Kopi TIMES

Social Facilitation dan KRETEKO sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan

Jumat, 07 Januari 2022 - 09:32 | 39.03k
Social Facilitation dan KRETEKO sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan
Ninuk Dyah Ekowati, M.Pd. (Guru SMAK ST. HENDRIKUS SURABAYA).

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Masa PPKM ( Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ) tidak jadi diberlakukan  karena dinilai masa pandemi ini telah melandai. Libur Natal dan akhir tahun merupakan sebuah kesempatan untuk berkumpul keluarga dan berekreasi ke tempat-tempat wisata yang dapat dikunjungi. Peningkatan kunjungan ke tempat wisata mencapai dua kali lipat. Hal ini tentu saja berpengaruh pada omset, keuntungan yang diperoleh oleh pelaku industri. Keuntungan para pelaku industri berpengaruh signifikan terhadap kerusakan ekologi.  

Peningkatan kunjungan ke tempat wisata memberikan dampak terhadap banyaknya sampah plastik. volume sampah di Kota Yogyakarta meningkat selama masa liburan ini. Peningkatannya mencapai tiga kontainer per harinya. Pelaku industri pariwisata dan perhotelan perlu bersiap  berkolaborasi agar tetap dapat menjadi sebuah ekosistem yang lebih kuat dan lebih tangguh usai libur wisata. Pentingnya keberlanjutan pariwisata ramah lingkungan.

Dampak dari penumpukan sampah hasil pariwisata selama masa liburan dirasakan oleh lingkungan sekitar. Destinasi wisata dimanapun tidak terlepas dari permasalahan sampah yang menimbulkan pencemaran, baik pencemaran ekosistem laut, pencemaran udara, dan pencemaran tanah, hingga berdampak langsung pada kesehatan manusia. Sementara itu, dibutuhkan sikap yang memberikan dorongan kepada masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungannya. 

Langkah dengan berbagai pendekatan sudah dilakukan. Pendekatan secara stimulus, pendekatan edukatif, dan bahkan Tindakan represif sudah dilakukan. Namun pengontrolan dan evaluasi belum dilakukan secara konsisten. Padahal masalah tentang pembuangan sampah telah dibatasi oleh ketentuan hukum. Dalam Pasal 31 huruf e menyatakan tentang pelarangan pembuangan sampah tidak pada tempat, yang telah ditentukan dan disediakan. Konsekuensi dari pelanggaraan pasal tersebut diatur oleh pasal 50 ayat 3 menyatakan setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 31 huruf e diancam pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp. 15.000.000,00 (lima belas juta rupiah). Dalam Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan telah disebutkan, bahwa setiap orang berkewajiban untuk menjaga dan melestarikan daya tarik wisata. Selain itu, setiap orang juga berkewajiban untuk ikut serta membantu terciptanya suasana aman, tertib, bersih, berperilaku santun, dan menjaga kelestarian lingkungan destinasi pariwisata.

Dalam masa liburan, ternyata 62.5% masyarakat melakukan perjalanan wisata ke destinasi wisata. Hal ini tentu saja memberikan dampak yang signifikan terhadap bertambahnya sampah selama liburan. Peningkatan jumlah wisatawan domestik menjadi naik pesat selama liburan karena 13.65 % menyatakan harga tiket murah, 74.65% menyatakan harga tiket setiap destinasi wisata di Indonesia cukup murah, dan hanya 23.4% saja yang menyatakan mahal. Harga tiket yang cukup terjangkau bagi kantung masyarakat yang menyebabkan peningkatan pesat kunjungan wisata pada masa liburan. 

Penambahan jumlah wisatawan tidak diiringi dengan penambahan tempat sampah, sehingga hal ini yang menjadi permasalahan bagi ekologi. Para wisatawan menyatakan bahwa 33.45% fasilitas jumlah tempat sampah kurang, 51.30% fasilitas jumlah tempat sampah cukup, 15.25% fasilitas jumlah tempat sampah sudah  lebih dari cukup. Kondisi ini memberikan kemungkinan sampah menjadi berceceran tidak pada tempatnya. Padahal sampah plastik sangat berbahaya bagi pencemaran air dan pencemaran tanah. Efek dari plastik berlangsung puluhan tahun. 

Berdasarkan hal ini, perlu sebuah langkah tak-tis menyesuaikan perkembangan teknologi. Terinspirasi dari langkah kota Surabaya untuk mengelola sampah di kota tersebut, dengan memberikan stimulus bagi pengguna produk plastik untuk dapat menaiki bus kota melalui pembayaran botol plastik. Dua orang petugas Bus Suroboyo, menyambut penumpang yang baru naik sembari menerima sampah plastik semisal botol air.

Penumpang Bus Suroboyo diwajibkan membayar memakai sampah plastik. Untuk sekali jalan, setiap penumpang harus menukarkan 10 gelas air kemasan plastik, atau 5 botol air kemasan plastik ukuran sedang, atau 3 botol air kemasan plastik ukuran besar. Pada awal pelaksanaannya antusiasme masyarakat menyambut program ini. Dalam perjalanan waktu, masyarakat Surabaya telah mempunyai kesadaran dalam kehidupan sehari-hari tentang pembuangan sampah plastik. Hal ini sesuai dengan Perda Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Perda Kota Surabaya Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan di Kota Surabaya, dan upaya pengendalian sampah, dan masyarakat Surabaya telah mempunyai kesadaran yang baik tentang penggunaan sampah plastik sehingga pembayaran dengan botol plastik menjadi tidak relevan.

