Kopi TIMES

Menyoal Pembangunan Kota Batu 2017-2022, Antara Cita dan Realita

Senin, 21 Maret 2022 - 11:48 | 100.17k
Menyoal Pembangunan Kota Batu 2017-2022, Antara Cita dan Realita
Muhammad Fadli Efendi, Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Malang
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, MALANG – Pada Tahun 2017 lalu, Pemerintah Kota Batu mentapkan visi mulia yaitu “Desa Berdaya Kota Berjaya Terwujudnya Kota Batu Sebagai Sentra Agro Wisata Internasional Yang Berkarakter, Berdaya Saing Dan Sejahtera”. Visi  tersebut tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2017-2022 Pemerintah Kota Batu. Diketahui bahwa Kota Batu memiliki kondisi pertanian sangat subur dengan berbagai variasi tanaman yang dapat di panen. Hal tersebut sesuai dengan visi Kota Batu yang terdapat dalam RTRW Kota Batu Tahun 2010-2030 yakni “Kota Batu Kota Wisata dan Agropolitan (pertanian)”. 

Perkembangan pembangunan di Kota Batu berjalan dengan pesat yang pada akhirnya mengarah pada konsep pengembangan Kota Wisata Batu dengan desain investasi ekonomi untuk mendukung gagasan pembangunan perkotaan. Majunya pembangunan pariwisata di Kota Batu menyebabkan banyaknya Investor datang karena adanya peluang bisnis baru. Tetapi, sangat disayangkan karena pesatnya perkembangan pariwisata ini telah berdampak pada kerusakan lingkungan dan penyimpangan terhadap Peraturan Daerah RPJMD dan RTRW yang berlaku, apalagi pemerintah setempat tidak memiliki regulasi untuk membatasi pembangunan pariwisata. 

Hingga saat ini, Kota Batu ditengarai dengan maraknya pembangunan yang tak sesuai zonasi tata ruang bahkan justru tak mengantongi IMB. Pelanggaran ini didominasi oleh pengembang properti maupun sektor usaha seperti cafe maupun penginapan. Isu yang berpotensi membahayakan lainya di Kota Batu adalah adanya terkait alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian. Berkenaan adanya alihfungsi lahan pertanian ke non pertanian ini sangat tidak selaras dengan visi pembangunan sebagaimana tertuang dalam RPJMD dan RTRW Kota Batu. 

Perlu diketahui bahwa akibat maraknya konversi lahan pertanian ke non-pertanian membuat lahan pertanian menyusut dan menimbulkan masalah dalam jangka panjang, seperti kerusakan jalan, tersumbatnya aliran drainase sehingga menyebabkan meluapnya air, sedikitnya daerah resapan air sehingga terjadinya banjir, berkurangnya ketahanan pangan dan Kerusakan tanah terjadi akibat: 

• Hilangnya unsur hara dan bahan organik di daerah perakaran. 

• Terakumulasinya garam di daerah perakaran (salinisasi), terakumulasinya unsur beracun bagi tanaman. 

• Penjenuhan tanah oleh air (water logging) dan; 

• Erosi. 

Kerusakan lingkungan tersebut terjadi karena akumulasi dari kekeliruan pemanfaatan tata ruang dan pemanfaatan lahan. Kerugian yang didapat dari konversi lahan ini bersifat jangka panjang dimana jika terjadi kekeliruan pemanfaatan lahan maka akan terjadi dampak negatif berupa bencana alam. 

Mencermati ketentuan yang tercantum dalam Pasal 44 Undang-Undang No. Tahun 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan, menyatakan bahwa : 

• Lahan yang sudah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan dilindungi dan dilarang dialihfungsikan. 

• Dalam hal untuk kepentingan umum, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dialihfungsikan, dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

• Pengalihfungsian Lahan yang sudah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan untuk kepentingan umum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) hanya dapat dilakukan dengan syarat: 

• dilakukan kajian kelayakan strategis; 

• disusun rencana alih fungsi lahan; 

• dibebaskan kepemilikan haknya dari pemilik; dan 

• disediakan lahan pengganti terhadap Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan yang dialihfungsikan. 

• Dalam hal terjadi bencana sehingga pengalihan fungsi lahan untuk infrastruktur tidak dapat ditunda, persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a dan huruf b tidak diberlakukan. 

Meskipun sudah ada aturan berkaitan dengan alih fungsi lahan pertanian tersebut, tetap saja luas lahan pertanian semakin berkurang setiap tahunnya, sebagaimana juga hal ini terjadi di Kota Batu.  

Kecamatan Junrejo merupakan kecamatan paling potensial di Kota Batu sebagai kawasan penyediaan pangan. Hal tersebut dikarenakan Kecamatan Junrejo merupakan Kecamatan di Kota Batu yang memiliki lahan sawah paling luas yakni 1.028 Ha atau sekitar 57 % dari total seluruh luasan lahan sawah di Kota Batu yakni sebesar 2441 Ha (BPS Kota Batu, 2019). Selain itu guna mendukung perlindungan dan penguatan pemanfaatan lahan sawah, wilayah Kecamatan Junrejo terdapat 775,14 Ha yang di tetapkan sebagai lahan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) dari dari total seluruh penetapan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) 1.228 Ha di Kota Batu (RTRW Kota Batu, 2010-2030). 

