Pemerintahan

ADD Tiap Desa Dipotong Rp100 Juta, Bupati Banyuwangi Diminta Pikir-Pikir Lagi

Selasa, 23 November 2021 - 19:26 | 29.71k
ADD Tiap Desa Dipotong Rp100 Juta, Bupati Banyuwangi Diminta Pikir-Pikir Lagi
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan usai mengikuti paripurna di gedung DPRD Banyuwangi. (FOTO: Agung Sedana/ TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Sejumlah fraksi di DPRD Banyuwangi meminta Bupati Banyuwangi untuk pikir-pikir kembali terkait rencana pemotongan Alokasi Dana Desa (ADD). Rencananya, ADD setiap desa dari 189 desa yang ada, akan dipotong hingga Rp100 juta. 

Berdasarkan informasi yang diterima TIMES Indonesia, pemotongan ADD ini diketahui diberlakukan seiring pengurangan transfer dana dari pusat ke daerah. Hal ini berlaku secara nasional karena kebijakan refokusing untuk penanganan wabah Covid-19 saat ini. 

Rencana pemotongan ADD ini sebelumnya juga mendapatkan penolakan dari banyak Kepala Desa yang tergabung kedalam Asosiasi Kepala Desa se Banyuwangi. 

Wacana ini juga menuai respon kurang setuju dari beberapa fraksi saat dilangsungkan rapat paripurna Pandangan Umum Fraksi terkait nota keuangan Rancangan APBD Tahun 2022. 

“Sehubungan dengan rencana pengurangan ADD, kami meminta agar rencana ini untuk dievaluasi ulang dan ditanguuhkan terlebih dahulu,” kata juru bicara fraksi PDI Perjuangan, Hadi Widodo, Selasa (23/11/2021).

Tanggapan serupa juga diberikan oleh Fraksi Gerindra-PKS. Gabungan fraksi ini menilai, ADD mempunyai peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Baik untuk pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat.

“Pada prinsipnya kami meminta kepada eksekutif untuk ada kajian ulang terkait penyesuaian ADD. Peristiwa Covid-19 membuat perangkat dari Kades sampai RT/RW berjuang keras. Saran kami harus ada penghargaan dari Pemkab,” kata Abdul Ghofur, juru bicara dari fraksi Gerindra-PKS.

Sementara dari gabungan fraksi Golkar-Hanura sepakat jika Pemkab Banyuwangi harus mengikuti seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Yakni mengalokasikan paling sedikit 10 persen dari dana perimbangan yang diterima daerah dalam APBD setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus.

“Kami fraksi Golkar-Hanura berharap menambah alokasi setidaknya 20 persen,” kata Marifatul Kamila, juru bicara pandangan fraksi Golkar-Hanura. 

Selanjutnya, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan jika pengurangan ini merupakan dampak langsung dari kondisi pendapatan nasional yang juga menurun. Sebab itulah, alokasi yang ditransfer ke tiap desa-desa juga mengalami perubahan. 

“Karena pendapatan nasional menurun, maka ini berpengaruh dengan anggaran yang ditransfer ke daerah. Maka ini juga mengurangi jumlah transfer dari daerah ke desa. Tapi nanti kita kaji lagi kok, ini menyesuaikan,” kata Ipuk. 

“Kebijakan dari pemerintah pusat harus disikapi dengan baik. Bukan kita ingin menghambat pertumbuhan ekonomi, tetapi ini untuk mejaga agar tidak ada lonjakan kasus Covid-19 lagi nanti,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk usai mengikuti paripurna di gedung DPRD Banyuwangi. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Capture a Picturesque View at Banyu Tibo Beach Pacitan
    Capture a Picturesque View at Banyu Tibo Beach Pacitan
    06/12/2021 - 03:29
  • Check the Health Benefit of This Amazing Herbal Essential Oil Has
    Check the Health Benefit of This Amazing Herbal Essential Oil Has
    06/12/2021 - 01:26
  • Pemerintah Qatar Teken MoU dengan PBNU untuk Bangun 100 Masjid dan 10 RS di Indonesia
    Pemerintah Qatar Teken MoU dengan PBNU untuk Bangun 100 Masjid dan 10 RS di Indonesia
    06/12/2021 - 00:30
  • Syarief Hasan Dukung Jadwal Pilpres 2024 dari KPU RI
    Syarief Hasan Dukung Jadwal Pilpres 2024 dari KPU RI
    05/12/2021 - 23:40
  • Mudahkan Akses Informasi, Ini Terobosan Pemkot Madiun
    Mudahkan Akses Informasi, Ini Terobosan Pemkot Madiun
    05/12/2021 - 23:27

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Abad ke-2 Nahdlatul Ulama dan Penguatan Ekosistem Teknologi
    Abad ke-2 Nahdlatul Ulama dan Penguatan Ekosistem Teknologi
    05/12/2021 - 18:37
  • Calon Alternatif Solusi di Muktamar ke-34 NU di Lampung
    Calon Alternatif Solusi di Muktamar ke-34 NU di Lampung
    04/12/2021 - 17:12
  • Paradigma Kurikulum Baru
    Paradigma Kurikulum Baru
    04/12/2021 - 11:07
  • Urgensi Media Sebagai Sarana Publikasi dan Informasi Pemerintah Daerah
    Urgensi Media Sebagai Sarana Publikasi dan Informasi Pemerintah Daerah
    03/12/2021 - 19:35
  • Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Akhir Tahun 2021
    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Akhir Tahun 2021
    03/12/2021 - 18:14
  • Panggung Sandiwara Undang-Undang Inkonstitusional
    Panggung Sandiwara Undang-Undang Inkonstitusional
    03/12/2021 - 12:12
  • Kepemimpinan Masa Depan: Generasi Tangguh dan Bertumbuh
    Kepemimpinan Masa Depan: Generasi Tangguh dan Bertumbuh
    03/12/2021 - 11:33
  • Pilkada 2024: Polemik Masa Jabatan Kepala Daerah
    Pilkada 2024: Polemik Masa Jabatan Kepala Daerah
    03/12/2021 - 10:29

KULINER

  • Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    05/12/2021 - 13:12
  • Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    04/12/2021 - 21:06
  • Lezat Gurih Almond Tart Abon Lapis Kukus Pahlawan
    Lezat Gurih Almond Tart Abon Lapis Kukus Pahlawan
    04/12/2021 - 16:22
  • Selain Ayam Taliwang, Gastronomi NTB Punya Singang dan Olahan Ikan Napoleon
    Selain Ayam Taliwang, Gastronomi NTB Punya Singang dan Olahan Ikan Napoleon
    04/12/2021 - 15:21
  • Tjingkir Songo Mojokerto, Kedai Makan yang Usung Konsep Kuliner Ala Jawa
    Tjingkir Songo Mojokerto, Kedai Makan yang Usung Konsep Kuliner Ala Jawa
    04/12/2021 - 03:22