Hukum dan Kriminal

Masih Berstatus Saksi, Ini Pasal yang Bisa Menjerat Pelaku Pencabulan dan Kekerasan Anak SD di Malang

Selasa, 23 November 2021 - 14:55 | 8.82k
Masih Berstatus Saksi, Ini Pasal yang Bisa Menjerat Pelaku Pencabulan dan Kekerasan Anak SD di Malang
Kapolresta Malang Kota saat memimpin konferensi pers atas kasus pencabulan dan kekerasan yang dialami oleh anak di bawah umur. (Foto: Dok. Polresta Malang Kota for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Polresta Malang Kota membeberkan bahwa 10 terduga pelaku pencabulan dan kekerasan terhadap anak SD di Kota Malang kini telah diperiksa. Dalam hal ini, ada dua kasus dengan korban yang sama, sehingga ada dua pasal yang dapat menjerat masing-masing terduga pelaku.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto menyampaikan, hingga saat ini 10 terduga pelaku yang telah diperiksa masih berstatus sebagai saksi dan pihaknya segera melakuka gelar perkara.

"Kita akan lakukan gelar perkara untuk menetapkan sesuai peran masing-masing orang apakah akan kita lakukan penahanan atau seperti apa, kita lakukan gelar perkara," ujar pria yang akrab disapa Buher, Kamis (23/11/2021).

Dikatakan Buher, meski status 10 terduga pelaku masih sebagai saksi, dalam pemeriksaan yang dilakukan sejak Senin (22/11) malam, 10 orang tersebut pun mengakui perbuatannya.

Terlebih, video pengeroyokan yang sempat viral di media sosial, menjadi dasar bukti atas apa yang dilakukan oleh 10 terduga pelaku pencabulan dan kekerasan. "Mereka sudah proses pemeriksaan dan mengakui semua perbuatan sesuai dengan kriteria masing-masing di video," ungkapnya.

Perlu diketahui, 10 terduga pelaku pencabulan dan kekerasan termasuk korban merupakan anak di bawah umur. Oleh karena itu, tentu penanganan kasus ini juga melihat dari psikis masing-masing mulai korban dan pelaku.

Oleh karena itu, Polresta Malang Kota sendiri telah menurunkan tim trauma healing dan bekerjasama dengan Dinsos-P3AP2KB untuk melakukan pendampingan.

Buher membeberkan, pasal apa saja yang dapat menjerat 10 terduga pelaku. 

Pertama, untuk tindakan kekerasan terhadap anak, dapat dikenakan pasal 80 UU RI No 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI No 23 Tahun 2002 dan perlindungan anak atau 170 ayat 2 KUHP Pidana dan atau Pasal 33 ayat 2 Pidana dengan ancaman hukuman 5 hingga 9 tahun penjara atas kekerasan anak.

Kedua, Pasal 81 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak atas kasus pencabulan atau persetubuhan selama-lamanya 15 tahun penjara. "Tetap namanya amak ada kurungan penjara. Maka kami nanti ada tahapan diversi yang dilakukan. Mereka bermediasi. Apabila itu tak terpenuhi, perkara akan dilanjutkan. Karena itu selalu disiapkan di proses peradilan pidana anak," pungkasnya.



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • BPPB Kemenristek Dikbud RI Gelar Diseminasi NSPK Layanan Kebahasa dan Hukum
    BPPB Kemenristek Dikbud RI Gelar Diseminasi NSPK Layanan Kebahasa dan Hukum
    05/12/2021 - 09:30
  • Jelang Laga Kontra Persatu Tuban, Persewangi Banyuwangi Gelar Pemusatan Latihan
    Jelang Laga Kontra Persatu Tuban, Persewangi Banyuwangi Gelar Pemusatan Latihan
    05/12/2021 - 09:18
  • Pengusaha Indonesia Sambut Baik Cryptocurrency dengan Memperkuat Komunitas¬†
    Pengusaha Indonesia Sambut Baik Cryptocurrency dengan Memperkuat Komunitas 
    05/12/2021 - 09:07
  • Gunung Semeru Meletus, Bantuan Terpusat di Dua Titik
    Gunung Semeru Meletus, Bantuan Terpusat di Dua Titik
    05/12/2021 - 08:55
  • Gunung Semeru Meletus, Pertamina Pastikan Ketahanan Stok dan Kelancaran Distribusi BBM dan LPG
    Gunung Semeru Meletus, Pertamina Pastikan Ketahanan Stok dan Kelancaran Distribusi BBM dan LPG
    05/12/2021 - 08:47

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Calon Alternatif Solusi di Muktamar ke-34 NU di Lampung
    Calon Alternatif Solusi di Muktamar ke-34 NU di Lampung
    04/12/2021 - 17:12
  • Paradigma Kurikulum Baru
    Paradigma Kurikulum Baru
    04/12/2021 - 11:07
  • Urgensi Media Sebagai Sarana Publikasi dan Informasi Pemerintah Daerah
    Urgensi Media Sebagai Sarana Publikasi dan Informasi Pemerintah Daerah
    03/12/2021 - 19:35
  • Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Akhir Tahun 2021
    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Akhir Tahun 2021
    03/12/2021 - 18:14
  • Panggung Sandiwara Undang-Undang Inkonstitusional
    Panggung Sandiwara Undang-Undang Inkonstitusional
    03/12/2021 - 12:12
  • Kepemimpinan Masa Depan: Generasi Tangguh dan Bertumbuh
    Kepemimpinan Masa Depan: Generasi Tangguh dan Bertumbuh
    03/12/2021 - 11:33
  • Pilkada 2024: Polemik Masa Jabatan Kepala Daerah
    Pilkada 2024: Polemik Masa Jabatan Kepala Daerah
    03/12/2021 - 10:29
  • Terbang Sudah, Umrah Belum
    Terbang Sudah, Umrah Belum
    03/12/2021 - 08:25

KULINER

  • Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    04/12/2021 - 21:06
  • Lezat Gurih Almond Tart Abon Lapis Kukus Pahlawan
    Lezat Gurih Almond Tart Abon Lapis Kukus Pahlawan
    04/12/2021 - 16:22
  • Selain Ayam Taliwang, Gastronomi NTB Punya Singang dan Olahan Ikan Napoleon
    Selain Ayam Taliwang, Gastronomi NTB Punya Singang dan Olahan Ikan Napoleon
    04/12/2021 - 15:21
  • Tjingkir Songo Mojokerto, Kedai Makan yang Usung Konsep Kuliner Ala Jawa
    Tjingkir Songo Mojokerto, Kedai Makan yang Usung Konsep Kuliner Ala Jawa
    04/12/2021 - 03:22
  • Pawon Jamur Blitar, Kreatif Olah Jamur Jadi Belasan Menu Tradisional
    Pawon Jamur Blitar, Kreatif Olah Jamur Jadi Belasan Menu Tradisional
    03/12/2021 - 17:01