Kopi TIMES

Pentingnya Menjaga Kerahasiaan Informasi Pasien

Rabu, 22 Desember 2021 - 15:35 | 32.08k
Pentingnya Menjaga Kerahasiaan Informasi Pasien
Penulis, Puspitowarno, adalah mahasiswa Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Rahasia kedokteran berkaitan erat dengan hak asasi manusia, seperti tertulis dalam United Nation Declaration of Human Right pada tahun 1984 yang intinya menyatakan bahwa, “Setiap manusia berhak dihargai, diakui, dihormati sebagai manusia dan diperlakukan secara manusiawi, sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan”.

Oleh karena itu, dalam pelaksanaan asuhan keperawatan pasien saat menyampaikan keluhan jasmani dan rohaninya kepada tenaga kesehatan yang merawat, tidak boleh merasa khawatir bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan keadaannya akan disampaikan kepada orang lain oleh dokter yang merawat ataupun oleh petugas kesehatan yang bekerja sama dengan dokter tersebut.

Perkembangan kehidupan dalam masyarakat akhir-akhir ini cenderung membicarakan masalah dunia kedokteran. Bidang kedokteran maupun keperawatan sebagai profesi merupakan suatu profesi kepercayaan dan dianggap sebagai profesi yang mulia. Oleh karena itu, pekerjaan yang dilakukan oleh seorang dokter maupun perawat membutuhkan suatu ketelitian yang tinggi dan dapat berakibat fatal.

Namun seorang dokter maupun perawat hanyalah manusia biasa yang tidak akan mungkin luput dari kesalahan baik yang dilakukan dalam kehidupan sosialnya sebagai anggota masyarakat maupun dalam melakukan tugas profesinya sebagai seorang dokter maupun perawat. Kini profesi kedokteran maupun keperawatan mulai dimasuki oleh beberapa unsur hukum di dalamnya.

Mengingat karena kebutuhan yang mendesak akan adanya perlindungan hukum untuk pasien yaitu mendapat penjelasan dan persetujuan merupakan hak pasien yang dilindungi oleh undang-undang sebagaimana tercantum dalam pasal 45 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran, yang menyatakan bahwa “Setiap tindakan kedokteran atau kedokteran gigi yang akan dilakukan oleh dokter atau dokter gigi terhadap pasien harus mendapat persetujuan dari pasien dan diberikan setelah pasien mendapat penjelasan secara lengkap”.

Rahasia kedokteran atau rahasia medis, yang juga tercatat dalam rekam medis, mungkin dalam sebagian besar masyarakat di Indonesia tidak dipersoalkan oleh karena sepanjang kebutuhan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang diinginkan telah di penuhi maka hal yang lain tidak lagi menjadi persoalan.

Namun demikian, hal ini merupakan salah satu masalah yang terjadi pada tenaga kesehatan pada umumnya. Di satu sisi tenaga kesehatan diharuskan menjaga rahasia pasiennya, di sisi lain oleh karena faktor sosial budaya dimana satu orang anggota keluarga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suatu keluarga keseluruhan, maka jika seorang anggota keluarga sakit, akan juga menjadi persoalan bagi seluruh keluarga, sehingga semua anggota keluarga, saudara-saudara bahkan tetangganya pun dapat bertanya kepada dokter untuk mengetahui penyakit yang diderita oleh pasien tersebut. 

Pada pasien yang rawat jalan, penjelasan dokter kepada keluarga pasien diperlukan agar dapat merawat pasien dirumah. Penjelasan diberikan dengan seizin pasien dan dokter tetap memegang rahasia pasiennya. Pada pasien rawat inap, dokter dengan seizin pasien boleh menjelaskan penyakit pasiennya kepada orang lain tanpa harus mengobral informasi yang dimiliki.

Dokter sebagai orang yang diberikan kepercayaan oleh pasien harus menerangkan secara hati-hati. Namun perlu ketegasan dalam penolakan terhadap permintaan keluarga sehubungan dengan hal-hal yang menjadi rahasia pasien. Sesuai dengan ketentuan dalam Surat Keputusan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Nomor 221 Tahun 2002 Tentang Penerapan Kode Etik Kedokteran Indonesia pada pasal 12 yang menyatakan bahwa, “Seorang dokter wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang seorang pasien, karena kepercayaan yang telah diberikan kepadanya bahkan juga setelah pasien meninggal”. 

Sedangkan etika itu sendiri mengandung arti “yang baik, yang layak”. Ini merupakan norma-norma, nilai-nilai atau pola tingkah laku kelompok profesi tertentu dalam memberikan pelayanan jasa kepada masyarakat. Di luar hal di atas kerahasiaan pasien tidak dapat diungkapkan. Bahkan para dokter dan pihak Rumah Sakit diharuskan melakukan daya upaya untuk menjaga kerahasian pasien semaksimal mungkin.

Rahasia kedokteran berkaitan erat dengan riwayat pasien, yang bukan saja di pegang oleh seorang dokter, tetapi juga di pegang oleh tenaga kesehatan lainya. Tenaga kesehatan menurut pasal 2 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 Tentang Tenaga Kesehatan, yaitu “Tenaga kesehatan terdiri dari tenaga medis, tenaga keperawatan, tenaga kefarmasian, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga gizi, tenaga keterapian fisik, tenaga keteknisian medis.” 

Sehingga menurut pasal di atas dan terkait dengan kasus yang telah saya jabarkan seharusnya “tenaga kesehatan” tersebut selaku tim medis menyadari kewajibannya untuk menjaga rahasia pasiennya, agar tidak semudah itu membuka atau menyampaikan rahasia pasiennya kepada orang lain tanpa seizin pasien yang bersangkutan. 

Jika hal tersebut dilanggar oleh seorang dokter maka harus dibuktikan terlebih dahulu adanya kesalahan atas perbuatan pidana yang dinilai sebagai suatu pelanggaran atau kejahatan baik yang dilakukan dengan sengaja atau karena suatu kelalaian. Pelanggaran wajib simpan kedokteran disini dimaksudkan sebagai suatu perbuatan malpraktek karena pelanggaran tersebut merupakan suatu kesalahan profesi dari seorang tenaga kesehatan, yang diartikan sebagai suatu perbuatan membocorkan rahasia kedokteran yang termasuk perbuatan medical practice dan atas pelanggaran tersebut dapat diminta pertanggungjawaban profesi dari seorang dokter maupun seorang tenaga kesehatan. 

Semua rahasia medis yang tertuang dalam rekam medik adalah menjadi hak sepenuhnya dari pasien yang bersangkutan dan oleh sebab itu maka berkas rekam medik perlu di jaga kerahasiaanya agar tidak dengan mudah di baca oleh pihak-pihak yang tidak berkompeten untuk mengetahui rahasia medis pasien tersebut.

Di beberapa negara yang menganut kebebasan mutlak melaksanakan perlindungan rahasia medik dengan sangat ketat, sehingga rekam medik menjadi sangat konfidensial. Sebegitu ketatnya perlindungan rahasia medis tersebut, terkadang sampai pasien meninggalpun rahasianya tetap tersimpan rapi. 

Telaah dari permasalahan di atas maka seseorang yang berprofesi tenaga kesehatan memiliki dua sisi yang bersimpangan dalam menjalankan profesinya tersebut, di mana di satu sisi memiliki kewajiban untuk menjaga rahasia dari pasien yang diperiksanya, namun disisi lain juga  harus memberi informasi tentang pasiennya karena faktor sosial budaya dimana di Indonesia masih kuat rasa kekeluarganya. (*)

*) Penulis, Puspitowarno, adalah mahasiswa Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Hadapi Krisis Rusia - Ukraina, Amerika Serikat Siagakan 8500 Tentara
    Hadapi Krisis Rusia - Ukraina, Amerika Serikat Siagakan 8500 Tentara
    25/01/2022 - 08:01
  • Dugaan Kuat Perbudakan Modern di Rumah Mantan Bupati Langkat
    Dugaan Kuat Perbudakan Modern di Rumah Mantan Bupati Langkat
    25/01/2022 - 07:34
  • Dua Kelompok Kapal Induk AS Berlatih Tempur di Laut China Selatan
    Dua Kelompok Kapal Induk AS Berlatih Tempur di Laut China Selatan
    25/01/2022 - 07:03
  • Rasakan Lezat dan Gurihnya Soto Betawi
    Rasakan Lezat dan Gurihnya Soto Betawi
    25/01/2022 - 06:36
  • Pick Your Very Own Rambutan at Sugihan Lamongan
    Pick Your Very Own Rambutan at Sugihan Lamongan
    25/01/2022 - 05:45

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Dibutuhkan: Guru yang Digugu dan Ditiru
    Dibutuhkan: Guru yang Digugu dan Ditiru
    24/01/2022 - 21:33
  • Kebijakan Presidential Threshold Merupakan Kebebasan Pembentuk Undang-Undang
    Kebijakan Presidential Threshold Merupakan Kebebasan Pembentuk Undang-Undang
    24/01/2022 - 19:20
  • Tingkatkan Kepedulian Pada keamanan Siber
    Tingkatkan Kepedulian Pada keamanan Siber
    24/01/2022 - 14:59
  • Ratu Terakhir Kerajaan Hawai’i
    Ratu Terakhir Kerajaan Hawai’i
    23/01/2022 - 12:36
  • Belajar dari Kesabaran Megawati
    Belajar dari Kesabaran Megawati
    23/01/2022 - 08:27
  • Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa
    Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa
    22/01/2022 - 19:51
  • Keluarga Be(re)ncana
    Keluarga Be(re)ncana
    22/01/2022 - 13:45
  • Sebuah Konsep dalam Menghadapi Keberagaman di Era Disrupsi
    Sebuah Konsep dalam Menghadapi Keberagaman di Era Disrupsi
    22/01/2022 - 12:03

KULINER

  • Rasakan Lezat dan Gurihnya Soto Betawi
    Rasakan Lezat dan Gurihnya Soto Betawi
    25/01/2022 - 06:36
  • Rawon, Salah Satu Hidangan yang Terkenal di Jawa Timur
    Rawon, Salah Satu Hidangan yang Terkenal di Jawa Timur
    24/01/2022 - 00:31
  • Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    23/01/2022 - 06:14
  • Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    23/01/2022 - 04:19
  • Kafe Kopi Siip Probolinggo Jadi Primadona Kalangan Pemuda
    Kafe Kopi Siip Probolinggo Jadi Primadona Kalangan Pemuda
    22/01/2022 - 19:15