Ekonomi

DPR RI: Aneh, Jumlah Orang Miskin Terus Bertambah Tapi PBI Dikurangi

Rabu, 24 November 2021 - 16:21 | 9.57k
DPR RI: Aneh, Jumlah Orang Miskin Terus Bertambah Tapi PBI Dikurangi
Anggota Komisi IX DPR RI Dewi Asmara - FOTO: tangkapan layar YouTube @Komisi IX DPR RI
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Dewi Asmara mempertanyakan kinerja Kementerian Kesehatan RI Kemenkes RI) dan Kementerian Sosial RI (Kemensos RI) soal angka Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan. Angka kemiskinan terus mengalami kenaikan, tetapi data PBI terus mengalami penurunan.

"Ini seperti ada yang salah, ini aneh," tegas Dewi Asmara dalam dalam Rapat Kerja di Komisi IX DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu 24 November 2021.

Rapat dihadiri Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri RI , Menteri Kesehatan RI dan Menteri Sosial RI.

Acara ini juga dibarengi Rapat Dengar Pendapat dengan Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dan Direktur Utama BPJS Kesehatan yang membahas permasalahan data dalam rangka sinkronisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data peserta PBI.

Disampaikan Dewi Asmara, permasalahan data PBI ini seperti permasalahan data-data lain di Indonesia yang mayoritas tidak pernah beres.

Soal data PBI ini, ia menyebutkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021. Dimana disampaikan per akhir Maret 2021 jumlah angka kemiskinan di Indonesia mencapai 27,5 juta atau naik sebesar 1,12 juta orang dari jumlah angka kemiskinan per Maret 2020.

Sementara untuk data PBI Jaminan Kesehatan setiap bulannya pada tahun ini terus mengalami penurunan. Bahkan, lanjut Dewi Asmara, Pemerintah tidak pernah mencapai target yang telah ditetapkan sendiri yaitu sebesar 96,8 juta. Padahal, anggarannya telah dialokasikan melalui APBN di Kementerian Kesehatan RI.

Politisi Golkar itu menyinggung bagaimana salah satu penurunan angka PBI dalam satu semester sebanyak 255.300 orang. Padahal jumlah penerima berikut anggaran PBI sudah ditetapkan pemerintah.

Akibatnya, anggaran yang ada pada akhirnya karena tidak terserap dalam PBI dilakukan refocusing untuk kegiatan lainnya di Kemenkes. "Direfocusing sebesar Rp 2 triliun, jumlah yang tidak kecil," kata Dewi Asmara.

Anggota Daerah Pemilihan Jawa Barat IV itu menambahkan, jaminan kesehatan masyarakat miskin merupakan amanat dari Pasal 28 UUD 1945. Namun dalam realisasinya, Pemerintah melalui kementerian terkait 'tergopoh-gopoh' dalam mewujudkan amanat Undang-Undang tersebut.

"Ketika pemerintah mengadakan anggaran sebesar itu, kita tahu ada utang, tetapi kalau ternyata ini tidak dipakai sampai direfocusing. Meski bisa digunakan untuk yang lain, berarti ini kan ada yang salah, sampai direfocusing sebesar Rp 2 triliun. Padahal data BPS orang miskin bertambah. Ini aneh, orang miskin bertambah tapi data (PBI) dikurangi," pungkasnya.

Sebelumnya, dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan update data PBI per November 2021. Tercatat penerima bantuan iuran jaminan kesehatan dari pemerintah sebanyak 83.540.668 dengan besaran anggaran Rp 3,39 Triliun.

"SK Mensos diterbitkan setiap bulan sebagai dasar Kemenkes mendaftarkan peserta pada bulan berikutnya. Kemenkes membayarkan iuran PBI setiap tanggal 5 sesuai dengan jumlah peserta terdaftar," jelasnya. 

Ia mengungkapkan, data PBI yang diserahkan Kemensos ke Kemenkes pada 4 Januari 2021 sebagaimana SK Mensos Nomor 1/HUK/2021 sebanyak 96,.717.440.

