Olahraga

Wow, Ajang World Surf League Championship Tour akan Digelar di Banyuwangi

Rabu, 08 Desember 2021 - 15:30 | 31.42k
Wow, Ajang World Surf League Championship Tour akan Digelar di Banyuwangi
Ilsutrasi - Surfing (Foto: Kemenparekraf RI)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Ajang selancar paling bergengsi di dunia, World Surf League Championship Tour, bakal dihelat di Banyuwangi, Mei-Juni 2022.

Persiapan ajang dengan social media engagement terbesar ketiga di dunia setelah NBA dan NFL (American football) itu terus dimatangkan.

“Ini akan menjadi salah satu instrumen pemulihan ekonomi, milestone untuk bangkitnya pariwisata. Banyuwangi siap menjadi tuan rumah,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

“Kami menyambut dengan antusias event ini. Sebagai salah satu ajang internasional yang mendapatkan perhatian luas dari seluruh dunia, ini tentu akan menjadi momentum penting bagi dunia pariwisata nasional, khususnya Banyuwangi,” imbuh Ipuk.

Hadir dalam rapat tersebut Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kemenkomarves, Kosmas Harefa, yang diikuti oleh lintas kementerian dan lembaga serta pihak terkait. Ada pula perwakilan Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), dan planning events international World Surf League Championship Tour, Tim Hain.

World Surf League Championship Tour sendiri merupakan ajang yang memiliki peminat yang sangat tinggi.

Persiapan World Surf League Championship Tour

“Engagement sosial medianya no 3 setelah NBA dan NFL, masih di atas MotoGP yang rangking 9. Ini akan menjadi sarana promosi yang tinggi bagi tempat penyelenggaranya,” terang Planning and Development PSOI Anggi Yuhista.

Begitu pula dengan kunjungan wisata dan dampak ekonomi yang ditimbulkannya. Menurut hasil riset PSOI terhadap penyelenggaraan World Surf League Championship Tour di beberapa tahun pada tahun-tahun sebelumnya, ada lonjakan kunjungan wisatawan pada tempat-tempat penyelenggaraan tersebut.

“Dari riset yang kami lakukan, di tempat yang menjadi tuan rumah World Surf League Championship Tour ini, setiap tahunnya terjadi lonjakan konstan kunjungan wisatawan antara 80 sampai 90 persen. Rata-rata lama menginap mereka sampai sembilan hari dan membelanjakan uang sebesar US$ 777 setiap orangnya,” terang Anggi.

Selama pandemi ini, lanjut Anggi, di Indonesia memang terjadi penurunan jumlah kunjungan wisatawan dari kalangan peselancar. Pada 2020 kemarin, hanya ada 233 ribu wisatawan.

Turun sampai 84, 26 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisatawan peselancar di tahun sebelumnya. Dari penurunan tersebut, diperkirakan ada US$ 973 juta potensi ekonomi yang hangus.

G-Land-Banyuwangi.jpgG-Land atau Pantai Plengkung Banyuwangi, Jawa Timur. (Foto: Kemenparekraf RI)

“Pandemi dalam satu tahun terakhir ini, memang cukup membuat kunjungan wisatawan dari kalangan surfer menurun drastis. Namun, kami yakin, dengan kembali digelarnya World Surf League Championship Tour tahun depan di Banyuwangi akan kembali mengerek kunjungan wisata sekaligus menaikkan perputaran ekonomi,” papar Anggi.

Sejatinya, Banyuwangi telah disiapkan menjadi tuan rumah World Surf League Championship Tour pada tahun 2020 lalu. Abdullah Azwar Anas yang menjabat Bupati Banyuwangi pada tahun 2019 telah bertemu dengan perwakilan World Surf League Championship Tour membahas segala persiapannya . Namun, event tersebut gagal dihelat karena situasi pandemi yang tidak memungkinkan.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kemenkomarves, Kosmas Harefa, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi instensif untuk menyukseskan agenda tersebut. 

“Kita terus matangkan persiapannya. Kami minta semua pihak terkait bergerak cepat menyiapkan berbagai kebutuhan sesuai dengan regulasi yang ada,” ujar Kosmas.

Menurut Kosmas tren pariwisata ke depan telah berubah, dari yang crowd tourism menuju pariwisata yang berkualitas. Kita mendukung setiap kegiatan yang mengarah pada wisata friendly, green dan eco tourism, termasuk sport tourism kejuaraan selancar ini.

Persiapan World Surf League Championship Tour a

“Saat ini kita tidak berpegang pada kuantitas tapi pariwisata yang berkualitas. Para penggemar olahraga surfing ini sangat dikenal sebagai wisatawan yang spending dan length of stay-nya tinggi. Maka sport tourism seperti surfing ini kita dorong penuh. Apalagi daerah penyelenggaranya juga memiliki komitmen yang tinggi pula seperti Banyuwangi ini. Akan kita dukung penuh karena manfaatnya,” kata Kosmas.   

