Kopi TIMES

Alarm Penting: Media Sebagai Respon Memudahkan Gerakan

Rabu, 30 Maret 2022 - 20:25 | 71.28k
Alarm Penting: Media Sebagai Respon Memudahkan Gerakan
Destita Mutiara, S.Sos.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Barangkali, beberapa tahun ke belakang kita selalu disodorkan berbagai informasi terkait dengan isu, masalah, polemik, solusi dan alarm secara cepat silih berganti. Belum tuntas memahami sesuatu sudah diganti dengan isu yang lain.

Saat ini juga banyak disodorkan dengan isu yang sekiranya berdatangan dengan bersamaan sekaligus melalui platform media elektronik yang kita gunakan. Isu itu seakan menjadi pengetahuan baru yang baik untuk dipelajari juga kadang ancaman, atau juga bisa berimbas kepada kemuakan.  Hal ini selalu diperkuat dengan tidak lepasnya penggunaan media dalam kehidupan kita. 

Terlepas dari itu semua, mau tidak mau. Media sudah menjadi hal yang sekiranya sudah tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita.  Sekarang manusia sangat dekat sekali dengan media. Seolah setiap jam kehidupan sudah sangat menyatu dengan media. Manusia dengan media terutama hal yang berkaitan dengan teknologi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Media menjadi teman dikala sepi dan menjadi juga menjadi guru yang secara instan memberikan informasi secepat kilat kita membutuhkannya.

Berbicara terkait dengan media tentu juga tidak lepas dari perkembangan teknologi yang dulunya sebagai perantara. Meminjam kalimat yang diungkapkan oleh Marshall Mc Luhan 1964 'Medium is a message' yang juga sudah banyak diulas orang bahwa medium didefenisikan sebagai perpanjangan tangan kemudian media yang dimaksud bukan hanya media massa namun juga temuan terbaru termasuk inovasi, teknologi  dan pesan didefenisikan sebagai 'The change of scale or pace or pattern that a new invention or innovation introduce into human affairs' yang juga berarti pesan berkaitan dengan efek yang didapatkan oleh masyarakat melalui media.

Lebih lanjut pada kontek sekarang ini media rasanya tidak hanya sebagai medium yang digunakan sebagai alat perpanjangan sebagaimana tugas mulai elektronik juga muncul, menjadi perantara, menjadi jembatan yang memungkinkan kita untuk terhubung sekaligus menghubungkan manusia dengan lawan bicara dan membentuk relasi secara luas dengan singkat melalui ruang virtual dengan mempersingkat waktu melainkan pada saat ini kita sudah hidup berdampingan “dengan” media. Media saat ini secara tanpa kita sadar juga mengambil peran untuk mengontruksi sosial.

Media telah menjadi kondisi struktural bagi praktik sosial dan budaya (Livingstone, 2009). Hal ini selaras dengan yang disampaikan menjadi sebuah konsep Mediatisasi. Mediatiasi menjadikan media bukan hanya alat sebagai medianya yang disebut mediasi namun juga berimplikasi panjang pada kontruksi sosial yang ada dimasyarakat. Dalam pengertiannya mediatisasi dimaknai sebagai perubahan struktural jangka panjang dalam peran media dalam budaya dan masyarakat; di mana media memperoleh otoritas yang lebih besar untuk mendefinisikan realitas sosial dan mengkondisikan pola interaksi sosial (Hjavard, 2013:23).

Mediatisasi lebih dekat dipandang sebagai sesuatu yang berorientasi pada proses yang berarti kehadiran media dapat mengubah karakter dan fungsi institusi sosial, media pada kesempatan tertentu telah mengambil alih peran institusi tersebut sebagai penyedia informasi. Menggunakan konsep mediatisasi ini sangat memungkinkan kita untuk lebih dekat menampilkan apa yang ada di media menjadi gambaran mengenai apa yang terjadi di dunia nyata.

Media Sebagai Peluang Kemudahan

Mediatisasi tidak hanya memandang pengaruh media terhadap audiens atau berapa keefektifan pesan sampai kepada audiens. Mediatiasai lebih memandang hal-hal yang berkaitan dengan sejauh mana media dapat mengubah relasi antar audiens dan struktur sosial. Hal ini bertujuan juga untuk mempertimbangkan bagaimana perubahan structural anatara media dan berbagai institusi sosial/fenomena budaya mempengaruhi imajinasi, hubungan, dan interaksi manusia.

Maraknya informasi terkait isu seksis yang kemudian juga hilir-mudik menjadi asupan bagi kita sehari-hari. Terlebih dengan didukung oleh penemuan teknologi dimana dukungan ini membawa kita memasuki era baru sejarah budaya. Media baru sudah banyak mengubah kehidupan kita, ditambawh dengan munculnya Cyberspace ada era akhir abad 20 yang membawa kita pada kebebasan ruang dan waktu. Pada era ini pula manusia secara idividu maupun kelompok harus menyerahkan dirinya untuk aktif berinteraksi pada media baru.

Penggunaan media yang baik dan serta sifatnya yang tidak terbatas memungkinkan orang dapat menyebarkan sinyal-sinyal tanpa keterbatasan ruang dan waktu.  Selain untuk mendapat informasi media juga bisa digunakan untuk membentuk realitas (Miconi, 2019).

Hal inilah yang dirasa angin segar untuk setiap gerakan merespon isu menjadi lebih mudah. Berkecamuknya gerakan yang melalui digital juga dibaca oleh perempuan dengan hal yang berkaitan dengan maraknya penggunaan media siber untuk menyebarkan konsep gerakan juga. Melalui istilah yang dikenal dengan Cyberfeminism memungkinkan untuk menyebarkan isu dan konsep terkait dengan gerakan perempuan.

