Peristiwa Internasional

Aung San Suu Kyi Divonis Empat Tahun Penjara karena Melanggar Pembatasan Covid-19

Senin, 06 Desember 2021 - 15:29 | 24.20k
Aung San Suu Kyi Divonis Empat Tahun Penjara karena Melanggar Pembatasan Covid-19
Aung San Suu Kyi, 76, (FOTO: Reuters)
Pewarta: | Editor: Widodo Irianto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pemimpin Myanmar terguling, Aung San Suu Kyi dijatuhi hukuman empat tahun penjara, Senin (6/12/2021) siang atas tuduhan penghasutan dan melanggar pembatasan Covid-19.

Ini merupakan vonis pertama dari serangkaian tuduhan yang bisa memenjarakannya seumur hidup.

Dilansir BBC, kelompok hak asasi amnesty menyebut tuduhan itu palsu, dengan mengatakan itu adalah contoh terbaru dari tekad militer untuk melenyapkan semua oposisi dan mencekik kebebasan di Myanmar.

Aung San Suu Kyi dinyatakan bersalah atas tuduhan menghasut perbedaan pendapat dan melanggar aturan Covid-19 di bawah undang-undang bencana alam.

Suu Kyi menghadapi total 11 dakwaan, yang secara luas dikecam sebagai tidak adil, dan dia telah membantah semua tuduhan itu

Aung San Suu Kyi berada di bawah tahanan rumah sejak kudeta militer pada Februari 2021 yang menggulingkan pemerintah sipil terpilihnya. Tidak jelas kapan atau apakah Suu Kyi akan ditempatkan di penjara.

Terdakwa lainnya, Win Myint, mantan presiden Myanmar dan sekutu partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Suu Kyi, juga dipenjara pada hari Senin selama empat tahun dengab tuduhan yang sama.

Wanita berusia 76 tahun itu telah "dianiaya" dengan berbagai tuduhan, termasuk beberapa tuduhan korupsi dan melanggar undang-undang rahasia resmi.

Dalam satu kasus, Suu Kyi dihukum karena melanggar pembatasan Covid-19 hanya karena melambai pada sekelompok pendukung selama kampanye pemilihan tahun lalu sambil mengenakan masker dan pelindung wajah.

Di sisi lain dia dinyatakan bersalah karena menghasut kerusuhan untuk sebuah pernyataan yang menyerukan penentangan publik terhadap kudeta, padahal yang mengeluarkan pernyataan adalah partainya setelah dia ditahan.

Pengacara Suu Kyi, yang menjadi satu-satunya sumber informasi tentang proses hukum, juga telah diberi perintah pembungkaman yang melarang mereka untuk memberikan informasi.

Sedikit yang terlihat atau terdengar tentang dia selain dari penampilannya di pengadilan yang singkat.

Seorang juru bicara Pemerintah Persatuan Nasional yang baru dibentuk, sebuah kelompok yang terdiri dari tokoh-tokoh pro-demokrasi dan penentang kudeta, sebelumnya mengatakan kepada BBC bahwa Suu Kyi sedang berjuang.

"Dia tidak baik-baik saja... jenderal militer sedang mempersiapkan 104 tahun hukuman untuknya di penjara. Mereka ingin dia mati di penjara," kata Dr Sasa.

Militer telah merebut kekuasaan dengan tuduhan kecurangan pemilih dalam pemilihan umum yang diadakan tahun lalu di mana NLD menang telak.

Namun, pemantau pemilu independen mengatakan pemilu itu sebagian besar bebas dan adil.

Kudeta tersebut memicu demonstrasi yang meluas dan militer Myanmar telah menindak pengunjuk rasa, aktivis, dan jurnalis pro-demokrasi.