Selain pihak World Surf League Championship Tour dan PSOI, Kemenkomarvest juga terus melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga negara terkait. Mulai dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian PUPR, Keimigrasian dan lain sebagainya.

"Kami target paling lambat akhir April 2022 semua beres,” ungkap Kosmas.

World Surf League Championship Tour rencananya digelar pada 28 Mei – 6 Juni 2022 di Pantai Plengkung atau yang biasa dikenal dengan G-Land. Pantai yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo itu telah dikenal cukup lama di kalangan peselancar.

Bahkan, pada dekade 80-an ditetapkan sebagai salah satu dari 10 pantai yang memiliki ombak terbaik bagi olahraga surfing di seluruh dunia.

Menurut Ketua Umum PSOI, Arya Sena Subyakto, rekor ombak G-Land dalam menghadirkan angka sempurna bagi para peselancar masih belum dipecahkan di tempat lain.

“Antara 1995-1996, pernah digelar kejuaraan surfing di G-Land yang berhasil menghadirkan 10 kali angka sempurna dalam satu kejuaraan karena tak lepas dari faktor ombak di G Land. Sampai saat ini rekor tersebut masih belum ada yang menandingi. Bahkan di Pantai Hawai sekalipun,” terangnya.

Daya jual ini, dipercaya bisa menjadi magnet bagi para peselancar di seluruh dunia untuk hadir di World Surf League Championship Tour Banyuwangi. “Sudah barang tentu, ini akan menjadi daya tarik bagi para peselancar seluruh dunia untuk menjajal keistimewaan ombak G-Land, Banyuwangi,” pungkasnya. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Rekomendasi Kafe Tempat Nongkrong di Malang yang Kekinian
    Rekomendasi Kafe Tempat Nongkrong di Malang yang Kekinian
    17/01/2022 - 05:11
  • The Myth Lies Behind Mount Bromo
    The Myth Lies Behind Mount Bromo
    17/01/2022 - 04:37
  • Uniknya Rasa Mie Aceh Bikin Mulut Ketagihan
    Uniknya Rasa Mie Aceh Bikin Mulut Ketagihan
    17/01/2022 - 03:35
  • Ketika Kids Cooking Class Luminor Hotel Beraksi, Mereka Bikin Gemas
    Ketika Kids Cooking Class Luminor Hotel Beraksi, Mereka Bikin Gemas
    17/01/2022 - 02:31
  • Menikmati Sejuknya Pemandangan Alam Danau Toba
    Menikmati Sejuknya Pemandangan Alam Danau Toba
    17/01/2022 - 01:23

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Riset dan Inovasi
    Riset dan Inovasi
    15/01/2022 - 19:29
  • "Logika" Sosial BRIN dan Megawati
    15/01/2022 - 18:27
  • Perilaku Bermedia Generasi Produktif di Era Digital
    Perilaku Bermedia Generasi Produktif di Era Digital
    15/01/2022 - 17:00
  • Menyoal Spirit Perda Bantuan Hukum Kota Malang
    Menyoal Spirit Perda Bantuan Hukum Kota Malang
    15/01/2022 - 16:01
  • Bagaimana Memberi Memotivasi yang Tepat?
    Bagaimana Memberi Memotivasi yang Tepat?
    15/01/2022 - 08:45
  • Kontestasi Politik Ajang Pemilu 2024
    Kontestasi Politik Ajang Pemilu 2024
    14/01/2022 - 16:35
  • Membumikan Literasi Menuju Bondowoso Tape Emas
    Membumikan Literasi Menuju Bondowoso Tape Emas
    14/01/2022 - 13:42
  • Konsep Akal dalam Perspektif Muhamad Abduh
    Konsep Akal dalam Perspektif Muhamad Abduh
    14/01/2022 - 11:08

KULINER

  • Uniknya Rasa Mie Aceh Bikin Mulut Ketagihan
    Uniknya Rasa Mie Aceh Bikin Mulut Ketagihan
    17/01/2022 - 03:35
  • Ini Dia 5 Makanan Khas di Malang yang Enak dan Populer
    Ini Dia 5 Makanan Khas di Malang yang Enak dan Populer
    16/01/2022 - 09:54
  • Mie Gragas, Salah Satu Tujuan Pecinta Kuliner di Sidoarjo
    Mie Gragas, Salah Satu Tujuan Pecinta Kuliner di Sidoarjo
    15/01/2022 - 15:19
  • Kuliner Unik di Gresik, Mie Ayam Disajikan di Wajan
    Kuliner Unik di Gresik, Mie Ayam Disajikan di Wajan
    14/01/2022 - 17:01
  • Nikmati Korean Street Food di Favehotel Rungkut Surabaya
    Nikmati Korean Street Food di Favehotel Rungkut Surabaya
    14/01/2022 - 08:55