Inspirasi sistem tersebut dapat digunakan sebagai solusi dalam menyelesaikan masalah sampah di tempat destinasi wisata. Pertama, antusiasme dalam social facilitation. Antusiasme social facilitation  adalah sebuah semangat untuk menanggapi sesuatu yang baik yaitu  pengelolaan sampah.

Manusia membutuhkan semangat dan perasaan antusias agar masyarakat dapat melakukan sesuatu  dengan sukacita. Antusiasme yang tinggi  akan memberikan energi positif yang besar kepada orang sekitarnya. Sementara itu social facilitation adalah sebuah kecenderungan orang untuk tampil berbeda, cenderung tampil lebih baik dalam tugas sederhana atau tugas-tugas yang sudah dilatihkan. Sebuah pendekatan kepada seluruh masyarakat secara halus dan diterima secara antusias dan dapat menyelesaikan permasalahan yang penting dalam mengatasi sampah di destinasi wisata. Kedua, langkah ‘KRETEKO’ yaitu sebuah langkah yang KREatif, berbasis TEKnologi, dan KO laboratif berkaitan dengan berbagai aspek. Langkah kreatif untuk mengumpulkan sampah plastik, berbasis teknologi yaitu melalui vending machine plasticpay; yaitu sebuah mesin otomatis pengumpul sampah, kolaboratif yaitu melalui mesin itu, semua orang bisa membuang sampah botol plastik yang akan dikonversikan menjadi poin. Poin yang terkumpul nantinya bisa digunakan untuk berbelanja. Poin juga bisa dikonversikan menjadi uang elektronik, seperti Gopay, OVO, Dana, LinkAja, dan InaCash.

Penempatan vending machine plasticpay membutuhkan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Pertimbangan tersebut berkaitan teknik operasional. Contohnya adalah informasi penempatan vending machine plasticpay  dan penempatan vending machine plasticpay pada spot-spot dalam destinasi wisata. Penempatan yang tepat vending machine plasticpay  sangat membantu dalam mencegah permasalahan kembali muncul. 

***

*)Oleh: Ninuk Dyah Ekowati, M.Pd. (Guru SMAK ST. HENDRIKUS SURABAYA).

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Amal yang Tak Terputus, Doa untuk Orang Tua dan Manfaatnya
    Amal yang Tak Terputus, Doa untuk Orang Tua dan Manfaatnya
    28/01/2022 - 04:03
  • Kepemimpinan Muhammadiyah Bersifat Ilahiyah
    Kepemimpinan Muhammadiyah Bersifat Ilahiyah
    28/01/2022 - 03:33
  • Enjoy a Natural Ambience of Pangandaran from Baruno Hill
    Enjoy a Natural Ambience of Pangandaran from Baruno Hill
    28/01/2022 - 02:19
  • Sambut Imlek, Nikmati Segarnya Yu Sheng di Genki Sushi Tunjungan Plaza Surabaya
    Sambut Imlek, Nikmati Segarnya Yu Sheng di Genki Sushi Tunjungan Plaza Surabaya
    28/01/2022 - 01:22
  • Fitria Puji Sikap Gotong Royong Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon
    Fitria Puji Sikap Gotong Royong Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon
    27/01/2022 - 23:12

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Kepemimpinan Muhammadiyah Bersifat Ilahiyah
    Kepemimpinan Muhammadiyah Bersifat Ilahiyah
    28/01/2022 - 03:33
  • Kepalsuan, Diracik Nama Tuhan
    Kepalsuan, Diracik Nama Tuhan
    27/01/2022 - 16:10
  • Jalan Terjal Tenaga Kerja Lulusan Baru
    Jalan Terjal Tenaga Kerja Lulusan Baru
    26/01/2022 - 18:36
  • Menyulam Demokrasi Sejuk, Menatap Pemilu Kasih Sayang
    Menyulam Demokrasi Sejuk, Menatap Pemilu Kasih Sayang
    26/01/2022 - 13:22
  • Doa Lintas Agama untuk Kepentingan Siapa?
    Doa Lintas Agama untuk Kepentingan Siapa?
    26/01/2022 - 12:34
  • Paradigma Pemikiran dan Kontinuitas Tradisi Intelektual di Pesantren
    Paradigma Pemikiran dan Kontinuitas Tradisi Intelektual di Pesantren
    26/01/2022 - 09:14
  • Makna Tanggal Pemilu 2024
    Makna Tanggal Pemilu 2024
    26/01/2022 - 08:17
  • Dibutuhkan: Guru yang Digugu dan Ditiru
    Dibutuhkan: Guru yang Digugu dan Ditiru
    24/01/2022 - 21:33

KULINER

  • Sambut Imlek, Nikmati Segarnya Yu Sheng di Genki Sushi Tunjungan Plaza Surabaya
    Sambut Imlek, Nikmati Segarnya Yu Sheng di Genki Sushi Tunjungan Plaza Surabaya
    28/01/2022 - 01:22
  • Resep Viral Tiktok, Crab Rangoon yang Gurih dan Garing
    Resep Viral Tiktok, Crab Rangoon yang Gurih dan Garing
    27/01/2022 - 10:01
  • Lezatnya Nasi Liwet Sampai Terbawa Mimpi
    Lezatnya Nasi Liwet Sampai Terbawa Mimpi
    27/01/2022 - 06:21
  • Raih Pendanaan Seri A, Perusahaan Kuliner Startup Hangry Mendarat di Surabaya
    Raih Pendanaan Seri A, Perusahaan Kuliner Startup Hangry Mendarat di Surabaya
    25/01/2022 - 14:35
  • Menu Khas Imlek, Paket Classic Chinese Bisa Jadi Pilihan 
    Menu Khas Imlek, Paket Classic Chinese Bisa Jadi Pilihan 
    25/01/2022 - 14:00