Kopi TIMES

Sengkarut Regulasi Umrah Perdana di Saudi

Jumat, 31 Desember 2021 - 08:05 | 35.43k
Sengkarut Regulasi Umrah Perdana di Saudi
H. Soenarwoto, Pimpinan Ladima Tour & Travel Madiun.

TIMESINDONESIA, MADIUNPEMERINTAH Indonesia akhirnya mengizinkan rombongan umrah perdana, Kamis (23/12/2021). Sebelumnya, pemerintah melarang rombongan umrah perdana itu berangkat lantaran ada Omicron, varian Covid-19 yang mewabah di akhir 2021 ini. Pemerintah melarang semata hanya untuk melindungi jamaah terpapar virus yang bisa merenggut jiwa. Mematikan.

Omicron memang diketahui berasal dari luar negeri. Maka, pemerintah pun melarang warganya pergi keluar negeri pada Liburan Nataru (Natal dan Tahun Baru). Itu demi mencegat dan mencegah penyebaran virus Omicron di tanah air. Tapi, sejumlah asosiasi travel umrah ngotot meminta larangan tersebut "ditinjau", khusus untuk umrah.

Pertimbangannya, ibadah umrah jauh berbeda dengan tour meski sama-sama pergi ke luar negeri. Jamaah umrah hanya pergi ke Masjidilharam dan Masjid Nabawi serta menetap di hotel. Selalu terkontrol pergerakan dan kesehatannya. Berbanding balik dengan tour, yang berpindah-pindah melihat objek wisata dan hotelnya. Saudi Arabia pun tak menganggap virus Omicron berbahaya. Sehingga tak melarang kedatangan jamaah umrah, termasuk Indonesia.

Selain itu, seluruh akomodosi dan administrasi rombongan umrah perdana sudah terpenuhi. Di antaranya tiket pesawat sudah didapat, hotel, dan visa umrah pun sudah didapat. Tinggal berangkat. Melihat semua itu pemerintah akhirnya mengizinkan rombongan umrah perdana berangkat. Namun, tetap dengan protokol kesehatan ketat. Seluruh jamaah bukan hanya sudah divaksin komplet, tapi juga dilalukan PCR dan dikarantina sebelum berangkat.

Rombongan umrah perdana pesertanya pun bukan dari masyarakat umum, melainkan pengurus asosiasi travel, para pemilik travel dan petugas travel. Karenanya, rombongan umrah perdana ini disebut "Tim Advance". Mengingat yang berangkat pengurus asosiasi travel, pemilik travel, dan petugas travel. Tujuannya bukan sekadar menjalankan ibadah, tapi lebih pada uji sistem penyelenggaraan umrah 1443 H yang masih berlangsung pandemi Covid-19. Atau melihat langsung pelaksanaan umrah di Saudi, sebelum membawa rombongan dari jamaah umum.

Dan, penerbangan rombongan umrah perdana pun mulus dari Bandara Soekarno Hatta (Soetta) ke Bandara King Abdul Aziz (KAA) Jeddah. Setiba di Jeddah rombongan umrah perdana langsung naik bus menuju kota Madinah. Itu sesuai jadwal dari muasasah dan otoritas pelaksanaan umrah di Saudi. Tapi baru satu jam melakukan perjalanan menuju Madinah, rombongan umrah "Tim Advance" diminta balik ke Jeddah lagi oleh muasasah atas perintah GACA, otoritas penerbangan sipil Saudi Arabia. Untuk dilakukan karantina lima hari di hotel di Jeddah.

Rupanya, regulasi pelaksanaan ibadah umrah antar-instansi di Saudi kini belum sinkron. Sengkarut alias tidak seirama. Yakni, kebijakan antara kementerian haji-umrah dan otoritas penerbangan sipil Saudi berbeda. Satu instansi membolehkan, dan instansi lainnya melarang. Membingungkan.

Beruntung, rombongan umrah perdana pesertanya para anggota asosiasi travel, pemilik travel, dan petugas travel. Mereka tidak kaget dengan peraturan yang mendadak berubah. Sebab , peraturan mendadak berubah atau buka tutup itu sudah biasa dan kerap terjadi di Saudi. Mafhum, karena setiap saat kondisi di lapangan --dalam pelaksanaan ibadah haji atau umrah yang melibatkan ribuan hingga jutaan jamaah itu-- memang sering terjadi perubahan.

"Jika masyarakat umum yang berangkat umrah, sudah pasti akan uring-uringan dan protes kepada travel. Jamaah umumnya tidak memahami dan tidak mau tahu akan kondisi di Saudi yang tak menentu kebijakannya itu. Malah jamaah bisa marah-marah," kata pemilik travel yang ikut rombongan umrah perdana.

