Olahraga

Buka Seleksi, Lombok FC Tidak Menerima Pemain Kaleng-kaleng

Senin, 03 Januari 2022 - 10:13 | 31.56k
Buka Seleksi, Lombok FC Tidak Menerima Pemain Kaleng-kaleng
Lombok FC membuka pendaftaran seleksi pemain untuk Liga 3 NTB musim 2022. (FOTO: Humas Lombok FC)

TIMESINDONESIA, MATARAM – Animo talenta-talenta muda sepakbola untuk menjadi bagian dari skuad Lombok Football Club (Lombok FC) sungguh luar biasa. Belum genap sepekan Lombok FC membuka pendaftaran seleksi pemain untuk Liga 3 NTB musim 2022, sudah 427 pemain mendaftarkan diri.

“Kami bersyukur atas respons yang sungguh luar biasa ini. Hingga saat ini, jumlah pendaftar sudah mencapai 427 orang,” kata Juru Bicara Lombok FC Rannya Agustyra Kristiono kepada TIMES Indonesia, Senin (3/1/2022).

Selain dari Lombok dan Sumbawa, para pendaftar juga berasal dari Bandung, Bogor, Tasikmalaya, Pati, Surabaya, dan juga Bali. Mereka rata-rata adalah para pemain yang saat ini merumput di Liga 3, di sejumlah klub sepakbola yang ada di daerahnya masing-masing.

Bahkan beberapa diantaranya, datang dari klub-klub yang sekarang ini berlaga di Liga 2. Sejumlah pemain yang berasal dari beberapa klub yang baru saja selesai berlaga di Liga 3 NTB, juga telah mendaftar ikut seleksi untuk menjadi bagian dari Lombok FC.

Lombok-FC-2.jpgPresiden Lombok FC H Bambang Kristiono bersama Juru Bicara Lombok FC Rannya Agustyra Kristiono.(FOTO; Humas Lombok FC)

Rannya menuturkan, pendaftaran seleksi pemain Lombok FC masih akan dibuka hingga 10 Januari 2021 mendatang. "Memperhatikan animo dalam pendaftaran ini, manajemen Lombok FC memperkirakan, jumlah pendaftar akan mencapai 600 hingga 750 pemain," ujarnya.

Rannya menjelaskan, setelah pendaftaran ditutup, proses seleksi akan segera dimulai yang dipusatkan di tiga tempat. Untuk pemain yang berasal dari Pulau Sumbawa, proses seleksi akan dipusatkan di Kota Bima dan Sumbawa Besar.

Sementara untuk pemain yang berasal dari Pulau Lombok dan luar NTB, proses seleksi akan dipusatkan di Kota Mataram.

Nantinya, ada tiga proses tes yang akan dijalani seluruh pemain yang telah lolos proses administrasi. Mulai dari tes fisik, tes kemampuan teknik dan taktik bermain, serta tes IQ atau intelejensia. Pemain yang dicari adalah mereka yang berusia 20-30 tahun. 

Para pemain tersebut juga mesti memiliki fisik dan mental yang kuat, kemampuan tehnik dan taktik bermain sepakbola yang masih berkembang, serta memiliki loyalitas yang tinggi terhadap klub.

Seluruh hasil seleksi akan dianalisis di Laboratorium Sport Science milik Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma). Dari hasil analisis tesebut, akan dapat dimonitor dan diukur kondisi kesehatan, performa, dan juga kondisi psikologis setiap pemain.

"Kami berharap pemain yang ikut seleksi Lombok FC punya skill mumpuni. Jangan pemain yang kaleng-kaleng," ucap Dara yang masih menempuh pendidikan di Brunel University, London, Inggris ini.

Panitia seleksi akan melibatkan 5 legenda sepakbola NTB, 5 dari manajemen Lombok FC termasuk 3 pelatih yang membesut skuad utama Lombok FC, serta satu Doktor Olahraga dari Undikma. Total sebelas orang.

Proses seleksi akan berlangsung mulai 11 Januari hingga 10 Februari, sehingga pada tanggal 15 Februari 2022. Para pemain yang dinyatakan lulus seleksi sudah akan menjalani Training Center (TC) di markas Lombok FC.

Selama proses Training Center, para pemain akan mendapatkan gaji bulanan. Mereka juga akan tinggal di mess milik Lombok FC untuk memastikan mereka menerima asupan makanan yang bergizi sehingga tetap terjaga performanya di lapangan. 

Para pemain juga akan mendapatkan asuransi kesehatan, beasiswa, dan dukungan seluruh peralatan dan perlengkapan mulai dari jersey, kostum latihan, sepatu, training pack, dan transportasi.

“Untuk seluruh pendaftar, mereka akan langsung mendapatkan kostum dari Lombok FC untuk kebutuhan latihan dan kebutuhan konstum selama proses seleksi,” kata Rannya.

