Peristiwa Nasional

Hanya 20 Hari, KPK RI Bekuk Tiga Bupati karena Korupsi

Kamis, 20 Januari 2022 - 10:44 | 51.43k
Hanya 20 Hari, KPK RI Bekuk Tiga Bupati karena Korupsi
KPK RI saat konferensi pers di Jakarta soal kasus korupsi Kepala Daerah. (FOTO: KPK RI)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTAKorupsi di Indonesia terus menjadi-jadi. Betapa tidak, hanya 20 hari saja pada tahun 2022 ini, KPK RI sudah melakukan OTT tiga Kepala Daerah di tanah air karena kasus korupsi.

Berikut tiga Kepala Daerah tersebut:

1. Wali Kota Bekasi

Pada Kamis (6/1/2022) lalu, Wali Kota Bekasi jadi tersangka. Hal itu setelah sebelumnya ia di OTT oleh KPK RI. Ia diduga telah menerima suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan.

"Pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Kota Bekasi," kata Ketua KPK RI Firli Bahuri dalam konferensi pers.

Lembaga antirasua itu setidaknya telah mengamankan 14 orang dalam OTT kemarin. Saat diproses, ada 9 orang yang diterapkan sebagai tersangka.

Selain itu, KPK RI juga mengamankan sejumlah bukti seperti uang sebesar Rp 3 Miliar dan buku tabungan dengan isi saldo sebesar Rp 2,7 Miliar.

2. Bupati Penajam

KPK RI juga menetapkan Bupati Penajam Paser Utara Kalimantan Timur Abdul Gafur Mas'ud sebagai tersangka korupsi pada Kamis (13/1/2022) kemarin.

Wakil Ketua KPK RI Alexander Marwata menyampaikan, setelah melalui proses pemeriksaan, pihaknya menemukan ada bukti permulaan yang cukup.

"KPK meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka, AZ sebagai pemberi, penerima AGM, Bupati Penajam Paser Utara pereode 2018-2023, MI, Plt Sekda PPU, EH Kepala Dinas Pekerjaan Umum PPU, JM Kabid Disdik pemuda dan olahraga, NA, swasta, bendum DPC Demokrat Balikpapan," katanya saat konferensi pers.

Ia menjelaskan, dugaan korupsi terjadi 2021 lalu. Itu saat Kabupaten Penajam Paser Utara mengagendakan beberapa proyek pekerjaan yang ada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Penajam Paser Utara dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Penajam Paser Utara.

Nilai kontraknya sekitar Rp 112 miliar antara lain untuk proyek multiyears peningkatan jalan Sotek-bukit subur dengan nilai Rp 58 Miliar dan pembangunan gedung perpustakaan dengan nilai kontrak Rp 9,9 miliar.

Kata dia, atas adanya beberapa proyek tersebut, tersangka AGM selaku Bupati diduga memerintahkan tersangka MI selaku Plt Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara, Tersangka EH Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara dan Tersangka JM selaku Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara.

Hal itu untuk mengumpulkan sejumlah uang dari para rekanan yang sudah mengerjakan beberapa proyek fisik di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Ia melanjutkan, AGM diduga menerima uang sejumlah Rp 1 Miliar dari tersangka lain yang mengerjakan proyek jalan dengan nilai kontrak Rp 64 Miliar di Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Tersangka AGM diduga juga menerima sejumlah uang atas penerbitan beberapa perizinan antara lain perizinan untuk HGU lahan sawit di Kabupaten Penajam Paser Utara dan perizinan Bleach Plant (pemecah batu) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara," ujarnya.

3. Bupati Langkat

Terbaru ini, Bupati Langkat Terbit Rencana Peraingin Angin ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK RI. Ia diduga menerima suap dari proyek infrastruktur diwilayahnya.

Wakil Ketua KPK RI Nurul Gufron menyampaikan, setelah mengumpulkan berbagai informasi disertai pengambilan keterangan terkait dugaan korupsi dimaksud, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup.

"Maka KPK RI meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan," katanya dalam konferensi pers di Jakarta Kamis (20/1/2022).

Dalam kasus ini, lembaga antirasua ini menetapkan 6 tersangka. Satu orang sebagai pemberi dan lima orang sebagai penerima.

Pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dan penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf (a) atau Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

"Para pihak yang ditangkap beserta barang bukti uang sejumlah Rp 786 juta kemudian dibawa ke gedung Merah Putih KPK RI untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya soal kasus korupsi Bupati Langkat Terbit Rencana Peraingin Angin. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Inilah Cara Membuat dan Perpanjang SIM Melalui Aplikasi SINAR Korlantas Polri
    Inilah Cara Membuat dan Perpanjang SIM Melalui Aplikasi SINAR Korlantas Polri
    16/05/2022 - 15:44
  • Penjualan Daging Sapi di Pacitan Meningkat, Ini Penyebabnya
    Penjualan Daging Sapi di Pacitan Meningkat, Ini Penyebabnya
    16/05/2022 - 15:32
  • Tri Suci Waisak 2022, Menag RI Ingatkan Umat Buddha Ajaran Majjhima Patipada
    Tri Suci Waisak 2022, Menag RI Ingatkan Umat Buddha Ajaran Majjhima Patipada
    16/05/2022 - 15:26
  • Layang Putus Ada di Majalengka Lho, Catat Jadwal dan Lokasinya
    Layang Putus Ada di Majalengka Lho, Catat Jadwal dan Lokasinya
    16/05/2022 - 15:20
  • Indonesia Berburu Posisi Ketiga Klasemen Medali SEA Games 2021
    Indonesia Berburu Posisi Ketiga Klasemen Medali SEA Games 2021
    16/05/2022 - 15:14

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Islam Untuk Kemanusiaan dan Kedamaian Dunia
    Islam Untuk Kemanusiaan dan Kedamaian Dunia
    16/05/2022 - 06:28
  • Di Balik Substansi dan Eksistensi Partai Mahasiswa Indonesia
    Di Balik Substansi dan Eksistensi Partai Mahasiswa Indonesia
    14/05/2022 - 16:00
  • Syawal sebagai Bulan Silaturrahim
    Syawal sebagai Bulan Silaturrahim
    13/05/2022 - 16:11
  • Gaya Kepemimpinan Gus Dur, Refleksi untuk Pemimpin Masa Kini
    Gaya Kepemimpinan Gus Dur, Refleksi untuk Pemimpin Masa Kini
    12/05/2022 - 17:33
  • Ekstrakurikuler Jurnalistik SMP: Upaya Mengasah Critical Thinking Sejak Dini
    Ekstrakurikuler Jurnalistik SMP: Upaya Mengasah Critical Thinking Sejak Dini
    12/05/2022 - 16:27
  • Catatan Ketua MPR RI: Merawat Momentum Pertumbuhan di Tengah Lonjakan Pertumbuhan Harga Energi
    Catatan Ketua MPR RI: Merawat Momentum Pertumbuhan di Tengah Lonjakan Pertumbuhan Harga Energi
    12/05/2022 - 10:37
  • Korupsi itu Budaya Siapa? Bentuk dan Implikasinya bagi Kehidupan Bernegara
    Korupsi itu Budaya Siapa? Bentuk dan Implikasinya bagi Kehidupan Bernegara
    10/05/2022 - 14:07
  • Surat Terbuka, Tahun 2024 Indonesia dalam Ancaman
    Surat Terbuka, Tahun 2024 Indonesia dalam Ancaman
    10/05/2022 - 13:13

KULINER

  • Jalakotek Majalengka, Pedas Asin Manis Rasanya‎ Bikin Ngiler
    Jalakotek Majalengka, Pedas Asin Manis Rasanya‎ Bikin Ngiler
    15/05/2022 - 16:35
  • Wow! Londo Kampung Mencoba Jadi Waiter di Srasa Desa Kota Madiun
    Wow! Londo Kampung Mencoba Jadi Waiter di Srasa Desa Kota Madiun
    14/05/2022 - 20:27
  • Nikmati Akhir Pekanmu di 4 Resto di Majalengka yang Lagi Hits
    Nikmati Akhir Pekanmu di 4 Resto di Majalengka yang Lagi Hits
    14/05/2022 - 19:08
  • Mengenal Garam Bambu, Garam Paling Mahal dari Korea
    Mengenal Garam Bambu, Garam Paling Mahal dari Korea
    14/05/2022 - 14:00
  • Resep Sayur Asam Segar Dinikmati saat Cuaca Panas
    Resep Sayur Asam Segar Dinikmati saat Cuaca Panas
    14/05/2022 - 05:18