Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Ke Akhirat, Bermodal Iptek

Kamis, 13 Januari 2022 - 13:55 | 24.86k
Ke Akhirat, Bermodal Iptek
Abdul Wahid, Dosen Universitas Islam Malang (UNISMA) dan Penulis Buku.
FOKUS

Universitas Islam Malang

Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, MALANG – Kita ini sering diberi pelajaran oleh Allah, tapi kita tidak menyadari atau mengabaikannya. Dalam kasus Tsunami beberapa tahun lalu misalnya ada pelajaran berharga, bahwa binatang di Aceh (Nagroe Aceh Darussalam) sebelum terjadinya bencana Tsunami, ternyata mampu merasakan suatu bahaya besar yang sedang mengancamnya yang berasal dari laut. Dan untuk menghindari bencana yang akan mengancamnya ini, binatang-binatang itu memilih uzlah atau mengasingkan diri ke hutan-hutan atau pegunungan.

Dari kasus Tsunami itu, manusia kembali diingatkan atau ditantang kemampuan Ipteknya untuk menerjemahkan dan memeta akar penyebabnya. Dari peta dan akar penyebabnya ini, manusia diajak kembali melibatkan Tuhan dalam setiap peristiwa yang menimpanya. Bukan dengan maksud menyalahkan, apalagi mengkambing-hitamkan Tuhan, tetapi mencoba merekonstruksi atau menghhadirkan (membangun) kembali dan menghidupkan “wilayah Tuhan” di dalam diri manusia, masyarakat, dan bangsa.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Dengan kasus itu, manusia diingatkanNya kalau sebenarnya kemampuan Iptek yang dimiliki manusia masih terbatas dan perlu terus dipacu dan ditingkatkan. Barangkali, Tuhan mencoba melemparkan kritik keras atas sikap arogansi keilmuan manusia  yang  sebenarnya belum seberapa atau masih sedikit, namun sudah banyak melahirkan, memproduk, dan menyebar  kerusakan di muka bumi ini. Bumi menjadi tidak ramah akibat Iptek yang dikuasai dan diaplikasikan manusia secara sekulerisme dan materialism (Imam, 2007)

Filosof kenamaan Muhammad Iqbal, yang ketika itu menyadari  dampak negatif dari perkembangan Iptek yang berjalan di atas jalan liberalisme, Ia lantas mengingatkannya “kemanusiaan saat ini membutuhkan tiga hal, yakni penafsiran spiritual atas alam raya, emansipasi spiritual atas individu, dan satu himpunan asas yang dianut secara universal yang akan menjelaskan evolusi masyarakat/manusia atas dasar spiritual”.

Nabi Muhammad SAW bersabda “barangsiapa menginginkan dunia, maka dengan (modal) ilmu pengetahuan, dan barangsiapa menginginkan akhirat, maka dengan (modal) ilmu pengetahuan, dan barangsiapa menginginkan keduanya, maka dengan ilmu penmgetahuan”.

Hadis tersebut mengajarkan tentang cara mencari dan menguasai dunia lewat ilmu pengetahuan. Iptek dapat dijadikan modal untuk mengantarkan manusia sebagai pemanfaat apa saja yang disediakan Tuhan di bumi. Perut bumi dapat mengeluarkan potensi kekayaannya jika manusia bisa memanfaatkan Iptek untuk menggali dan mengeksploitasinya. Manusia dapat mewujudkan obsesinya di dunia seperti menghuni, menguasai, dan menikmati kekayaan bumi dengan modal Ipteknya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

 Namun, manusia yang hanya memuja obsesinya itu jelas terkerangkeng dalam dimensi keduniaan, karena apa yang diperbuat tidak mencerminkan kemanfaatan Iptek secara demokratis. Melalui Iptek, seharunya manusia tidak hanya hidup untuk Iptek atau “memberhakalan”-nya, tetapi  menjadikannya sebagai kekuatan untuk menyeimbangkan pencarian dan pemenuhan kepentingan dunia dan akhirat.

Kepentingan akhirat yang bisa dibangun oleh Iptek adalah ketika di dunia, manusia yang menguasai Iptek mampu menjalankannya dengan bingkai spiritual dan moral. Manusia sadar kalau Iptek yang dikuasainya adalah “amanah” yang wajib diaplikasikan di jalan yang mendukung  penyejahteraan dan pencerahan umat. Kalau umat bisa diantarkan dalam kemajuan, kedamaian, dan kebahagiannya ini, maka hal ini sudah menjadi bagian dari menunaikan obsesi keakhiratan. Karena dengan menyemarakkan atau menyuburkan cita-cita mulia ini, sama artinya dengan menghadirkan diri, sesama, dan makhluk hidup lainnya dalam penasbihan (pemujian) kepada Tuhan.

