Bersiap Pra Endemi, Angka Kesembuhan Covid-19 Kota Malang Mulai Lampaui Kasus Positif
Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Malang mulai menunjukan tren yang baik. Sebab, dari catatan beberapa hari kebelakang, angka kesembuhan Covid-19 mulai melampaui kasus ...

MALANG – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Malang mulai menunjukan tren yang baik. Sebab, dari catatan beberapa hari kebelakang, angka kesembuhan Covid-19 mulai melampaui kasus positif harian.
Jika dijabarkan, pada 26 Februari 2022 lalu, kasus harian positif Covid-19 bertambah sebanyak 322 pasien. Namun, kesembuhan akibat Covid-19 di hari yang sama, sebanyak 602 pasien atau persentase 86 persen.
Kemudian pada 27 Februari 2022 pertambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 197 pasien. Kemudian angka kesembuhan sebanyak 303 pasien.
Peningkatan angka kesembuhan semakin terlihat signifikan pada 1 Maret 2022, di mana kasus positif Covid-19 bertambah 176 pasien, namun angka kesembuhan melonjak pesat, yakni 473 pasien.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan tren Covid-19 di Kota Malang. "Tingkat kesembuhan terus naik. Itu artinya bahwa saya punya keyakinan herd immunity masyarakat sudah terbangun dengan baik. Ini akan menjadi penguatan kita," ujarnya, Kamis (3/3/2022).
Apalagi, kata Sutiaji, seperti yang telah dinyatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, yakni mulai penjajakan simulasi menuju era pra endemi. Hal itu, selain melihat melandainya kasus Covid-19, khususnya di Kota Malang, ternyata kematian akibat Covid-19 juga sangat minim.
"Rata-rata memang yang meninggal itu karena komorbid. Usia lansia dan belum vaksin. Kenapa belum vaksin, karena saat skrining memang gak lolos ya," ungkapnya.
Di sisi lain, penguatan pada PPKM Mikro tingkat RT/RW juga semakin dikuatkan. Terlebih, selama ini Sutiaji juga tak terlalu memikirkan persoalan leveling PPKM.
"Kan saya sejak dulu menyampaikan, tidak pernah peduli dengan leveling. Tetap prokes, PPKM Mikro dikuatkan. Level berapapun, karena kalau garda terdepan jebol, maka nakes (tenaga kesehatan) juga akan jebol," tandasnya terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kota Malang. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


