Potensial HCML
    Pesona Cafe Laut Semare Binaan Potensial HCML
    18/05/2022 - 20:34
  • Menikmati Suasana Kupatan Ala Ijen Suites Resort & Convention Malang
    Menikmati Suasana Kupatan Ala Ijen Suites Resort & Convention Malang
    18/05/2022 - 01:33
  • Emil Dardak Penasaran Paru Babat Nggongso Probolinggo
    Emil Dardak Penasaran Paru Babat Nggongso Probolinggo
    16/05/2022 - 19:38
  • Di Banyuwangi Ada Sajian Kuliner Nusantara dalam Nuansa Pulau Santorini Yunani
    Di Banyuwangi Ada Sajian Kuliner Nusantara dalam Nuansa Pulau Santorini Yunani
    16/05/2022 - 17:12