Wisata

Patok Kayu di Taman Tjimanoek, Dulunya Sebagai Penanda Wilayah Indramayu

Selasa, 30 November 2021 - 14:58 | 20.85k
Patok Kayu di Taman Tjimanoek, Dulunya Sebagai Penanda Wilayah Indramayu
Patok kayu jati di Taman Tjimanoek Indramayu.(Foto: Muhamad Jupri/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, INDRAMAYU – Sebuah patok kayu berukuran sekitar 50-60 cm, teronggok di Taman Tjimanoek Indramayu. Lalu lalang pengunjung di taman tersebut, sama sekali tak ada ketertarikan pada patok kayu tersebut. Padahal, patok kayu tersebut merupakan tonggak sejarah perjalanan Indramayu sejak masa lalu.

Tak ada papan nama maupun penunjuk di sekitar patok. Hanya ada rantai yang menjadi pemisah antara jalan setapak bagi pengunjung dengan patok. Selain itu, bagian patok diberi alas agar posisinya lebih tinggi.

Menurut Ketua Yayasan Indramayu Historia, Nang Sadewo, patok kayu jati tersebut dulunya merupakan sebuah tiang bendera, yang menjadi penanda wilayah Indramayu. Patok tersebut sudah ada sejak zaman VOC Belanda dulu, di mana Bandar Cimanuk masih menjadi pusat perniagaan di Indramayu.

Bandar Cimanuk sendiri merupakan pusat niaga pada masa VOC Belanda dulu. Di sini, banyak hilir mudik kapal-kapal perniagaan yang berdatangan. Kapal-kapal tersebut datang dari berbagai daerah di belahan dunia.

Nang Sadewo menjelaskan, patok tersebut merupakan penanda peta untuk memberi tahu, bahwa kapal-kapal niaga yang datang membawa dan mengangkut hasil bumi, sudah sampai di Indramayu. Usianya sendiri, diperkirakan sekitar 1680an.

"Kalau dilihat dari aktivitas ekonomi Sungai Cimanuk ini, itu dimulai sekitar 1680-an atau 1700 kemudian ditata menjadi kota sekitar tahun 1800-an menuju awal 1900," jelasnya, Selasa (30/11/2021).

Dulunya, lanjut Nang Sadewo, kayu jati tersebut berukuran normalnya tiang bendera. Namun, lama kelamaan terjadi pelapukan akibat termakan usia, hingga menjadi pendek.

Sayangnya, sekitar tahun 2002, patok kayu bersejarah tersebut dibakar oleh massa, lantaran alasan yang tidak jelas. Hingga akhirnya, pihaknya melakukan upaya penyelamatan agar salah satu benda peninggalan sejarah tersebut tidak hilang, dengan meminta pemerintah melakukan restorasi.

"Restorasi replika patok jati itu kemudian dilakukan pada tahun 2015, dibuat persis seperti aslinya dan diletakkan di atas patok yang sebelumnya rusak," jelasnya.

Nang Sadewo pun berharap, kehadiran patok kayu di Taman Tjimanoek Indramayu ini bisa diketahui publik secara luas. Tujuannya agar masyarakat bisa lebih mencintai peninggalan sejarah daerahnya sendiri. "Elemen-elemen peninggalan sejarah ini banyak macamnya, seperti masjid, kelenteng, dan lain-lain termasuk patok jati ini, harus kita selamatkan," harapnya. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Menempatkan Taklid Pada Tempatnya
    Menempatkan Taklid Pada Tempatnya
    21/01/2022 - 20:21
  • Mengintip Program Prioritas Pemkot Surabaya di Tahun 2022
    Mengintip Program Prioritas Pemkot Surabaya di Tahun 2022
    21/01/2022 - 20:05
  • Kota Malang Berada di Puncak Kasus Aktif Covid-19 se Jawa Timur
    Kota Malang Berada di Puncak Kasus Aktif Covid-19 se Jawa Timur
    21/01/2022 - 19:53
  • Gaya Smart Space Bakal Dominasi Trend Desain Interior 2022
    Gaya Smart Space Bakal Dominasi Trend Desain Interior 2022
    21/01/2022 - 19:47
  • Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2022-2027 Didaftarkan  ke Kemenkumham
    Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2022-2027 Didaftarkan ke Kemenkumham
    21/01/2022 - 19:42

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Menempatkan Taklid Pada Tempatnya
    Menempatkan Taklid Pada Tempatnya
    21/01/2022 - 20:21
  • Undang-Undang Ibu Kota Negara, Pemerataan Ekonomi dan Pembangunan
    Undang-Undang Ibu Kota Negara, Pemerataan Ekonomi dan Pembangunan
    21/01/2022 - 19:23
  • Desa Harus Berbenah: Refleksi Sewindu Lahirnya Undang-Undang Desa
    Desa Harus Berbenah: Refleksi Sewindu Lahirnya Undang-Undang Desa
    21/01/2022 - 18:41
  • Menulislah Maka Engkau Akan Abadi
    Menulislah Maka Engkau Akan Abadi
    21/01/2022 - 03:07
  • “Pemilu 212”, Asosiasi Berlebihan
    “Pemilu 212”, Asosiasi Berlebihan
    21/01/2022 - 01:51
  • Lombok FC, Asa Baru Sepak Bola NTB
    Lombok FC, Asa Baru Sepak Bola NTB
    21/01/2022 - 00:27
  • Moderatisme NU Terhadap Lintas Keagamaan
    Moderatisme NU Terhadap Lintas Keagamaan
    20/01/2022 - 18:31
  • Bayangan Cermin Negeriku
    Bayangan Cermin Negeriku
    20/01/2022 - 16:25

KULINER

  • Yok, Bikin Kimchi Sendiri di Rumah
    Yok, Bikin Kimchi Sendiri di Rumah
    21/01/2022 - 05:41
  • Ayam Taliwang, Makanan Khas dari Nusa Tenggara Barat
    Ayam Taliwang, Makanan Khas dari Nusa Tenggara Barat
    21/01/2022 - 02:27
  • Legenda Kelezatan Iga Bakar Madu ala Kafe Lapas Banjar, Yuk Cobain!
    Legenda Kelezatan Iga Bakar Madu ala Kafe Lapas Banjar, Yuk Cobain!
    20/01/2022 - 00:30
  • Menikmati Sajian Angkringan Jogja di Hotel Berbintang Gresik
    Menikmati Sajian Angkringan Jogja di Hotel Berbintang Gresik
    19/01/2022 - 07:43
  • Black Pudding, Didih ala Warga Inggris
    Black Pudding, Didih ala Warga Inggris
    19/01/2022 - 06:48