Glutera News

Wanita Gemuk Berisiko Tinggi Meninggal karena Kanker

Minggu, 06 Maret 2022 - 11:32 | 28.89k
Wanita Gemuk Berisiko Tinggi Meninggal karena Kanker
FOTO: Glutera
Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Memiliki berat badan yang berlebih nyatanya memiliki dampak yang tak baik, salah satunya adalah meningkatkan risiko kanker payudara. Ada bukti yang menunjukkan bahwa wanita obesitas pasca-menopause memiliki risiko yang lebih tinggi 20-40 persen terkena kanker payudara, menurut National Cancer Institute.

Sel yang berfungsi melawn kanker tersumbat oleh lemak 

Penemuan terbaru yang dilakukan Trinity College Dublin di Irlandia, berhasil menjelaskan alasan obesitas bisa menyebabkan kanker. Pasalnya, tipe sel khusus yang digunakan tubuh untuk melawan kanker, pada pengidap obesitas, akan tersumbat oleh lemak dan imbasnya, tidak berfungsi, sehingga sel kanker bisa berkembang bebas.

Di Inggris, obesitas adalah penyebab kanker yang paling bisa dicegah, selain kebiasaan merokok, sebut Cancer Research UK.
Sementara itu, lebih dari satu dari 20 kasus kanker di Inggris, dipicu berat tubuh yang berlebihan. Setiap tahunnya, Inggris mencatat 22.800 kasus kanker.

Para peneliti sebelumnya telah memperkirakan bahwa lemak mengirimkan sinyal pada tubuh yang bisa membahayakan sel sehat, termasuk memicu sel kanker dan membuatnya lebih cepat membelah diri. 

Lewat studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal Nature Immunology ini, peneliti dari Trinity bisa menunjukkan bagaimana sel yang berfungsi melawan kanker, tersumbat oleh lemak.

Peningkatan kolesterol plasma pada wanita gemuk

Sejumlah penelitian membuktikan hubungan antara indeks massa tubuh yang lebih tinggi dengan kejadian kanker payudara. Obesitas dan penambahan berat badan  juga menyumbang angka kematian pada penyakit tersebut.

Alasannya, jumlah lemak tubuh yang berlebih dapat memperbanyak kadar estrogen dalam tubuh wanita, yang akhirnya bisa meningkatkan risiko kanker payudara.

Estrogen merupakan hormon yang dapat membuat reseptor hormon positif kanker payudara berkembang dan tumbuh. Begitu pula soal peningkatan kadar insulin pada wanita gemuk yang juga dapat dikaitkan dengan risiko kanker payudara.

Selain itu, peningkatan kolesterol plasma pada wanita gemuk menyebabkan percepatan pembentukan tumor. Serta, obesitas dapat menyebabkan peradangan kronis tingkat rendah yakni suatu proses dimana tidak berfungsinya kekebalan tubuh yang akhirnya dapat merusak DNA dan menyebabkan kanker payudara.

Hubungan antara obesitas dengan kanker payudara juga bukan hal yang sederhana. Semua penelitian menunjukkan fakta bahwa risikonya lebih tinggi akan dialami oleh para wanita yang mengalami kenaikan berat badan di usia dewasa, dibandingkan dengan mereka yang memang sudah mengalami obesitas sejak kecil. Wanita yang memiliki lemak ekstra di pinggang juga memiliki risiko lebih tinggi.

5 kanker yang mengintai wanita gemuk

Bisa saja seseorang menganggap enteng kondisi tubuh ini. Namun, pada kenyataannya, obesitas dapat memicu munculnya berbagai masalah kesehatan, seperti kanker. 

Anda dapat memperhatikan penjelasan di bawah ini mengenai berbagai macam kanker yang berkaitan dengan obesitas:

1. Kanker Payudara 
Kanker payudara adalah jenis penyakit kanker yang paling banyak menyerang wanita di seluruh dunia. Menurut data WCRF, sekitar 25,4% diagnosis kanker baru pada 2018 adalah kanker payudara. Peluang tiap wanita untuk terkena kanker payudara adalah 1:8. Di Indonesia, sebagian besar kasus kanker yang ditemukan adalah kanker payudara, yaitu 58.256 kasus atau 16,7% dari total 348.809 kasus kanker.

2. Kanker Serviks
Setelah kanker payudara, jenis penyakit kanker terbanyak kedua di Indonesia adalah kanker serviks. Menurut data Global Cancer Observatory 2018 dari World Health Organization (WHO), terdapat 32.469 kasus kanker serviks atau 9,3% dari total kasus  kanker di Indonesia. Rata-rata kematian akibat kanker serviks adalah 13,9 orang per 100.000 penduduk. 

3. Kanker Kolorektal
Kanker ini tumbuh di usus besar (kolon) dan rektum. Dikutip dari situs Everyday Health, risiko seorang wanita untuk  terkena penyakit ini adalah 1:24. Pertumbuhan sel kanker di usus besar diperkirakan berlangsung selama 10-15 tahun. Kanker ini umumnya menyerang mereka yang berusia di atas 50 tahun. 

