Peristiwa Internasional

Omicron, Nama Varian Baru Covid-19 yang Bermutasi di Afrika Selatan

Sabtu, 27 November 2021 - 07:22 | 35.22k
Omicron, Nama Varian Baru Covid-19 yang Bermutasi di Afrika Selatan
Varian B.1.1.529, telah bermutasi banyak dan sangat berbeda dengan jenis virus corona asli yang muncul di China, yang vaksinnya dirancang untuk menghadapinya.(FOTO: BBC)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan varian baru Covid-19, B.1.1.529 yang sangat bermutasi itu dengan nama Yunani, Omicron.

Sekretaris Kesehatan Inggris, Sajid Javid mengatakan ada keprihatinan internasional yang besar atas varian tersebut, tetapi tidak ada kasus di Inggris Varian ini telah ditemukan di Afrika Selatan, Botswana dan Hong Kong, dan satu kasus telah dikonfirmasi di Eropa, di Belgia

Negara-negara anggota Uni Eropa setuju untuk menghentikan perjalanan ke dan dari tujuh negara Afrika Negara-negara yang menyetujui itu adalah Inggris, Jerman, Italia, Israel, Jepang, Kenya, dan Singapura juga telah membatasi perjalanan

Dilansir BBC, WHO memperingatkan terhadap larangan perjalanan dan telah mengadakan pertemuan khusus untuk membahas varian

Seorang pejabat tinggi kesehatan Inggris menyebutnya sebagai "varian paling signifikan" hingga saat ini, sementara seorang ilmuwan Oxford mengatakan kepada BBC: "Ini adalah berita buruk tetapi ini bukan hari kiamat"

Amerika Serikat juga akan membatasi perjalanan dari dan ke Afrika Selatan dan tujuh negara Afrika selatan lainnya dalam upaya  menahan varian virus corona baru yang menyebar di sana.

Mulai Senin, hanya warga dan penduduk Amerika Serikat yang diizinkan bepergian dari wilayah tersebut. Ini mengikuti larangan penerbangan serupa yang diberlakukan oleh Uni Eropa sebelumnya pada hari Jumat.

Para pejabat AS mengatakan penerbangan dari Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, Namibia, Lesotho, Eswatini, Mozambik dan Malawi akan diblokir, sebagai langkah seperti yang diambil oleh Negara-negara Anggota Uni Eropa.

Juru bicara Komisi Eropa, Erik Mamer mengatakan kepala kesehatan dari semua 27 negara Uni Eropa setuju untuk memberlakukan pembatasan dalam pertemuan darurat pada hari Jumat menyusul penemuan kasus varian Eropa pertama di Belgia.

Para ilmuwan mengatakan mereka masih harus banyak belajar tentang mutasi baru virus dan WHO mengatakan perlu beberapa minggu untuk memahami dampak varian baru, karena para ahli bekerja untuk menentukan seberapa menularnya.

WHO pada hari Jumat mengatakan bukti awal menunjukkan varian baru ini membawa risiko infeksi ulang yang lebih tinggi daripada varian lainnya.

Para ilmuwan mengatakan itu adalah versi yang paling banyak bermutasi, yang berarti vaksin Covid, yang dirancang menggunakan strain asli dari Wuhan, mungkin tidak seefektif itu.

Pasar saham di seluruh dunia turun tajam pada hari Jumat, di tengah kekhawatiran investor atas potensi dampak ekonomi. Di London, indeks saham FTSE 100 turun hampir 3% , sementara pasar di Jerman dan Prancis juga turun menyusul penurunan di Asia.

Kepala penasihat medis Badan Kesehatan dan Keamanan Inggris, Dr Susan Hopkins telah memperingatkan bahwa varian baru Covid-19, Omicron yang baru diidentifikasi di Afrika selatan itu adalah 'yang paling mengkhawatirkan yang pernah kami lihat' dengan tingkat penularan tidak tercatat sejak awal pandemi. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Belajar dari Kesabaran Megawati
    Belajar dari Kesabaran Megawati
    23/01/2022 - 08:27
  • Permudah Iklim Usaha Jasa Konstruksi, Menteri PUPR RI: Kami Siapkan Keringanan Izin Usaha Konstruksi
    Permudah Iklim Usaha Jasa Konstruksi, Menteri PUPR RI: Kami Siapkan Keringanan Izin Usaha Konstruksi
    23/01/2022 - 07:33
  • Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    23/01/2022 - 06:14
  • Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    23/01/2022 - 04:19
  • Pempek, a Traditional Fishcake of Palembang
    Pempek, a Traditional Fishcake of Palembang
    23/01/2022 - 02:33

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Belajar dari Kesabaran Megawati
    Belajar dari Kesabaran Megawati
    23/01/2022 - 08:27
  • Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa
    Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa
    22/01/2022 - 19:51
  • Keluarga Be(re)ncana
    Keluarga Be(re)ncana
    22/01/2022 - 13:45
  • Sebuah Konsep dalam Menghadapi Keberagaman di Era Disrupsi
    Sebuah Konsep dalam Menghadapi Keberagaman di Era Disrupsi
    22/01/2022 - 12:03
  • Tahun 2022, Persaingan Militer Antar Negara Akan Makin Intens
    Tahun 2022, Persaingan Militer Antar Negara Akan Makin Intens
    22/01/2022 - 11:00
  • Menempatkan Taklid Pada Tempatnya
    Menempatkan Taklid Pada Tempatnya
    21/01/2022 - 20:21
  • Undang-Undang Ibu Kota Negara, Pemerataan Ekonomi dan Pembangunan
    Undang-Undang Ibu Kota Negara, Pemerataan Ekonomi dan Pembangunan
    21/01/2022 - 19:23
  • Desa Harus Berbenah: Refleksi Sewindu Lahirnya Undang-Undang Desa
    Desa Harus Berbenah: Refleksi Sewindu Lahirnya Undang-Undang Desa
    21/01/2022 - 18:41

KULINER

  • Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    Bisa Jadi Lauk atau Camilan, Ini Resep Membuat Chicken Popcorn
    23/01/2022 - 06:14
  • Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    Pempek, Makanan Tradisional Palembang Berbahan Ikan
    23/01/2022 - 04:19
  • Kafe Kopi Siip Probolinggo Jadi Primadona Kalangan Pemuda
    Kafe Kopi Siip Probolinggo Jadi Primadona Kalangan Pemuda
    22/01/2022 - 19:15
  • Lezatnya Sarapan Pagi di Depot Bakmi Kolonel, Rajanya Bakmi di Kota Blora
    Lezatnya Sarapan Pagi di Depot Bakmi Kolonel, Rajanya Bakmi di Kota Blora
    22/01/2022 - 14:14
  • Nikmati 8 Menu Spesial Tahun Baru Imlek dari Vasa Hotel Surabaya
    Nikmati 8 Menu Spesial Tahun Baru Imlek dari Vasa Hotel Surabaya
    22/01/2022 - 11:39