Advertisement
Peristiwa Daerah

Pertamina Kurangi Kuota Solar untuk Kabupaten Bondowoso, Ini Rinciannya

Terjadi antrean solar subsidi (biosolar) di sejumlah SPBU di Kabupaten Bondowoso. Pertamina memang mengurangi kuota solar untuk Tahun 2022. ...

TIMES Indonesia,
Pertamina Kurangi Kuota Solar untuk Kabupaten Bondowoso, Ini Rinciannya
Antrean panjang kendaraan roda empat saat mau mengisi bahan bakar solar di SPBU Kecamatan Maesan Bondowoso (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

BONDOWOSO Terjadi antrean solar subsidi (biosolar) di sejumlah SPBU di Kabupaten Bondowoso. Pertamina memang mengurangi kuota solar untuk Tahun 2022.

Berdasarkan surat pemberitahuan Pertamina tertanggal 10 Maret 2022, yang ditujukan kepada Pemkab Bondowoso, bahwa tahun ini jatah solar dikurangi dibanding tahun sebelumnya.

Advertisement

Surat itu mengacu pada SK BPH Migas 102/P3JBT/BPH Migas/Kom/2021 tentang penugasan penyediaan dan pendistribusian penyalur jenis bahan bakar minyak tertentu.

Dijelaskan juga, secara umum realisasi kuota tahun 2022 lebih rendah dibanding 2021. Sehingga perlu pengaturan penyaluran agar kuota solar JBT bisa disalurkan hingga akhir tahun. 

Mengacu pada surat tersebut, jatah untuk tahun 2022 berkurang 2,7 persen dari kuota tahun 2021. Tahun sebelumnya kuota untuk Bondowoso 16.192 kiloliter, dan tahun ini berkurang jadi 15.570 kiloliter.

Total ada tujuh SPBU reguler di Kabupaten Bondowoso. Masing-masing mendapatkan jatah 2.262 kiloliter; 2.406 kiloliter; 2.003 kiloliter; 2.104 kiloliter; 2.219 kiloliter; 1.974 kiloliter; dan 2.782 kiloliter. Total 15.570 kiloliter.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemkab Bondowoso, Rahmatullah mengatakan, penetapan kuota solar itu sudah ada ketentuannya.

Advertisement

"Sedangkan pengiriman ini tergantung dari Pertamina. Kendala apa yang terjadi selama ini, kami konfirmasi lebih lanjut ke Pertamina," paparnya.

Pihaknya belum tahu, apakah memang terjadi kendala di pendistribusian hingga mengakibatkan terjadi keterlambatan. "Kami akan konfirmasi lebih lanjut. Ini nasional," imbuh dia.

Sementara Kabid Perdagangan pada Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Totok Hariyanto mengatakan, setelah melakukan pengecekan ke SPBU, memang ada pengurangan kuota solar oleh Pertamina.

"Terkait pengurangan itu saya tidak tahu, apakah memang program pemerintah atau memang dialihkan ke solar dex," paparnya.

Menurutnya, untuk solar non-subsidi dipastikan aman. Adapun antrean solar di SPBU Bondowoso sekitar sepekan terakhir. "Mungkin seminggu ini mas," imbuh dia.

Pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan mengantre solar di beberapa SPBU di Kabupaten Bondowoso. Antrean terjadi diantaranya di SPBU Kembang Jalan Raya Mastrip dan SPBU Maesan.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia