Pendidikan

Guru ASN Bersertifikasi Keluhkan Penghapusan Tunjangan Daerah, Begini Penjelasan TAPD Kota Banjar

Kamis, 06 Januari 2022 - 18:55 | 32.49k
Guru ASN Bersertifikasi Keluhkan Penghapusan Tunjangan Daerah, Begini Penjelasan TAPD Kota Banjar
Nursaadah didampingi TAPD Kota Banjar saat memberikan penjelasan terkait regulasi penghapusan PTP bagi guru ASN bersertifikasi (foto: Susi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANJAR – Menanggapi keluhan Forum Guru Bersertifikasi Kota Banjar soal penghapusan tunjangan daerah (Tunda), Tim anggaran Pemerintah Daerah yang diwakili Asda 1, Nursaadah, menyebutkan bahwa pihaknya memang telah meniadakan PTP bagi guru ASN bersertifikasi pada APBD 2022 ini.

Hal tersebut disampaikannya dalam hearing DPRD Kota Banjar hari ini di ruang rapat Paripurna, Kamis (6/1/2022).

"Tunda ini sebetulnya istilah lama sebelum Permendagri 13 Tahun 2006 tentang pengelolaan keuangan daerah di tertibkan," jelasnya.

Sejak terbit Permendagri tersebut, istilah Tunda dirubah menjadi PTP atau pertambahan penghasilan. Dalam Permendagri tersebut diamanatkan bahwa PNS diperkenankan untuk menerima tambahan penghasilan yang berdasarkan 5 kriteria.

Adapun 5 kriteria tersebut yaitu tambahan penghasilan berdasarkan beban kerja, tempat bertugas, bertugas di tempat kesulitan yang tinggi atau daerah terpencil, berdasarkan kondisi kerja, kelangkaan profesi dan prestasi kerja juga ada pertambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objektif lainnya.

Untuk pertambahan penghasilan kepada guru dulunya, kata Nursaadah, mengacu pada kriteria berdasarkan pertimbangan objektif lainnya. Namun kemudian keluar kebijakan berdasarkan Permendagri nomor 27 Tahun 2021 tentang pedoman umum penyusunan APBD Tahun 2022.

"Terkait kebijakan penyusunan APBD yang dilampirkan dalam poin F diterangkan bahwa penganggaran tambahan penghasilan pada ASN memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan memperoleh persetujuan DPRD sesuai peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Dalam Permendagri tersebut, disebutkan bahwa dana tambahan penghasilan guru ASN daerah dan tunjangan khusus guru ASN di daerah khusus yang bersumber dari APBN Tahun anggaran 2022 melalui DAK non fisik merupakan salah satu kriteria tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objektif lainnya.

Jadi, menurut pemahaman TAPD Kota Banjar, tambahan penghasilan guru berupa sertifikasi merupakan kriteria tambahan penghasilan berdasarkan pertimbangan objektif lainnya yang dibayarkannya oleh APBN melalui DAK non fisik tahun 2022.

"Karena sertifikasi tersebut masuk ke kriteria itu maka guru itu mendapatkan dua dengan kriteria yang sama dari PTP atau Tunda," urainya.

TAPD juga menelaah Permendikbud no 19 Tahun 2019 tentang petunjuk teknis tentang penyaluran tunjangan profesi, tunjangan khusus dan tambahan penghasilan guru ASN daerah pada bab 8 tentang pengembalian dan penghentian tunjangan profesi, tunjangan khusus dan tambahan penghasilan.

Dalam pasal 18 ayat 4 dinyatakan bahwa pejabat pengelolaan keuangan Pemerintah daerah dalam hal ini TAPD yang menyalurkan dan membayarkan tunjangan profesi tunjangan khusus dan tambahan penghasilan guru ASN daerah yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam peraturan Menteri ini akan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kemudian di pasal 19 ayat 1 disebutkan bahwa guru ASN daerah yang terbukti menerima tunjangan profesi, tunjangan khusus dan tambahan penghasilan yang tidak sesuai dengan peraturan Menteri ini wajib mengembalikan tunjangan yang telah diterimanya tersebut.

"Kami dengan kehati-hatian mengantisipasi terjadinya pemberian tambahan penghasilan dua kali karena apabila ada temuan akan membebankan para guru juga karena harus mengembalikannya," lanjut Nursaadah.

Bahkan, berdasarkan Permendagri nomor 77 Tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah yang menyebutkan bahwa pemberian tambahan penghasilan kepada ASN apabila tidak sesuai dengan aturan maka akan dikenakan sanksi pemotongan dana transfer umum.

