Pemerintahan

Dinilai Berpotensi Mangkrak, FPKS Tolak Pembahasan RUU IKN yang Terburu-Buru

Rabu, 12 Januari 2022 - 18:25 | 14.04k
Dinilai Berpotensi Mangkrak, FPKS Tolak Pembahasan RUU IKN yang Terburu-Buru
Anggota DPR RI Fraksi PKS H. Suryadi Jaya Purnama. (foto: PKS)

TIMESINDONESIA, MATARAM – Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) H.Suryadi Jaya Purnama mengatakan FPKS menolak pembahasan RUU Ibu Kota Negara (RUU IKN) yang terburu-buru. Terlebih, sejak awal  tanpa didasari pembahasan Rencana Induk IKN sehingga dikhawatirkan berimbas pada makin membesarnya faktor-faktor penyebab potensi mangkrak dan over budget IKN.

Anggota DPR RI Dapil NTB 2 Pulau Lombok itu menilai pembahasan RUU IKN harus melibatkan partisipasi  lebih banyak masyarakat dan para ahli. Lagi pula, kata dia pembahasan soal substansi RUU IKN saat ini dilakukan tim perumus dan tim sinkronisasi, bukan pada tahapan panitia kerja (panja) demi mengejar tuntasnya pembahasan RUU pada Januari 2022.

“Pemerintah sepertinya tidak pernah kapok untuk selalu terburu-buru dalam membuat berbagai proyek sehingga berpotensi mangkrak dan over budget,” ujar Suryadi, Rabu (12/1/2022).

Menurutnya, beberapa faktor penyebab proyek berpotensi mangkrak adalah mengabaikan studi kelayakan. Dia mencontohkan dari proyek-proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, LRT Jabodetabek, Pelabuhan Patimban, Bandara Yogyakarta, dan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga yang semua masalahnya tak lepas dari minimnya studi kelayakan.

“Sampai sekarang, tidak pernah ada penjelasan hasil studi kelayakan alasan terpilihnya Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, sebagai ibu kota negara. Bahkan dalam Naskah Akademik (NA) RUU IKN pun tidak ada,” ungkapnya.

Padahal, kata politisi yang karib disapa SJP itu pemerintah sudah menunjuk lembaga konsultan asing, McKinsey sebagai pemenang lelang studi kelayakan teknis calon lokasi ibu kota negara dengan nilai pagu Rp 25 miliar dari APBN tahun 2019. Bahkan, Rencana Induk IKN juga tidak akan dibahas sejak awal karena nanti akan diatur dengan Peraturan Presiden.

Menurutnya, studi kelayakan sangat penting. Terlebih, postur anggaran IKN mencapai Rp466 Triliun, dengan 19 persen APBN, 54 persen kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan 24 persen investasi swasta.  “Karena salah satu kunci kesuksesan KPBU dan investasi swasta adalah studi kelayakan yang bankable,” tegas SJP.

Faktor lain yang menyebabkan proyek mangkrak adalah perubahan kebijakan pemerintah. Bappenas sudah menyatakan pembangunan IKN membutuhkan 15-20 tahun atau artinya minimal tiga kali Pemilu.

“Bagaimana mungkin waktu selama itu dijamin tidak ada perubahan kebijakan pemerintah terkait Ibu Kota Negara sehingga memberikan kepastian investasi bagi swasta. Contohnya, LRT Palembang dengan biaya Rp12,5 Triliun menjadi mubazir karena perubahan kebijakan tidak jadi memindahkan kantor gubernur Sumsel berakibat sepinya penumpang,” ungkap Suryadi. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Buka Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan oleh BPK RI, Menteri PUPR RI: Pertahankan Opini WTP
    Buka Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan oleh BPK RI, Menteri PUPR RI: Pertahankan Opini WTP
    17/01/2022 - 17:21
  • TGB: Ormas Islam Turut Berperan dalam Kemajuan Indonesia
    TGB: Ormas Islam Turut Berperan dalam Kemajuan Indonesia
    17/01/2022 - 17:18
  • Lebih Akrab dengan Irena Anindita, Gadis Jombang yang Miliki Segudang Prestasi
    Lebih Akrab dengan Irena Anindita, Gadis Jombang yang Miliki Segudang Prestasi
    17/01/2022 - 17:14
  • Bupati Majalengka Lantik Dewan Pengawas Perumda BPR Majalengka, Ini Pesannya
    Bupati Majalengka Lantik Dewan Pengawas Perumda BPR Majalengka, Ini Pesannya
    17/01/2022 - 17:10
  • Novak Djokovic Bisa Diizinkan Lagi Masuk Australia Lebih Cepat
    Novak Djokovic Bisa Diizinkan Lagi Masuk Australia Lebih Cepat
    17/01/2022 - 17:06

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Riset dan Inovasi
    Riset dan Inovasi
    15/01/2022 - 19:29
  • "Logika" Sosial BRIN dan Megawati
    15/01/2022 - 18:27
  • Perilaku Bermedia Generasi Produktif di Era Digital
    Perilaku Bermedia Generasi Produktif di Era Digital
    15/01/2022 - 17:00
  • Menyoal Spirit Perda Bantuan Hukum Kota Malang
    Menyoal Spirit Perda Bantuan Hukum Kota Malang
    15/01/2022 - 16:01
  • Bagaimana Memberi Memotivasi yang Tepat?
    Bagaimana Memberi Memotivasi yang Tepat?
    15/01/2022 - 08:45
  • Kontestasi Politik Ajang Pemilu 2024
    Kontestasi Politik Ajang Pemilu 2024
    14/01/2022 - 16:35
  • Membumikan Literasi Menuju Bondowoso Tape Emas
    Membumikan Literasi Menuju Bondowoso Tape Emas
    14/01/2022 - 13:42
  • Konsep Akal dalam Perspektif Muhamad Abduh
    Konsep Akal dalam Perspektif Muhamad Abduh
    14/01/2022 - 11:08

KULINER

  • Uniknya Rasa Mie Aceh Bikin Mulut Ketagihan
    Uniknya Rasa Mie Aceh Bikin Mulut Ketagihan
    17/01/2022 - 03:35
  • Ini Dia 5 Makanan Khas di Malang yang Enak dan Populer
    Ini Dia 5 Makanan Khas di Malang yang Enak dan Populer
    16/01/2022 - 09:54
  • Mie Gragas, Salah Satu Tujuan Pecinta Kuliner di Sidoarjo
    Mie Gragas, Salah Satu Tujuan Pecinta Kuliner di Sidoarjo
    15/01/2022 - 15:19
  • Kuliner Unik di Gresik, Mie Ayam Disajikan di Wajan
    Kuliner Unik di Gresik, Mie Ayam Disajikan di Wajan
    14/01/2022 - 17:01
  • Nikmati Korean Street Food di Favehotel Rungkut Surabaya
    Nikmati Korean Street Food di Favehotel Rungkut Surabaya
    14/01/2022 - 08:55