Hal itu dapat dibuktikan dengan memperhatikan bagaimana Al-Qur’an selalu mengaitkan perintah-perintahnya yang berhubungan dengan alam raya dengan perintah pengenalan dan pengakuan atas kebesaran dan kekuasaanNya. Bahkan ilmu, dalam pengertiannya yang umum sekalipun, oleh wahyu pertama Al-Qur’an (iqra’), telah diakitkan dengan bismi-rabbika. Demikian ini berarti, ilmu tidak dijadikan untuk kepentingan pribadi, regional atau nasional dengan mengorbankan kepentingan-kepentingan lainnya. Ilmu pada saat dikaitkan dengan bismi rabbika, kata Prof. Dr. Abdul Halim Mahmud (Syaikh Jami’ Al-Azhar), menjadi “demi karena (Tuhan) Pemeliharaanmu, sehingga harus dapat memberikan manfaat kepada pemiliknya, warga masyarakat, dan bangsanya, juga kepada manusia secara umum. Ia harus membawa kepada kebahagiaan dan cahaya ke seluruh penjuru dan sepanjang masa.

Ayat-ayat Al-Qur’an sudah menggambarkan, bahwa alam raya dan seluruh isinya adalah intelligible (dapat dijangkau oleh akal  dan daya manusia), di samping menggarisbawahi, bahwa segala sesuatu yang ada di alam raya ini telah dimudahkan untuk dimanfaatkan manusia (QS 43: 13). Ada tekanan ganda dalam ayat ini dan sebelumnya, yakni tafakkur yang menghasilkan sains, dan tashkhir yang menghasilkan teknologi guna kemudahan dan kemanfaatan manusia (Shihab, 1992).

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Penulis: Abdul Wahid, Dosen Universitas Islam Malang (UNISMA) dan Penulis Buku.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Optimalkan Investasi Kawasan Industri, Menko Perekonomian RI Tekankan Daya Saing
    Optimalkan Investasi Kawasan Industri, Menko Perekonomian RI Tekankan Daya Saing
    27/01/2022 - 21:00
  • Premi Asuransi Qoala Plus di Jatim Tumbuh Lima Kali Lipat Sepanjang 2021
    Premi Asuransi Qoala Plus di Jatim Tumbuh Lima Kali Lipat Sepanjang 2021
    27/01/2022 - 20:55
  • Ahmad Basarah Optimistis Ibu Kota Baru Jadi Ikon Persatuan
    Ahmad Basarah Optimistis Ibu Kota Baru Jadi Ikon Persatuan
    27/01/2022 - 20:41
  • PGN Bidik Kerja Sama Peningkatan Pemanfaatan Gas Bumi di Kawasan Industri Jatim
    PGN Bidik Kerja Sama Peningkatan Pemanfaatan Gas Bumi di Kawasan Industri Jatim
    27/01/2022 - 20:35
  • Rakernas AMSI, Kolaborasi Membangun Ekosistem Media Digital Sehat dan Berkelanjutan
    Rakernas AMSI, Kolaborasi Membangun Ekosistem Media Digital Sehat dan Berkelanjutan
    27/01/2022 - 20:21

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Kepalsuan, Diracik Nama Tuhan
    Kepalsuan, Diracik Nama Tuhan
    27/01/2022 - 16:10
  • Jalan Terjal Tenaga Kerja Lulusan Baru
    Jalan Terjal Tenaga Kerja Lulusan Baru
    26/01/2022 - 18:36
  • Menyulam Demokrasi Sejuk, Menatap Pemilu Kasih Sayang
    Menyulam Demokrasi Sejuk, Menatap Pemilu Kasih Sayang
    26/01/2022 - 13:22
  • Doa Lintas Agama untuk Kepentingan Siapa?
    Doa Lintas Agama untuk Kepentingan Siapa?
    26/01/2022 - 12:34
  • Paradigma Pemikiran dan Kontinuitas Tradisi Intelektual di Pesantren
    Paradigma Pemikiran dan Kontinuitas Tradisi Intelektual di Pesantren
    26/01/2022 - 09:14
  • Makna Tanggal Pemilu 2024
    Makna Tanggal Pemilu 2024
    26/01/2022 - 08:17
  • Dibutuhkan: Guru yang Digugu dan Ditiru
    Dibutuhkan: Guru yang Digugu dan Ditiru
    24/01/2022 - 21:33
  • Kebijakan Presidential Threshold Merupakan Kebebasan Pembentuk Undang-Undang
    Kebijakan Presidential Threshold Merupakan Kebebasan Pembentuk Undang-Undang
    24/01/2022 - 19:20

KULINER

  • Resep Viral Tiktok, Crab Rangoon yang Gurih dan Garing
    Resep Viral Tiktok, Crab Rangoon yang Gurih dan Garing
    27/01/2022 - 10:01
  • Lezatnya Nasi Liwet Sampai Terbawa Mimpi
    Lezatnya Nasi Liwet Sampai Terbawa Mimpi
    27/01/2022 - 06:21
  • Raih Pendanaan Seri A, Perusahaan Kuliner Startup Hangry Mendarat di Surabaya
    Raih Pendanaan Seri A, Perusahaan Kuliner Startup Hangry Mendarat di Surabaya
    25/01/2022 - 14:35
  • Menu Khas Imlek, Paket Classic Chinese Bisa Jadi Pilihan 
    Menu Khas Imlek, Paket Classic Chinese Bisa Jadi Pilihan 
    25/01/2022 - 14:00
  • Gurihnya Rujak Cingur dan Segarnya Cocopandan Ijen Suites Resort & Convention
    Gurihnya Rujak Cingur dan Segarnya Cocopandan Ijen Suites Resort & Convention
    25/01/2022 - 13:13