Sementara itu, Presiden LFC H. Bambang Kristiono alias HBK mengaku terharu melihat animo para talenta muda sepakbola NTB berbondong-bondong mendaftar ikut seleksi pemain Lombok FC. Hal ini menandakan, bahwa Lombok FC sudah on the rigt track, dalam menyiapkan diri menjadi klub sepakbola modern dan profesional.

“Lombok FC memang tidak menjadi juara di Liga 3 NTB di musim pertama. Tapi, animo yang tinggi dari para pemain ini menunjukkan bahwa mereka percaya dan menempatkan LFC sebagai klub yang memiliki masa depan cemerlang bagi perjalanan karier sepakbola mereka,” kata HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini memastikan, seluruh proses seleksi akan berjalan dengan sangat profesional dan objektif. Proses seleksi pemain ini diharapkan akan menjadi peletak dasar dan pondasi yang kokoh, yang akan ikut menentukan kiprah dan sejarah Lombok FC di masa mendatang.

“Akan menjadi sebuah kebahagiaan dan juga kebanggaan bagi kami apabila Lombok FC mampu menjadi tempat yang subur bagi bibit-bibit unggul dari talenta-talenta muda sepakbola NTB,” imbuh HBK

HBK juga mengungkapkan bahwa Pelatih Kepala Lombok FC yang merangkap Manajer Tim dipercayakan kepada legenda sepak bola Persib Bandung Ajat Sudrajat. Asisten Pelatih S.Margono dan Gerard Pangkali serta Pelatih Kiper Nanang Setiawan.

Selain tim pelatih, manajemen Lombok FC juga akan didampingi oleh 5 legenda sepakbola NTB, sebagai Tim Penasihat yang akan terus memberikan saran dan masukan-masukannya untuk kemajuan dan kejayaan Lombok FC kedepan.

"Jadi Lombok FC tidak hanya akan menjadi tempat lahirnya para pemain hebat, tapi juga akan menjadi tempat berangkatnya para pemain hebat untuk berkarir di tingkat nasional, bahkan internasional," kata HBK. (*)

 

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Hadapi Krisis Rusia - Ukraina, Amerika Serikat Siagakan 8500 Tentara
    Hadapi Krisis Rusia - Ukraina, Amerika Serikat Siagakan 8500 Tentara
    25/01/2022 - 08:01
  • Dugaan Kuat Perbudakan Modern di Rumah Mantan Bupati Langkat
    Dugaan Kuat Perbudakan Modern di Rumah Mantan Bupati Langkat
    25/01/2022 - 07:34
  • Dua Kelompok Kapal Induk AS Berlatih Tempur di Laut China Selatan
    Dua Kelompok Kapal Induk AS Berlatih Tempur di Laut China Selatan
    25/01/2022 - 07:03
  • Rasakan Lezat dan Gurihnya Soto Betawi
    Rasakan Lezat dan Gurihnya Soto Betawi
    25/01/2022 - 06:36
  • Pick Your Very Own Rambutan at Sugihan Lamongan
    Pick Your Very Own Rambutan at Sugihan Lamongan
    25/01/2022 - 05:45

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Dibutuhkan: Guru yang Digugu dan Ditiru
    Dibutuhkan: Guru yang Digugu dan Ditiru
    24/01/2022 - 21:33
  • Kebijakan Presidential Threshold Merupakan Kebebasan Pembentuk Undang-Undang
    Kebijakan Presidential Threshold Merupakan Kebebasan Pembentuk Undang-Undang
    24/01/2022 - 19:20
  • Tingkatkan Kepedulian Pada keamanan Siber
    Tingkatkan Kepedulian Pada keamanan Siber
    24/01/2022 - 14:59
  • Ratu Terakhir Kerajaan Hawai’i
    Ratu Terakhir Kerajaan Hawai’i
    23/01/2022 - 12:36
  • Belajar dari Kesabaran Megawati
    Belajar dari Kesabaran Megawati
    23/01/2022 - 08:27
  • Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa
    Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa
    22/01/2022 - 19:51
  • Keluarga Be(re)ncana
    Keluarga Be(re)ncana
    22/01/2022 - 13:45
  • Sebuah Konsep dalam Menghadapi Keberagaman di Era Disrupsi
    Sebuah Konsep dalam Menghadapi Keberagaman di Era Disrupsi
    22/01/2022 - 12:03

KULINER

  • Rasakan Lezat dan Gurihnya Soto Betawi
    Rasakan Lezat dan Gurihnya Soto Betawi
    25/01/2022 - 06:36
  • Rawon, Salah Satu Hidangan yang Terkenal di Jawa Timur
    Rawon, Salah Satu Hidangan yang Terkenal di Jawa Timur
    24/01/2022 - 00:31
  • Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    23/01/2022 - 06:14
  • Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    23/01/2022 - 04:19
  • Kafe Kopi Siip Probolinggo Jadi Primadona Kalangan Pemuda
    Kafe Kopi Siip Probolinggo Jadi Primadona Kalangan Pemuda
    22/01/2022 - 19:15