Hukum dan Kriminal

Ini 5 Fakta Hasil Penggrebekan Pertunjukan Tarian Erotis di Banyuwangi

Jumat, 14 Januari 2022 - 22:34 | 23.47k
Ini 5 Fakta Hasil Penggrebekan Pertunjukan Tarian Erotis di Banyuwangi
Ilustrasi tarian erotis. (FOTO: reqnews.com)
Pewarta: | Editor: Dody Bayu Prasetyo

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi telah menggrebek gelaran pesta yang mempertontonkan tarian erotis tanpa busana (striptis dance) di sebuah kafe di wilayah Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Berikut 5 fakta soal pertunjukan tari erotis di Heroes Cafe di Banyuwangi:

1. Penari di bawah umur

Dari penggrebekan tersebut, polisi telah mengamankan dua orang penari erotis tanpa busana. Satu di antaranya merupakan seorang gadis di bawah umur.

Keduanya kini berstatus sebagai korban karena menajadi objek dugaan perdagangan manusia oleh tersangka I yang berperan sebagai mami atau mucikari.

Aksi tarian tanpa busana keduanya dilakukan di dalam room karaoke dengan beberapa lelaki atau tamu yang berkunjung.

2. Ada tiga tersangka

Polisi langusng menetapkan tiga orang sebagai tersangka atas kasus tarian erotis di Banyuwangi ini. Tiga tersangka tersebut yakni, wanita berinisial I (30) sebagai mucikari atau mami penyedia layanan erotis. Inisial J dan B yang merupakan pengelola kafe.

Selain itu juga turut diamankan 15 wanita pemandu karaoke. Semuanya saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polresta Banyuwangi.

3. Tarif layanan erotis

Dari pemeriksaan yang dilakukan, polisi menyebut para pemandu lagu ini mendapatkan bayaran Rp700 ribu dari ‘mami’ untuk melakukan layanan karaoke tanpa busana. Tarif ini biasanya berlaku untuk sekali tampil dalam durasi 60 menit.

Namun terkadang harga tersebut bisa berubah tergantung usia dan tingkat kemolekan si pemandu karaoke. Sedangkan untuk tarif layanan pemandu karaoke biasa sekitar Rp100 ribu yang berlaku untuk 60 menit.

"Penari striptis mendapatkan uang Rp700 ribu sekali show," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nasrun Pasaribu, Jumat (14/1/2022). 

4. Penari erotis dikenakan pajak

Hasil pemeriksaan polisi terhadap dua wanita yang menjadi korban perdagangan manusia dengan menjadi penari erotis tanpa busana, mengungkap bahwa keduanya masih harus membayar pajak kepada para tersangka.

Bayaran Rp700 ribu yang diberikan kepada mereka ternyata sudah dipotong pajak atau komisi bagi ketiga tersangka. Para tersangka mewajibkan pajak sebesar 25 persen atas layanan erotis yang disediakan.

Artinya, jika para penari erotis tanpa busana ini diberikan bayaran Rp700 ribu, maka pajak yang harus dibayarkan kepada para tersangka yakni sekitar Rp250 ribu atau Rp300 ribu.

"Dari hasil bayaran striptis itu pengelola mendapatkan 25 persen. Peran mami (muncikari) itu menawarkan dan memilih siapa yang menari," jelas Kapolresta.

5. Barang bukti otentik

Faktanya, selain menetapkan tiga tersangka dan belasan saksi yang merupakan para pemandu karaoke, juga menyertakan sejumlah barang bukti.

Adapun bukti yang dikumpulkan yakni ung tunai Rp700 ribu, sejumlah botol bir dan BH milik para penari erotis tanpa busana tersebut. Saat digrebek, kedua penari erotis ini sudah melepas BH.

"Kita Amankan mereka saat sudah melepas BH. Makanya kita sita sebagai barang bukti pula,” ujar Pimpinan Polresta Banyuwangi tersebut saat dimintai keterangan soal penggrebekan kafe di Banyuwangi yang menggelar pertunjukan tarian erotis tanpa busana. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Rawon, Salah Satu Hidangan yang Terkenal di Jawa Timur
    Rawon, Salah Satu Hidangan yang Terkenal di Jawa Timur
    24/01/2022 - 00:31
  • Muhaimin Iskandar Terharu Dapat Dukungan Perajin Batik Bantul
    Muhaimin Iskandar Terharu Dapat Dukungan Perajin Batik Bantul
    23/01/2022 - 23:07
  • Perbasi Lamongan Berikan Kemajuan Olahraga Bola Basket
    Perbasi Lamongan Berikan Kemajuan Olahraga Bola Basket
    23/01/2022 - 22:47
  • Gubernur Khofifah Ajak APINDO Jatim Perkuat Tiga Sektor Ini
    Gubernur Khofifah Ajak APINDO Jatim Perkuat Tiga Sektor Ini
    23/01/2022 - 22:31
  • DPR RI Siap Dukung Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi
    DPR RI Siap Dukung Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi
    23/01/2022 - 22:17

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Ratu Terakhir Kerajaan Hawai’i
    Ratu Terakhir Kerajaan Hawai’i
    23/01/2022 - 12:36
  • Belajar dari Kesabaran Megawati
    Belajar dari Kesabaran Megawati
    23/01/2022 - 08:27
  • Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa
    Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa
    22/01/2022 - 19:51
  • Keluarga Be(re)ncana
    Keluarga Be(re)ncana
    22/01/2022 - 13:45
  • Sebuah Konsep dalam Menghadapi Keberagaman di Era Disrupsi
    Sebuah Konsep dalam Menghadapi Keberagaman di Era Disrupsi
    22/01/2022 - 12:03
  • Tahun 2022, Persaingan Militer Antar Negara Akan Makin Intens
    Tahun 2022, Persaingan Militer Antar Negara Akan Makin Intens
    22/01/2022 - 11:00
  • Menempatkan Taklid Pada Tempatnya
    Menempatkan Taklid Pada Tempatnya
    21/01/2022 - 20:21
  • Undang-Undang Ibu Kota Negara, Pemerataan Ekonomi dan Pembangunan
    Undang-Undang Ibu Kota Negara, Pemerataan Ekonomi dan Pembangunan
    21/01/2022 - 19:23

KULINER

  • Rawon, Salah Satu Hidangan yang Terkenal di Jawa Timur
    Rawon, Salah Satu Hidangan yang Terkenal di Jawa Timur
    24/01/2022 - 00:31
  • Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    23/01/2022 - 06:14
  • Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    23/01/2022 - 04:19
  • Kafe Kopi Siip Probolinggo Jadi Primadona Kalangan Pemuda
    Kafe Kopi Siip Probolinggo Jadi Primadona Kalangan Pemuda
    22/01/2022 - 19:15
  • Lezatnya Sarapan Pagi di Depot Bakmi Kolonel, Rajanya Bakmi di Kota Blora
    Lezatnya Sarapan Pagi di Depot Bakmi Kolonel, Rajanya Bakmi di Kota Blora
    22/01/2022 - 14:14