Apalagi, karantina selama lima hari di hotel Jeddah itu atas biaya sendiri. Biayanya mencapai Rp6,8 juta per orang. Jika peserta umrah masyarakat umum, apa ya mungkin semua bersedia membayar biaya karantina sebesar Rp6,8 juta itu. Jamaah pasti keberatan, biaya karantina di Saudi itu besar, mendadak lagi. "Apalagi nanti pulang umrah di Indonesia akan dikarantina selama 10 hari dengan biaya sendiri sekitar Rp9 juta ," ungkap pemilik travel.

Di Saudi itu pun masih biaya karantina selama lima hari. Tidak ada yang terpapar Covid-19. Jika di antara peserta yang terpapar Covid-19, maka akan lebih lama lagi masa karantinanya. Tentu itu akan menambah biaya lagi bagi peserta umrah. Padahal, sebelumnya tidak ada aturan atau ketentuan peserta umrah dikarantina selama lima hari di Saudi.

Diketahui selama ini Saudi merilis, bahwa peserta umrah setiba Saudi akan dikarantina hanya tiga hari. Itu pun bagi mereka yang memakai vaksin Sinovac dan Sinopharm. Sedang mereka yang memakai vaksin Moderna, Astrazeneca, Pfizer dan Jhonson&Jhonson tidak dikarantina. Tapi, buktinya dalam rombongan umrah perdana ini tak berlaku kebijakan tersebut. Semua pengguna vaksin yang berbeda diberlakukan sama. Semua dikarantina.

Itulah kebijakan Saudi yang terjadi. Seenaknya, tak konsisten dan suka berubah-ubah, apalagi di musim pandemi Covid-19 ini. Kiranya itulah yang membuat kami tak ngotot ikut berangkat umrah perdana pasca pelaksanaan umrah dibuka lagi. Kami berangkat umrah nanti jika kondisi dan situasi sudah benar-benar normal.

***

*) Oleh: H. Soenarwoto, Pimpinan Ladima Tour & Travel Madiun.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Gus Muhaimin Kembali di Deklarasikan Capres 2024, Kali Ini di Kalimantan
    Gus Muhaimin Kembali di Deklarasikan Capres 2024, Kali Ini di Kalimantan
    23/01/2022 - 13:00
  • Menghadap PBNU, Ketua PCNU Banyuwangi Dibekali Sarung
    Menghadap PBNU, Ketua PCNU Banyuwangi Dibekali Sarung
    23/01/2022 - 12:53
  • Peringati Hari Patriotik, Wakil Wali Kota Gorontalo Lepas Parade Abang Bentor
    Peringati Hari Patriotik, Wakil Wali Kota Gorontalo Lepas Parade Abang Bentor
    23/01/2022 - 12:44
  • SBY: Saya Sudah di Tanah Air, Operasi Berjalan dengan Baik
    SBY: Saya Sudah di Tanah Air, Operasi Berjalan dengan Baik
    23/01/2022 - 12:36
  • Ratu Terakhir Kerajaan Hawai’i
    Ratu Terakhir Kerajaan Hawai’i
    23/01/2022 - 12:36

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Ratu Terakhir Kerajaan Hawai’i
    Ratu Terakhir Kerajaan Hawai’i
    23/01/2022 - 12:36
  • Belajar dari Kesabaran Megawati
    Belajar dari Kesabaran Megawati
    23/01/2022 - 08:27
  • Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa
    Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa
    22/01/2022 - 19:51
  • Keluarga Be(re)ncana
    Keluarga Be(re)ncana
    22/01/2022 - 13:45
  • Sebuah Konsep dalam Menghadapi Keberagaman di Era Disrupsi
    Sebuah Konsep dalam Menghadapi Keberagaman di Era Disrupsi
    22/01/2022 - 12:03
  • Tahun 2022, Persaingan Militer Antar Negara Akan Makin Intens
    Tahun 2022, Persaingan Militer Antar Negara Akan Makin Intens
    22/01/2022 - 11:00
  • Menempatkan Taklid Pada Tempatnya
    Menempatkan Taklid Pada Tempatnya
    21/01/2022 - 20:21
  • Undang-Undang Ibu Kota Negara, Pemerataan Ekonomi dan Pembangunan
    Undang-Undang Ibu Kota Negara, Pemerataan Ekonomi dan Pembangunan
    21/01/2022 - 19:23

KULINER

  • Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    23/01/2022 - 06:14
  • Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    23/01/2022 - 04:19
  • Kafe Kopi Siip Probolinggo Jadi Primadona Kalangan Pemuda
    Kafe Kopi Siip Probolinggo Jadi Primadona Kalangan Pemuda
    22/01/2022 - 19:15
  • Lezatnya Sarapan Pagi di Depot Bakmi Kolonel, Rajanya Bakmi di Kota Blora
    Lezatnya Sarapan Pagi di Depot Bakmi Kolonel, Rajanya Bakmi di Kota Blora
    22/01/2022 - 14:14
  • Nikmati 8 Menu Spesial Tahun Baru Imlek dari Vasa Hotel Surabaya
    Nikmati 8 Menu Spesial Tahun Baru Imlek dari Vasa Hotel Surabaya
    22/01/2022 - 11:39