Maka dari itu, sebagaimana pemaparan di atas perlu adanya tindakan bijak dari pihak pemerintah kepada masyarakat dalam hal memberikan pemahaman atau sosialiasi mengenai lahan pertanian pangan berkelanjutan yang dilarang untuk dialihfungsikan ke non pertanian sebagaimana amanah peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Menanggapi permasalahan yang berkembang di Kota Batu, berkenaan pembangunan yang tak sesuai dengan zonasi tata ruang dan tidak memiliki IMB. Perlu adanya penegakan tegas oleh aparatur pemerintahan khususnya Satpol PP yang memiliki tugas tersebut dalam memberantas pembangunan yang menyimpang dari peraturan daerah dan peraturan kepala daerah Kota Batu.

 

*) Penulis: Muhammad Fadli Efendi, Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Malang

 

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Ratusan Kader di Gresik Ikut Pecahkan Rekor Senam Massal PDI Perjuangan
    Ratusan Kader di Gresik Ikut Pecahkan Rekor Senam Massal PDI Perjuangan
    20/05/2022 - 10:27
  • PHE WMO Perkenalkan Marketplace Bakaoo.id di Forum Kapasitas Nasional
    PHE WMO Perkenalkan Marketplace Bakaoo.id di Forum Kapasitas Nasional
    20/05/2022 - 10:10
  • Sukses jadi Pelajar Teladan, Hwang In Yeop Kini Menjadi Mahasiswa Hukum
    Sukses jadi Pelajar Teladan, Hwang In Yeop Kini Menjadi Mahasiswa Hukum
    20/05/2022 - 10:00
  • Bumbung Kemanusiaan Kwarcab Majalengka Diapresiasi oleh Kak Atalia
    Bumbung Kemanusiaan Kwarcab Majalengka Diapresiasi oleh Kak Atalia
    20/05/2022 - 09:52
  • CEK FAKTA: Salah, Presiden AS Menjemput PM Singapura Sementara Jokowi Hanya Dijemput Dubes
    CEK FAKTA: Salah, Presiden AS Menjemput PM Singapura Sementara Jokowi Hanya Dijemput Dubes
    20/05/2022 - 09:37

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Bidan Praktik Mandiri Harus Profesi Bidan
    Bidan Praktik Mandiri Harus Profesi Bidan
    19/05/2022 - 19:24
  • Catatan Atas Pembentukan Partai Mahasiswa Indonesia
    Catatan Atas Pembentukan Partai Mahasiswa Indonesia
    19/05/2022 - 17:11
  • Urgensi Budaya Literasi di Era Digital
    Urgensi Budaya Literasi di Era Digital
    19/05/2022 - 05:35
  • Kongres III PERGUNU: Perlu Keberanian Menata Sistem Organisasi Profesi Guru
    Kongres III PERGUNU: Perlu Keberanian Menata Sistem Organisasi Profesi Guru
    19/05/2022 - 03:33
  • Cintai Pekerjaan
    Cintai Pekerjaan
    18/05/2022 - 17:51
  • Profesi Jurnalis Sangat Penting Bagi Kaum Perempuan
    Profesi Jurnalis Sangat Penting Bagi Kaum Perempuan
    17/05/2022 - 09:17
  • Islam Untuk Kemanusiaan dan Kedamaian Dunia
    Islam Untuk Kemanusiaan dan Kedamaian Dunia
    16/05/2022 - 06:28
  • Di Balik Substansi dan Eksistensi Partai Mahasiswa Indonesia
    Di Balik Substansi dan Eksistensi Partai Mahasiswa Indonesia
    14/05/2022 - 16:00

KULINER

  •  4 Makanan Mahal Luar Negeri dengan Harga Terjangkau di Indonesia
     4 Makanan Mahal Luar Negeri dengan Harga Terjangkau di Indonesia
    19/05/2022 - 08:25
  • Pesona Cafe Laut Semare Binaan Potensial HCML
    Pesona Cafe Laut Semare Binaan Potensial HCML
    18/05/2022 - 20:34
  • Menikmati Suasana Kupatan Ala Ijen Suites Resort & Convention Malang
    Menikmati Suasana Kupatan Ala Ijen Suites Resort & Convention Malang
    18/05/2022 - 01:33
  • Emil Dardak Penasaran Paru Babat Nggongso Probolinggo
    Emil Dardak Penasaran Paru Babat Nggongso Probolinggo
    16/05/2022 - 19:38
  • Di Banyuwangi Ada Sajian Kuliner Nusantara dalam Nuansa Pulau Santorini Yunani
    Di Banyuwangi Ada Sajian Kuliner Nusantara dalam Nuansa Pulau Santorini Yunani
    16/05/2022 - 17:12