Aung San Suu Kyi adalah satu dari lebih dari 10.600 orang yang telah ditangkap oleh junta sejak Februari, dan setidaknya 1.303 lainnya tewas dalam demonstrasi di Myanmar, menurut kelompok pemantau Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Bendungan Sepaku Semoi Penuhi Kebutuhan Air Bersih di IKN Nusantara
    Bendungan Sepaku Semoi Penuhi Kebutuhan Air Bersih di IKN Nusantara
    27/01/2022 - 19:12
  • Kunjungi Titik Nol IKN Nusantara, Ketua MPR RI: Pemindahan Ibu Kota Sudah Tepat
    Kunjungi Titik Nol IKN Nusantara, Ketua MPR RI: Pemindahan Ibu Kota Sudah Tepat
    27/01/2022 - 19:05
  • Soal Izin Pertambangan, Bupati Morowali Mengaku Tandatangannya Dipalsukan
    Soal Izin Pertambangan, Bupati Morowali Mengaku Tandatangannya Dipalsukan
    27/01/2022 - 18:53
  • Selama Tahun 2021, 3 Juta Lebih Wisatawan Kunjungi Kota Cirebon
    Selama Tahun 2021, 3 Juta Lebih Wisatawan Kunjungi Kota Cirebon
    27/01/2022 - 18:46
  • Audiensi dengan Wabup Malang, Begini Harapan Pengurus ESI Kabupaten Malang
    Audiensi dengan Wabup Malang, Begini Harapan Pengurus ESI Kabupaten Malang
    27/01/2022 - 18:38

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Kepalsuan, Diracik Nama Tuhan
    Kepalsuan, Diracik Nama Tuhan
    27/01/2022 - 16:10
  • Jalan Terjal Tenaga Kerja Lulusan Baru
    Jalan Terjal Tenaga Kerja Lulusan Baru
    26/01/2022 - 18:36
  • Menyulam Demokrasi Sejuk, Menatap Pemilu Kasih Sayang
    Menyulam Demokrasi Sejuk, Menatap Pemilu Kasih Sayang
    26/01/2022 - 13:22
  • Doa Lintas Agama untuk Kepentingan Siapa?
    Doa Lintas Agama untuk Kepentingan Siapa?
    26/01/2022 - 12:34
  • Paradigma Pemikiran dan Kontinuitas Tradisi Intelektual di Pesantren
    Paradigma Pemikiran dan Kontinuitas Tradisi Intelektual di Pesantren
    26/01/2022 - 09:14
  • Makna Tanggal Pemilu 2024
    Makna Tanggal Pemilu 2024
    26/01/2022 - 08:17
  • Dibutuhkan: Guru yang Digugu dan Ditiru
    Dibutuhkan: Guru yang Digugu dan Ditiru
    24/01/2022 - 21:33
  • Kebijakan Presidential Threshold Merupakan Kebebasan Pembentuk Undang-Undang
    Kebijakan Presidential Threshold Merupakan Kebebasan Pembentuk Undang-Undang
    24/01/2022 - 19:20

KULINER

  • Resep Viral Tiktok, Crab Rangoon yang Gurih dan Garing
    Resep Viral Tiktok, Crab Rangoon yang Gurih dan Garing
    27/01/2022 - 10:01
  • Lezatnya Nasi Liwet Sampai Terbawa Mimpi
    Lezatnya Nasi Liwet Sampai Terbawa Mimpi
    27/01/2022 - 06:21
  • Raih Pendanaan Seri A, Perusahaan Kuliner Startup Hangry Mendarat di Surabaya
    Raih Pendanaan Seri A, Perusahaan Kuliner Startup Hangry Mendarat di Surabaya
    25/01/2022 - 14:35
  • Menu Khas Imlek, Paket Classic Chinese Bisa Jadi Pilihan 
    Menu Khas Imlek, Paket Classic Chinese Bisa Jadi Pilihan 
    25/01/2022 - 14:00
  • Gurihnya Rujak Cingur dan Segarnya Cocopandan Ijen Suites Resort & Convention
    Gurihnya Rujak Cingur dan Segarnya Cocopandan Ijen Suites Resort & Convention
    25/01/2022 - 13:13