"Dimana dana tersebut sebagai kehidupan kita yang dialokasikan untuk membayar gaji pegawai dan yang lainnya. Apabila kita tidak sesuai, maka selain pemotongan juga harus ada pengembalian bagi para guru yang sudah menerima," urainya.

Nursaadah menjelaskan bahwa hal inilah yang mendasari TAPD meniadakan PTP tersebut dalam APBD Tahun 2022.

Gun gun Gunawan, S Ud., selaku Ketua Komisi 3 DPRD Kota Banjar dalam hearing tersebut menerima keluhan Forum Guru Bersertifikasi tentang apa yang menjadi polemik terkait penghapusan tunjangan daerah tersebut.

 "Kami dari DPRD khususnya komisi 3 sesuai amanat Undang-undang sudah memperjuangkan bagaimana 20% dari APBN bisa di alokasikan untuk pendidikan yang kemudian melahirkan bos dan sertifikasi guru," ujarnya. 

Pihaknya akan mencoba mengundang TAPD dan perwakilan forum guru ASN bersertifikasi ini untuk berkonsultasi ke tingkat Provinsi terkait permasalahan penghapusan tunjangan daerah ini. "Apakah ini regulasi atau kemampuan keuangan daerah, ini akan di jadikan bahan DPRD untuk di konsultasikan ke tingkat provinsi," katanya. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Wali Kota Sutiaji Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 Kota Malang Berada di Sekolah
    Wali Kota Sutiaji Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 Kota Malang Berada di Sekolah
    23/01/2022 - 14:50
  • Masuk Radar Kepala Otorita Ibu Kota Negara, Ini Tanggapan Risma
    Masuk Radar Kepala Otorita Ibu Kota Negara, Ini Tanggapan Risma
    23/01/2022 - 14:43
  • Menko Perekonomian RI: Presidensi G20, Indonesia Jadi Katalis Pemulihan Ekonomi Global
    Menko Perekonomian RI: Presidensi G20, Indonesia Jadi Katalis Pemulihan Ekonomi Global
    23/01/2022 - 14:35
  • Diduga Omicron, Dinkes Kota Malang Kirim Tiga Sample WGS ke Surabaya
    Diduga Omicron, Dinkes Kota Malang Kirim Tiga Sample WGS ke Surabaya
    23/01/2022 - 14:22
  • Pasca Banjir Bandang, Pemkab Probolinggo Akan Bangun Jembatan Permanen Tahun Depan
    Pasca Banjir Bandang, Pemkab Probolinggo Akan Bangun Jembatan Permanen Tahun Depan
    23/01/2022 - 14:20

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Ratu Terakhir Kerajaan Hawai’i
    Ratu Terakhir Kerajaan Hawai’i
    23/01/2022 - 12:36
  • Belajar dari Kesabaran Megawati
    Belajar dari Kesabaran Megawati
    23/01/2022 - 08:27
  • Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa
    Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa
    22/01/2022 - 19:51
  • Keluarga Be(re)ncana
    Keluarga Be(re)ncana
    22/01/2022 - 13:45
  • Sebuah Konsep dalam Menghadapi Keberagaman di Era Disrupsi
    Sebuah Konsep dalam Menghadapi Keberagaman di Era Disrupsi
    22/01/2022 - 12:03
  • Tahun 2022, Persaingan Militer Antar Negara Akan Makin Intens
    Tahun 2022, Persaingan Militer Antar Negara Akan Makin Intens
    22/01/2022 - 11:00
  • Menempatkan Taklid Pada Tempatnya
    Menempatkan Taklid Pada Tempatnya
    21/01/2022 - 20:21
  • Undang-Undang Ibu Kota Negara, Pemerataan Ekonomi dan Pembangunan
    Undang-Undang Ibu Kota Negara, Pemerataan Ekonomi dan Pembangunan
    21/01/2022 - 19:23

KULINER

  • Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    23/01/2022 - 06:14
  • Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    23/01/2022 - 04:19
  • Kafe Kopi Siip Probolinggo Jadi Primadona Kalangan Pemuda
    Kafe Kopi Siip Probolinggo Jadi Primadona Kalangan Pemuda
    22/01/2022 - 19:15
  • Lezatnya Sarapan Pagi di Depot Bakmi Kolonel, Rajanya Bakmi di Kota Blora
    Lezatnya Sarapan Pagi di Depot Bakmi Kolonel, Rajanya Bakmi di Kota Blora
    22/01/2022 - 14:14
  • Nikmati 8 Menu Spesial Tahun Baru Imlek dari Vasa Hotel Surabaya
    Nikmati 8 Menu Spesial Tahun Baru Imlek dari Vasa Hotel Surabaya
    22/01/2022 - 11:39