Kopi TIMES

Menulislah Maka Engkau Akan Abadi

Jumat, 21 Januari 2022 - 03:07 | 99.92k
Menulislah Maka Engkau Akan Abadi
Sunarto Alubys, Pegiat literasi dan dosen INKADHA Sumenep
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, SUMENEP – Untuk memulai tulisan ini, penulis ingin mengutip tulisan Dr. Muhammad Iqbal, filosof sekaligus penyair dari Pakistan dalam buku Aku Menulis, Maka Aku Ada karya H. Zainal Mustofa. “Berhenti, tak ada tempat di jalan ini, sikap lamban berarti mati. Mereka yang bergerak merekalah yang akan maju ke muka. Mereka yang menunggu, meski hanya sekilas, pasti tergilas”. Tulisan ini memotivasi penulis dalam menulis. Setidaknya dengan mengutip tulisan Iqbal penulis mendapat angin segar atau energi baru dalam dunia kepenulisan.

Tulisan Iqbal sangat tegas buat kita, tidak ada kata berhenti atau menunggu, apalagi tergolong baru (pemula) dalam dunia kepenulisan. Ulama- ulama terdahulu, para pemikir muslim, tokoh, cendekiawan, dan guru- guru kita, seperti Gus Dur (Abdurrahman Wahid), Hadratussyaikh KH Hasyim As’ari, KH Mustofa Bisri, D. Zawawi Imron, dll. Mereka semua memiliki tipologi pantang menyerah- tak pernah berhenti mencari- menemukan, mencari- menemukan, terus-menerus hingga kemudian lahir karya- karya besar dari mereka.

Mereka semua terus maju, tak pernah menunggu. Dalam istilah sekarang menjemput bola. Yah menjemput bola, bukan menunggu bola. Kita pun sama, kalau kita mau, kita pasti bisa seperti mereka. Kita dengan mereka sama-sama diberikan waktu 24 jam dalam sehari semalam, kita makan, tidur, bahkan kita adalah makhluk tuhan yang diberi akal, sama persis seperti mereka. Lalu apa yang membedakan dengan mereka?

Kemauan adalah power utama dari mereka. Dimulai dari membaca dan membaca kemudian lahir sebuah karya. Ulama- ulama kita terdahulu adalah mereka yang kuat bacaanya. Sang ahli kedokteran, Syaikh Abu Ali Al Husain ibn Abdullah Ibn Sina atau yang mashur dengan nama Avicenna (Ibnu Sina). Di usianya 10 tahun, ia sudah hafal Al Qur’an dan menguasai huruf arab klasik. Pada usia 18 tahun ia telah memperoleh gelar dokter karena keahliannya dalam bidang obat-obatan. Suatu ketika karena profesinya, beliau kerap diundang untuk mengobati para raja atau gubernur. Beliau tidak menerima upah, sabagai ganti hanya minta diperbolehkan untuk membaca buku- buku yang ada di perpustakaan pribadi sang raja dan gubernur. Maka dari tangan dingin beliau lahir 99 buku; 16 buku di bidang kedokteran, 68 buku bidang teologi, 11 buku bidang ilmu falak dan metafisika, dan 4 buku kumpulan puisi.

Membaca adalah kunci utama menulis. Seseorang dapat menyampaikan ide dan gagasan dengan baik sebab ia banyak membaca. Membaca adalah proses pembendaharan kata yang kemudian menjadi bahan untuk diaktualisasikan dan disosialisasikan. Ulama- ulama’ kita, para penulis ternama pastilah kecintaannya pada buku- buku bacaan luar biasa. Mereka menemukan buku baru seperti menemukan harta karun. Mereka selalu haus untuk membaca dan membaca. Selaras dengan peribahasa Mesir buku adalah makanan bagi jiwa manusia.

Semakin banyak seseorang membaca, maka dorongan untuk mengeluarkannya dalam bentuk lisan maupun tulisan kian menggelora. Menyampaikan gagasan atau ide pemikiran melalui tulisan lebih abadi, dari pada menyampaikannya lewat lisan.

Sastrawan legendaris sekaligus penulis buku Bumi Manusia, Pramoedya Ananta Toer mengatakan “orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan sejarah”. Para ulama’ tempo dulu sudah memulainya. Mereka selain gemar membaca, juga gemar menulis. Mereka menulis kitab- kitab, syiir, serta kajian- kajian lainnya. Puluhan, ratusan, bahkan ribuan karya tulis lahir dari tangan mereka. Kitab- kitabnya, buku- buku karya tulisnya dibaca banyak orang. Karyanya dikenal, namanya pun masyhur dikenang dalam sejarah. Namanya abadi melebihi umurnya. Kita bisa ambil contoh, para pemikir islam seperti Imam Syafi’i, Imam Al Ghazali, Mohammad Iqbal, Jalaluddin rumi, dan sebagianya. Atau di negeri kita sendiri seperti Gus Dur, Nurcholis Majid, Cak Nun, Hamka, dan lain- lain. Mereka dikenal dalam sejarah sebab karya- karyanya.