4. Kanker Rahim
Kanker rahim disebut juga dengan kanker endometrium. Kasus kejadian kanker rahim berkisar 7% dari total seluruh kanker, dan kasusnya lebih banyak dibandingkan kanker serviks. Penyakit ini kebanyakan menyerang wanita berusia di atas 40 tahun. Jumlah wanita yang meninggal akibat kanker rahim sebesar 4% dari total kematian wanita akibat kanker. Risiko seorang wanita untuk terkena kanker rahim adalah 1:36. 

5. Kanker Paru
Kanker paru merupakan kanker dengan korban meninggal paling banyak di Indonesia. Jumlah kematian akibat kanker paru pada 2018 mencapai 26.095. Kanker paru paling mematikan karena pada stadium awal cenderung tidak memperlihatkan gejala khusus.
Dikutip dari situs Everyday Health, sekitar 12% kasus kanker yang menyerang wanita adalah kanker paru. Jumlah wanita penderita kanker paru yang meninggal pun sangat banyak, yaitu mencapai 80% (pada pria sebesar 90%). (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • LGBT dan Cerita Kaum Nabi Luth yang Diazab
    LGBT dan Cerita Kaum Nabi Luth yang Diazab
    25/05/2022 - 23:51
  • Mengenal Layangan Tradisional Sowangan Khas Blora
    Mengenal Layangan Tradisional Sowangan Khas Blora
    25/05/2022 - 23:22
  • Kloter Pertama Embarkasi Surabaya Berangkat 4 Juni
    Kloter Pertama Embarkasi Surabaya Berangkat 4 Juni
    25/05/2022 - 22:43
  • Silaturahmi ke PCNU Banyuwangi, DPW Partai NasDem Jatim Kenalkan para Kader
    Silaturahmi ke PCNU Banyuwangi, DPW Partai NasDem Jatim Kenalkan para Kader
    25/05/2022 - 22:09
  • Indonesia Tawarkan Kawasan Industri Hijau Kaltara ke Elon Musk
    Indonesia Tawarkan Kawasan Industri Hijau Kaltara ke Elon Musk
    25/05/2022 - 22:06

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Nawa Cita Ala Kampus untuk Pengentasan Kemiskinan di Indonesia
    Nawa Cita Ala Kampus untuk Pengentasan Kemiskinan di Indonesia
    24/05/2022 - 16:57
  • Gerakan Credit Union: Suatu Upaya Kemandirian Ekonomi
    Gerakan Credit Union: Suatu Upaya Kemandirian Ekonomi
    24/05/2022 - 02:00
  • Tanaman Hias Bukan Sekadar Hiasan
    Tanaman Hias Bukan Sekadar Hiasan
    24/05/2022 - 01:44
  • Beragama Mendorong Umatnya untuk Tidak Jadi Pengangguran
    Beragama Mendorong Umatnya untuk Tidak Jadi Pengangguran
    23/05/2022 - 17:35
  • Pandemi, Buruh, dan Perubahan Sistem Tenaga Kerja
    Pandemi, Buruh, dan Perubahan Sistem Tenaga Kerja
    23/05/2022 - 16:02
  • Upaya Berkelanjutan untuk Maksimalkan Nilai Tambah SDA                                                
    Upaya Berkelanjutan untuk Maksimalkan Nilai Tambah SDA                                                
    21/05/2022 - 10:15
  • Perempuan dan Akses Sumber Daya Alam di NTT
    Perempuan dan Akses Sumber Daya Alam di NTT
    21/05/2022 - 03:38
  • Metropolitan Pesisir Malang
    Metropolitan Pesisir Malang
    20/05/2022 - 12:09

KULINER

  • Segarnya Es Leci Yakult Hempaskan Dahaga Seketika, Yuk Bikin!
    Segarnya Es Leci Yakult Hempaskan Dahaga Seketika, Yuk Bikin!
    24/05/2022 - 13:37
  • Resep Mudah Jalakotek Rumahan ala Majalengka
    Resep Mudah Jalakotek Rumahan ala Majalengka
    24/05/2022 - 05:10
  • Sensasi Robusta Premium di KopiKOE Cafe Java Lotus Hotel Jember
    Sensasi Robusta Premium di KopiKOE Cafe Java Lotus Hotel Jember
    23/05/2022 - 16:55
  • Sosis Asam Manis, Olahan Praktis untuk Menu Sarapan
    Sosis Asam Manis, Olahan Praktis untuk Menu Sarapan
    23/05/2022 - 05:37
  • Es Sereh Telang Lemon, Menu Sehat ala Backyard Cafe
    Es Sereh Telang Lemon, Menu Sehat ala Backyard Cafe
    22/05/2022 - 23:14