Data PBI Jamkes terus mengalami perubahan setiap bulannya. Menkes mencontohkan data per 15 Oktober sebagaimana tertuang dalam SK Mensos 111/HUK/2021, di mana tercatat ada data PBI Jamkes sebanyak 84.990.594. (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Inkoptanu Bantu 500 Ribu Botol Air Minum untuk Muktamar Ke-34 NU Lampung
    Inkoptanu Bantu 500 Ribu Botol Air Minum untuk Muktamar Ke-34 NU Lampung
    03/12/2021 - 10:01
  • Ciptakan Keasrian Kota, Pemkot Malang Tambah Ruang Terbuka Hijau
    Ciptakan Keasrian Kota, Pemkot Malang Tambah Ruang Terbuka Hijau
    03/12/2021 - 09:51
  • Omicron Merebak, Vaksin Merah Putih Masih Memerlukan Uji Lanjutan
    Omicron Merebak, Vaksin Merah Putih Masih Memerlukan Uji Lanjutan
    03/12/2021 - 09:24
  • Bertemu di Halaqah Satu Abad NU, JK Puji Ketangguhan Rizal Ramli
    Bertemu di Halaqah Satu Abad NU, JK Puji Ketangguhan Rizal Ramli
    03/12/2021 - 09:17
  • Menkeu AS Sebut Omicron Bisa Memperburuk Ekonomi Global
    Menkeu AS Sebut Omicron Bisa Memperburuk Ekonomi Global
    03/12/2021 - 08:43

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Terbang Sudah, Umrah Belum
    Terbang Sudah, Umrah Belum
    03/12/2021 - 08:25
  • Demokrasi Senewen Masyarakat Sipil
    Demokrasi Senewen Masyarakat Sipil
    03/12/2021 - 07:02
  • Kepemimpinan Muhammadiyah
    Kepemimpinan Muhammadiyah
    03/12/2021 - 04:37
  • Perspektif Psikologi Pendidikan Islam Menurut Pandangan Muhammadiyah
    Perspektif Psikologi Pendidikan Islam Menurut Pandangan Muhammadiyah
    03/12/2021 - 02:16
  • The Relationship between Rewards and Recognition of Employees Contribution: A Literature Review
    The Relationship between Rewards and Recognition of Employees Contribution: A Literature Review
    03/12/2021 - 01:37
  • Muhammadiyah dan Pendididkan
    Muhammadiyah dan Pendididkan
    02/12/2021 - 23:33
  • Uang Yang Beradab
    Uang Yang Beradab
    02/12/2021 - 10:09
  • Kreatif dalam Proses Belajar Daring dan Jarak Jauh
    Kreatif dalam Proses Belajar Daring dan Jarak Jauh
    01/12/2021 - 13:02

KULINER

  • Menikmati Beku Gelato Ala Centrale Gelato and Coffee
    Menikmati Beku Gelato Ala Centrale Gelato and Coffee
    02/12/2021 - 17:31
  • Hadir di Bali, Mie Bar Bar Siap Manjakan Lidah Para Pecinta Mie
    Hadir di Bali, Mie Bar Bar Siap Manjakan Lidah Para Pecinta Mie
    02/12/2021 - 15:23
  • Nikmati Chicken Wellington Sepanjang 2,5 Meter Hanya di Hotel The Alana Surabaya
    Nikmati Chicken Wellington Sepanjang 2,5 Meter Hanya di Hotel The Alana Surabaya
    01/12/2021 - 08:50
  • Meski ada Pandemi, UKM Ngemood Mie Mojokerto Malah Buka Cabang
    Meski ada Pandemi, UKM Ngemood Mie Mojokerto Malah Buka Cabang
    30/11/2021 - 14:00
  • Ini Jajanan Tradisional Indonesia yang Mulai Langka
    Ini Jajanan Tradisional Indonesia yang Mulai Langka
    30/11/2021 - 09:31