Maka, tidaklah berlebihan jika penulis katakan, Menulislah, maka engkau akan abadi.

***

*) Oleh: Sunarto Alubys, Pegiat literasi dan dosen INKADHA Sumenep.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Mendagri Surati Gubernur Malut, Persiapkan Pelantikan Pj Bupati Pulau Morotai
    Mendagri Surati Gubernur Malut, Persiapkan Pelantikan Pj Bupati Pulau Morotai
    17/05/2022 - 23:26
  • Ridwan Kamil: PPDB di Jabar Makin Adil dan Andal
    Ridwan Kamil: PPDB di Jabar Makin Adil dan Andal
    17/05/2022 - 23:19
  • Kemenparekraf Glontorkan Dana 4,5 untuk Poltekpar Sragen
    Kemenparekraf Glontorkan Dana 4,5 untuk Poltekpar Sragen
    17/05/2022 - 22:56
  • Lagi, Neraca Perdagangan Tembus Rekor, Menko Perekonomian RI: Ekonomi Kian Tangguh
    Lagi, Neraca Perdagangan Tembus Rekor, Menko Perekonomian RI: Ekonomi Kian Tangguh
    17/05/2022 - 22:49
  • Warga Keluhkan Balai Desa di Blora Kerap Tutup saat Jam Kerja
    Warga Keluhkan Balai Desa di Blora Kerap Tutup saat Jam Kerja
    17/05/2022 - 22:43

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Profesi Jurnalis Sangat Penting Bagi Kaum Perempuan
    Profesi Jurnalis Sangat Penting Bagi Kaum Perempuan
    17/05/2022 - 09:17
  • Islam Untuk Kemanusiaan dan Kedamaian Dunia
    Islam Untuk Kemanusiaan dan Kedamaian Dunia
    16/05/2022 - 06:28
  • Di Balik Substansi dan Eksistensi Partai Mahasiswa Indonesia
    Di Balik Substansi dan Eksistensi Partai Mahasiswa Indonesia
    14/05/2022 - 16:00
  • Syawal sebagai Bulan Silaturrahim
    Syawal sebagai Bulan Silaturrahim
    13/05/2022 - 16:11
  • Gaya Kepemimpinan Gus Dur, Refleksi untuk Pemimpin Masa Kini
    Gaya Kepemimpinan Gus Dur, Refleksi untuk Pemimpin Masa Kini
    12/05/2022 - 17:33
  • Ekstrakurikuler Jurnalistik SMP: Upaya Mengasah Critical Thinking Sejak Dini
    Ekstrakurikuler Jurnalistik SMP: Upaya Mengasah Critical Thinking Sejak Dini
    12/05/2022 - 16:27
  • Catatan Ketua MPR RI: Merawat Momentum Pertumbuhan di Tengah Lonjakan Pertumbuhan Harga Energi
    Catatan Ketua MPR RI: Merawat Momentum Pertumbuhan di Tengah Lonjakan Pertumbuhan Harga Energi
    12/05/2022 - 10:37
  • Korupsi itu Budaya Siapa? Bentuk dan Implikasinya bagi Kehidupan Bernegara
    Korupsi itu Budaya Siapa? Bentuk dan Implikasinya bagi Kehidupan Bernegara
    10/05/2022 - 14:07

KULINER

  • Emil Dardak Penasaran Paru Babat Nggongso Probolinggo
    Emil Dardak Penasaran Paru Babat Nggongso Probolinggo
    16/05/2022 - 19:38
  • Di Banyuwangi Ada Sajian Kuliner Nusantara dalam Nuansa Pulau Santorini Yunani
    Di Banyuwangi Ada Sajian Kuliner Nusantara dalam Nuansa Pulau Santorini Yunani
    16/05/2022 - 17:12
  • Jalakotek Majalengka, Pedas Asin Manis Rasanya‎ Bikin Ngiler
    Jalakotek Majalengka, Pedas Asin Manis Rasanya‎ Bikin Ngiler
    15/05/2022 - 16:35
  • Wow! Londo Kampung Mencoba Jadi Waiter di Srasa Desa Kota Madiun
    Wow! Londo Kampung Mencoba Jadi Waiter di Srasa Desa Kota Madiun
    14/05/2022 - 20:27
  • Nikmati Akhir Pekanmu di 4 Resto di Majalengka yang Lagi Hits
    Nikmati Akhir Pekanmu di 4 Resto di Majalengka yang Lagi Hits
    14/05/2022 - 19:08