Hukum dan Kriminal

Sidang Kekerasan Anak Kandung oleh Ayah di Sidoarjo, Hakim Marahi Terdakwa

Kamis, 13 Januari 2022 - 12:51 | 16.85k
Sidang Kekerasan Anak Kandung oleh Ayah di Sidoarjo, Hakim Marahi Terdakwa
Terdakwa Tamyizul saat menjalani sidang pembacaan dakwaan Jaksa penuntut umum. (FOTO: Rudi Mulya/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, SIDOARJOPengadilan Negeri Sidoarjo menyidangkan terdakwa Tamyizul (35) dalam kasus kekerasaan atau penganiyaan terhadap DR anak di bawah umur yang merupakan anak kandungnya sendiri, Rabu (12/12022).

Dalam sidang pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sidoarjo, Hakim Ketua  Eni Sri Rahayu sempat mencecar pertanyaan terhadap terdakwa terkait apa yang dia lakukan terhadap DR yang merupakan anak kandungnya tersebut.

"Terdakwa tahu apa akibat dari perbuatan Anda, korban anak kandung Anda terlihat ketakutan jika melihat Anda (terdakwa). Dan saya lihat sendiri mohon maaf  ya, anak Anda terlihat seperti anak idiot, psikologinya terganggu akibat perbuatan yang dialaminya, dia trauma akibat perbuatan terdakwa," kata hakim kepada terdakwa Tamyzul.

Terdakwa-Tamyizul-usai-menjalani-sidang.jpgTerdakwa Tamyizul usai menjalani sidang.  (FOTO: Rudi Mulya/TIMES Indonesia)

"Tolong terdakwa lihat kondisi Anak anda tersebut. Dia masih kelas 4 SD perlu kasih sayang orang tua, malah gara gara perbuatan Anda, korban keadaanya seperti itu, apa Anda tidak kashian, saya aja melihatnya kasihan," tegas hakim.

Terdakwa Tamyizul pun hanya bisa terdiam mendengarkan pertanyaan Majelis Hakim dan hanya menjawab singkat.

"Masak hanya karena saya jewer kupingnya saja dia (korban DR) seperti itu," jawabnya

Mendengar jawaban terdakwa, Ketua Majelis Hakim pun dengan tegas menjawab "Saya lihat kondisi korban, dia ketakutan saat kami hadirkan tadi diruang sidang, dia tertekan, takut dan hanya memeluk petugas dari PPA. Terdakwa jangan mengelak, lihat itu kondisi anak Anda sekarang," jawab hakim.

Sementara itu usai menjadi saksi di persidangan, P (13) kakak korban DR yang juga anak kandung terdakwa mengungkapkan jika dirinya melihat langsung saat adiknya dijewer kemudian didorong hingga terjatuh oleh terdakwa. 

"Saya ditanya hakim, saya ceritakan semua bahwa adik saya dijewer lalu didorong hingga terbentur lemari, kemudian adik saya kesakitan," kata P didampingi Ny. Linda Ibu Kandungnya kepada sejumlah jurnalis

Korban-DR-didampingi-pewakilan-UPTD-Perlindungan-Pere.jpgKorban DR didampingi pewakilan UPTD Perlindungan Pere  (FOTO: Rudi Mulya/TIMES Indonesia)

Saya kasihan melihat adik saya, setelah kejadian yang dilakukan Ayah, adik saya sering ketakutan jika melihat orang dewasa apalagi mirip Ayah, pasti dia akan lari ketakutan.

"Saya juga pernah mendapat sikap kasar dari ayah, tapi tidak saya ceritakan ke ibu. Saat ini saya kasihan lihat adik saya, tidak seceria dulu sekarang cenderung pendiam," ucapnya dengan nada sedih.

P menambahkan jika dirinya juga menceritakan kepada Hakim jika Ayah (terdakwa red) terkait perselingkuhan sang Ayah. 

"Saya sama Adik juga pernah diajak naik mobil sama Ayah jalan jalan, tiba tiba Ayah ajak wanita lain ikut jalan-jalan dan saya sama adik disuruh panggil mama, kata ayah wanita itu mama baru kita," imbuhnya

Sementara, Ny Linda sedih dengan melihat kondisi DR yang trauma berat.

"Anak saya ketakutan dan tak hentinya menanggis dan memeluk saya, dia selalu bilang 'Takut ma, aku takut lihat ayah' itu kata anak saya," ungkap Alinda kepada jurnalis usai sidang di Pengadilan Negeri Sidoarjo.

Linda menambahkan jika anaknya usai sidang juga masih shok. Saat  diajak bicara hanya terdiam dan matanya berkaca kaca ketakutan. Bahkan DR pilih bersama psikolog di dalam mobil milik UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Pemkab Sidoarjo yang selama ini mendampingi Korban DR.