Cyberfeminism yang lahir pada awal 1990-an adalah merupakan bagian dari cyberculture dan feminism. Hal ini bermula dari kecenderungan penggunaan teknologi yang di dominasi oleh laki-laki. Kemudian berkembang dengan penggunaannya oleh perempuan. Interaksi dengan new media telah memberikan sebuah wahana baru bagi kaum perempuan untuk bangkit membebaskan dirinya dari dominasi dan subordinasi.

Perempuan harus merayakan kesempatan ini sebagai langkah untul membebaskan diri dari ketidaksetaraan. Karakter media baru menjadikan adanya pengaburan batas antara manusia dan mesin yang akhirnya membuat kategori laki-laki dan perempuan tidak digunakan maka dengan hal itu semakin membuka jalan untuk sebuah kebebasan. Mereka terlalu percaya diri, bahwa perempuan yang melibatkan diri dalam dunia cyberspace, akan semakin besar mendapatkan peluang kebebasan, keadilan dan bebas dari berbagai penindasan yang selama ini membelenggunya (Subono, 2001 : 18).

Lingkungan media yang terbuka sangat memungkinkan bagi kita tidak hanya mengekspresikan identitas diri secara individu dan kelompok tetapi juga memanfaatkan media menjadi wadah komunikasi pemberdayaan dan pembebasan dirinya (Samuel, 2010). Hal baik inilah yang semestinya dimaknai dengan bijak mengingat dengan karakter media yang tidak  terbatas kapan saja bisa hidup bersamanya untuk dapat lebih jauh lagi menyelesaikan masalah yang ada. Bagaikan dua bilah mata pisau, tentu penggunaannya haruslah digunakan dengan bijak. 

***

*) Oleh: Destita Mutiara, S.Sos.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

 

_____
**)
Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Ketua DPR RI Puan Maharani: Tidak Ada Pencapaian Tanpa Kerja Keras
    Ketua DPR RI Puan Maharani: Tidak Ada Pencapaian Tanpa Kerja Keras
    20/05/2022 - 11:51
  • Gus Halim: SDGs Desa Bisa Kembangkan Desa Berbasis Data dan Mumpuni
    Gus Halim: SDGs Desa Bisa Kembangkan Desa Berbasis Data dan Mumpuni
    20/05/2022 - 11:39
  • Bank Jatim Bantu Tingkatkan Kualitas UMKM di Kabupaten Kediri
    Bank Jatim Bantu Tingkatkan Kualitas UMKM di Kabupaten Kediri
    20/05/2022 - 11:27
  • Amerika Serikat Dukung Penuh Masuknya Finlandia dan Swedia ke NATO
    Amerika Serikat Dukung Penuh Masuknya Finlandia dan Swedia ke NATO
    20/05/2022 - 11:15
  • IMI - NMAA Gelar 'Perang Bintang' IMX Black Stone LiveMods Challenge 2022
    IMI - NMAA Gelar 'Perang Bintang' IMX Black Stone LiveMods Challenge 2022
    20/05/2022 - 11:08

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Bidan Praktik Mandiri Harus Profesi Bidan
    Bidan Praktik Mandiri Harus Profesi Bidan
    19/05/2022 - 19:24
  • Catatan Atas Pembentukan Partai Mahasiswa Indonesia
    Catatan Atas Pembentukan Partai Mahasiswa Indonesia
    19/05/2022 - 17:11
  • Urgensi Budaya Literasi di Era Digital
    Urgensi Budaya Literasi di Era Digital
    19/05/2022 - 05:35
  • Kongres III PERGUNU: Perlu Keberanian Menata Sistem Organisasi Profesi Guru
    Kongres III PERGUNU: Perlu Keberanian Menata Sistem Organisasi Profesi Guru
    19/05/2022 - 03:33
  • Cintai Pekerjaan
    Cintai Pekerjaan
    18/05/2022 - 17:51
  • Profesi Jurnalis Sangat Penting Bagi Kaum Perempuan
    Profesi Jurnalis Sangat Penting Bagi Kaum Perempuan
    17/05/2022 - 09:17
  • Islam Untuk Kemanusiaan dan Kedamaian Dunia
    Islam Untuk Kemanusiaan dan Kedamaian Dunia
    16/05/2022 - 06:28
  • Di Balik Substansi dan Eksistensi Partai Mahasiswa Indonesia
    Di Balik Substansi dan Eksistensi Partai Mahasiswa Indonesia
    14/05/2022 - 16:00

KULINER

  •  4 Makanan Mahal Luar Negeri dengan Harga Terjangkau di Indonesia
     4 Makanan Mahal Luar Negeri dengan Harga Terjangkau di Indonesia
    19/05/2022 - 08:25
  • Pesona Cafe Laut Semare Binaan Potensial HCML
    Pesona Cafe Laut Semare Binaan Potensial HCML
    18/05/2022 - 20:34
  • Menikmati Suasana Kupatan Ala Ijen Suites Resort & Convention Malang
    Menikmati Suasana Kupatan Ala Ijen Suites Resort & Convention Malang
    18/05/2022 - 01:33
  • Emil Dardak Penasaran Paru Babat Nggongso Probolinggo
    Emil Dardak Penasaran Paru Babat Nggongso Probolinggo
    16/05/2022 - 19:38
  • Di Banyuwangi Ada Sajian Kuliner Nusantara dalam Nuansa Pulau Santorini Yunani
    Di Banyuwangi Ada Sajian Kuliner Nusantara dalam Nuansa Pulau Santorini Yunani
    16/05/2022 - 17:12