HIPMI Jatim : Karang Taruna Punya Potensi Mengkurasi Produk UMKM di Desa
Lembaga kemasyarakatan desa, Karang Taruna memiliki potensi besar untuk melakukan kurasi terhadap produk UMKM yang berada di desa-desa. ... ...

MALANG – Lembaga kemasyarakatan desa, Karang Taruna memiliki potensi besar untuk melakukan kurasi terhadap produk UMKM yang berada di desa-desa.
Sebab posisi Karang Taruna di desa sangat strategis.
"Karang Taruna punya potensi itu. Yang merupakan bagian dari cara untuk menghidupi organisasi dan anggota sekaligus pemberdayaan kepada masyarakat," kata Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur, M. Reza Januar, saat mengisi Bimtek Karang Taruna se Jawa Timur, di Aliante Hotel and Convention Center Kota Malang, Kamis (24/3/2022).
Reza mengatakan, Karang Taruna punya peran besar dalam rangka menggerakkan sosial ekonomi masyarakat desa.
"Karang Taruna harus banyak dilibatkan di pemerintahan desa dengan berkolaborasi dengan BUMDes. Jika para pemuda bergerak, maka desa akan ikut bergerak," terang Reza.
Menurut Reza, Karang Taruna harus diberikan kesempatan, karena punya banyak peluang. Misalnya sinergi dengan BUMDes mengelola desa wisata atau sektor pengungkit lain di desa.
"Karang Taruna unsurnya dari kalangan pemuda semuanya. Langkah geraknya pasti cepat. Jika ini dapat di manajemen dengan baik, maka bukan tidak mungkin akan banyak yang tertarik untuk investasi. Kades dan masyarakat tentu akan sangat terbantu," ucap Reza.
Dijelaskan, Karang Taruna boleh bergerak tidak hanya di kegiatan sosial. Namun untuk menghidupi organisasi dan membantu peningkatan kualitas mutu SDM, juga bisa belajar berwirausaha.
"Karang Taruna bisa bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan untuk membangun sinergitas. Jika sistem tersebut sudah terbangun, bahkan juga bukan tidak mungkin ada CSR perusahaan yang masuk. Misalnya kerja sama dengan Bank Indonesia atau Bank Jatim," terang Reza.
Peserta yang mengikuti Bimtek dari Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD) Jawa Timur tersebut, cukup antusias menyambut pemaparan dari Pembina HIPMI Jawa Timur.
Salah satunya Karang Taruna dari Kabupaten Banyuwangi.
"Apa yang disampaikan oleh Mas Reza, sudah kami coba di Banyuwangi. Kami membentuk BUMKar atau Badan Usaha Milik Karang Taruna. BUMKar ini sarana membantu kawan-kawan muda belajar berwirausaha," kata Ketua Karang Taruna Desa Kebaman, Banyuwangi, Rizki Alfian Restiawan.
Dijelaskan Rizki, dari hasil BUMKar yang dibentuk tersebut, sedikit demi sedikit anggota Karang Taruna di Desa Kebaman mulai mandiri dengan belajar berwirausaha.
Mulai usaha kopian, percetakan, sablon, termasuk kurasi produk UMKM.
"Memang yang berat itu butuh konsistensi. Tapi alhamdulillah bisa kami rasakan manfaatnya sekarang," pungkas Ketua Karang Taruna Desa Kebaman Rizki Alfian Restiawan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