"Saya meminta kepada pihak Pengadilan dan pihak Kejaksaan Negeri Sidoarjo agar Anak saya tidak dipertemukan Ayahnya itu. Kasian anak saya ketakutan dan syok melihat wajah sang Ayah yang tega menganiayanya itu," ungkapnya.

Linda berharap bisa mendapat keadilan buat anaknya, agar mantan suami mendapat hukuman setimpal atas perbuatanya.

"Laporan saya ini selama 6 bulan berjalan di Polresta Sidoarjo, baru diproses Satreskrim Sidoarjo setelah saya memviralkan kasus anak saya ini di Facebook, kemudian diberitakan teman jurnalis, akhirnya kasus yang menimpa anak saya ini di proses oleh Satreskrim Polresta Sidoarjo hingga saat ini Sidang di Pengadilan Negeri Sidoarjo. Semoga keadilan untuk anak saya ini terjawab," harapnya.

Dalam sidang pembacaan dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sidoarjo, terdakwa didakwa melanggar Pasal 80 KUHP tentang Perlindungan anak. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Optimalkan Investasi Kawasan Industri, Menko Perekonomian RI Tekankan Daya Saing
    Optimalkan Investasi Kawasan Industri, Menko Perekonomian RI Tekankan Daya Saing
    27/01/2022 - 21:00
  • Premi Asuransi Qoala Plus di Jatim Tumbuh Lima Kali Lipat Sepanjang 2021
    Premi Asuransi Qoala Plus di Jatim Tumbuh Lima Kali Lipat Sepanjang 2021
    27/01/2022 - 20:55
  • Ahmad Basarah Optimistis Ibu Kota Baru Jadi Ikon Persatuan
    Ahmad Basarah Optimistis Ibu Kota Baru Jadi Ikon Persatuan
    27/01/2022 - 20:41
  • PGN Bidik Kerja Sama Peningkatan Pemanfaatan Gas Bumi di Kawasan Industri Jatim
    PGN Bidik Kerja Sama Peningkatan Pemanfaatan Gas Bumi di Kawasan Industri Jatim
    27/01/2022 - 20:35
  • Rakernas AMSI, Kolaborasi Membangun Ekosistem Media Digital Sehat dan Berkelanjutan
    Rakernas AMSI, Kolaborasi Membangun Ekosistem Media Digital Sehat dan Berkelanjutan
    27/01/2022 - 20:21

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Kepalsuan, Diracik Nama Tuhan
    Kepalsuan, Diracik Nama Tuhan
    27/01/2022 - 16:10
  • Jalan Terjal Tenaga Kerja Lulusan Baru
    Jalan Terjal Tenaga Kerja Lulusan Baru
    26/01/2022 - 18:36
  • Menyulam Demokrasi Sejuk, Menatap Pemilu Kasih Sayang
    Menyulam Demokrasi Sejuk, Menatap Pemilu Kasih Sayang
    26/01/2022 - 13:22
  • Doa Lintas Agama untuk Kepentingan Siapa?
    Doa Lintas Agama untuk Kepentingan Siapa?
    26/01/2022 - 12:34
  • Paradigma Pemikiran dan Kontinuitas Tradisi Intelektual di Pesantren
    Paradigma Pemikiran dan Kontinuitas Tradisi Intelektual di Pesantren
    26/01/2022 - 09:14
  • Makna Tanggal Pemilu 2024
    Makna Tanggal Pemilu 2024
    26/01/2022 - 08:17
  • Dibutuhkan: Guru yang Digugu dan Ditiru
    Dibutuhkan: Guru yang Digugu dan Ditiru
    24/01/2022 - 21:33
  • Kebijakan Presidential Threshold Merupakan Kebebasan Pembentuk Undang-Undang
    Kebijakan Presidential Threshold Merupakan Kebebasan Pembentuk Undang-Undang
    24/01/2022 - 19:20

KULINER

  • Resep Viral Tiktok, Crab Rangoon yang Gurih dan Garing
    Resep Viral Tiktok, Crab Rangoon yang Gurih dan Garing
    27/01/2022 - 10:01
  • Lezatnya Nasi Liwet Sampai Terbawa Mimpi
    Lezatnya Nasi Liwet Sampai Terbawa Mimpi
    27/01/2022 - 06:21
  • Raih Pendanaan Seri A, Perusahaan Kuliner Startup Hangry Mendarat di Surabaya
    Raih Pendanaan Seri A, Perusahaan Kuliner Startup Hangry Mendarat di Surabaya
    25/01/2022 - 14:35
  • Menu Khas Imlek, Paket Classic Chinese Bisa Jadi Pilihan 
    Menu Khas Imlek, Paket Classic Chinese Bisa Jadi Pilihan 
    25/01/2022 - 14:00
  • Gurihnya Rujak Cingur dan Segarnya Cocopandan Ijen Suites Resort & Convention
    Gurihnya Rujak Cingur dan Segarnya Cocopandan Ijen Suites Resort & Convention
    25/01/2022 - 13:13