Advertisement
Hukum dan Kriminal

Ditangkap Polisi, Pelaku Percobaan Pembunuhan Kiai di Banyuwangi Malah 'Cengegesan'

Butuh ekstra kesabaran. Mungkin itu yang harus dihadapi anggota Polsek Pesanggaran, Polresta Banyuwangi, Jawa Timur, setelah berhasil menangkap DR, pelaku percobaan pembu ...

TIMES Indonesia,
Ditangkap Polisi, Pelaku Percobaan Pembunuhan Kiai di Banyuwangi Malah 'Cengegesan'
Potongan video yang menunjukan DR, pelaku percobaan pembunuhan KH Afandi Musyafa, malah berbelit-belit serta ‘Cengegesan’ ketika ditanya aparat Polsek Pesanggaran, Banyuwangi. (Foto : Dokumentasi TIMES Indonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Butuh ekstra kesabaran. Mungkin itu yang harus dihadapi anggota Polsek Pesanggaran, Polresta Banyuwangi, Jawa Timur, setelah berhasil menangkap DR, pelaku percobaan pembunuhan terhadap KH Afandi Musyafa di Banyuwangi.

Bagaimana tidak. Selain berbelit-belit dalam menjawab pertanyaan petugas, dia malah ‘Cengegesan’. Video yang berisi sikap seakan tidak menyesali perbuatan keji tersebut beredar di kalangan netizen Bumi Blambangan.

Advertisement

"Aku sudah lupa," ucap DR menjawab pertanyaan sambil tertawa meringis.

Dalam rekaman, DR juga mengaku tidak sadar atau dalam pengaruh kekuatan lain ketika melakukan aksi percobaan pembunuhan. "Gak sadar, ya gak tahu," ungkapnya.

Ketika ditanya ke mana belati yang digunakan untuk menyerang KH Afandi Musyafa, jawaban DR juga malah muter-muter. Sungguh butuh kelapangan serta ketulusan niat pengabdian dari anggota Polsek Pesanggaran.

Seperti diketahui, pada Jumat (18/2/2022) dini hari, DR telah melakukan percobaan pembunuhan terhadap KH Afandi Musyafa. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pesanggaran tersebut diserang menggunakan belati hingga melukai rahang dan pinggang.

Kini, KH Afandi Musyafa yang juga Mustasyar MWC NU Kecamatan Pesanggaran, harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Al Huda, Gambiran.

Advertisement

Usai melancarkan aksi, DR langsung kabur dengan menumpangi truk. Untung aparat Polsek Pesanggaran, bergerak cepat. Dan belum sampai sehari, sudah berhasil membekuk pelaku.

"Sudah kami tangkap di daerah Yosomulyo. Selanjutnya akan kita amankan ke Mapolres Banyuwangi," ucap Kapolsek Pesanggaran, AKP Subandi, Jumat (18/2/2022).

Terkait apa motif pelaku, masih dalam pendalaman aparat kepolisian.

Untuk diketahui, DR adalah warga Lingkungan Njepit, Dusun Rejoagung, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Dia berasal dari Palembang, dan sudah 15 hari berada di Pondok Pesantren Miftahul Hidayah, Dusun Tembakur, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, asuhan KH Afandi Musyafa. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syamsul Arifin
PenulisSyamsul ArifinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia