Kopi TIMES

Dilema Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19

Senin, 22 November 2021 - 17:05 | 38.40k
Dilema Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19
A. Taufiq Hidayat, Mahasiswa Doktor Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang.
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, MALANG – Hingga saat ini dunia masih dilanda musibah pandemi Corona Virus Disease atau dikenal dengan istilah COVID-19. Virus yang dikenal menyerang sistem pernafasan ini sudah mengakibatkan jutaan korban jiwa. Hampir seluruh negara yang wilayahnya terkena pandemi covid-19 memberlakukan sistem Social Distancing. Social distancing memang memberikan dampak yang luar biasa pada seluruh aspek kehidupan, selain sorotan yang tertuju pada bidang ekonomi, social distancing juga memberikan dampak pada bidang pendidikan, salah satu yang luar biasa ialah perubahan sosial yang relatif cepat dalam hal pembelajaran di sekolah, dimana secara mendadak sekolah harus diliburkan dan kegiatan belajar mengajar harus dialihkan dari tatap muka menjadi dalam jaringan 

Kendatipun semua kegiatan belajar di alihkan menjadi sistem online. Banyak kendala yang di alami sebagian orang tua karena tidak dapat mengikuti perkembangan jaman yang serba teknologi pada era revolusi 4.0 ini. Pembelajaran dalam jaringan pun ternyata juga mengalami kendala yang cukup serius, seperti pengguna (user) teknologi itu sendiri, yang pertama ialah guru, dimana para guru tidak semuanya mahir dalam penggunaan teknologi.

Tak hanya Guru, faktor peserta didik dan juga orang tua murid yang kurang memiliki kemampuan dalam mengoperasikan teknologi juga menjadi faktor berikutnya yang mempengaruhi perjalanan pendidikan secara daring. Berdasarkan faktor tersebut, A. Taufiq Hidayat salah satu mahasiswa Doktor Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang meneliti lebih dalam mengenai apa yang dialami dan dirasakan dengan sebenar-benarnya oleh pendidik, peserta didik dan orangtua peserta didik dalam menjalani proses belajar dalam jaringan selama masa pandemi covid-19 dengan melakukan penelitian dengan tema “Dilema Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid 19”.

Penelitian yang dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatut Tholibin Bendo I Bojonegoro Jawa Timur ini didasari atas pertimbangan banyak siswa yang merasa kesulitan melakukan kegiatan pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 dikarenakan memang mayoritas belum memiliki smartphone sehingga harus melalui smartphone wali murid, wali murid pun banyak yang mengeluhkan sulitnya mendampingi anaknya belajar secara daring, hal tersebut terjadi mengingat siswa masih pada tingkat usia anak-anak, berbeda dengan siswa usia SMP/SMA yang sudah lebih terbiasa menggunakan smartphone.

Dilema Pembelajaran Online

Dalam penelitiannya Taifik menjelakan bahwa ia telah mengamati dan mewawancarai beberapa informan yang nantinya ia analisa, salah satunya Taufik menuliskan sudut pandang pendidik dimana pembelajaran tatap muka lebih disukai dikarenakan pendidik dapat melakukan penilaian yang lebih obyektif didalam kelas dan tidak terbebani penilaian yang lebih rumit secara administratif seperti pada masa pandemi ini. Selain itu wali murid merasa terbebani dengan adanya pembelajaran daring dimana mereka harus melaksanakan tanggung jawaab mereka dalam hal pekerjaan atau rumah tangga sembari kini membantu anaknya dalam pembelajaran dalam jaringan dirumah. 

Dari sudut pandang peserta didik, peserta didik merasa jenuh dan bosan selama melaksanakan pembelajaran daring. Hal tersebut dikarenakan siswa merasa tidak nyaman apabila tidak tatap muka secara langsung, terlebih lagi ada peluang bagi siswa melakukan tindakan berpura-pura online seperti video siswa tersebut tidak ditampilkan bahkan melakukan aktivitas lainya dan ditambah lagi tidak semua siswa maupun orang tua siswa memiliki handphone yang mendukung belajar online sehingga harus meminjam anggota keluarga yang lain atau temanya.

Melalui penelitiannya Taufik mendapati hasil dimana dengan adanya pandemi covid 19 yang mengharuskan peserta didik tingkat dasar melakukan pembelajaran daring maka secara langsung menimbulkan masalah yang lebih kompleks, hal tersebut dikarenakan sekarang ini wali murid ikut serta dalam membantu pembelajaran anaknya dengan porsi yang lebih besar dari yang sebelumnya, hampir setiap hari wali murid direpotkan dengan pembelajaran daring anaknya, hal tersebut menimbulkan dilema bagi pihak terkait dalam pembelajaran daring, mulai dari pendidik, peserta didik maupun wali murid.

Beberapa hasil lain yang mendukung adanya dilema yang dialami baik bagi para guru, peserta didik, dan wali murid yang Taufik dapatkan adalah tidak meratanya sinyal atau koneksi yang memadai secara merata, belum lagi pembelajaran daring pada daerah yang bisa dibilang terbelakang atau desa memerlukan pulsa maupun kuota internet yang cukup mahal untuk dipenuhi oleh para wali murid

Berdasarkan semua temuan dan analisa yang telah ia lakukan, Taufik akhirnya sampai pada beberapa proposisi dimana jika pembelajaran pada tingkat sekolah dasar diadakan secara daring maka transfer of knowledge akan berkurang dari sisi para pendidik. Dilain sisi pembelajaran daring ini terbukti tingkat pemahaman peserta didik akan materi semakin rendah dan wali murid jadi memiliki beban tersendiri atas lancer tidaknya pelaksanaan pendidikan secara daring.

Taufik mengungkapkan bahwa dirinya berharap bagi lembaga terkait, khususnya di bidang pendidikan hendaknya segera mengatasi kendala yang berkaitan dengan pembelajaran online, seperti terkait teknologi informasi, materi belajar dan lain sebagainya, 

Berikutnya sebisa mungkin pembelajaran tatap muka segera dapat dilaksanakan, khususnya bagi siswa sekolah dasar demi tercapai tahap perkembangan belajar yang optimal. Tentunya hal tersebut akan dapat terlaksana apabila instansi terkait dan pemerintah dapat mengkondisikan keadaan terkait penurunan tingkat infeksi dari Pandemi Covid-19.



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Investasi Bagi Milenial, Kenapa Penting Segera Dimulai
    Investasi Bagi Milenial, Kenapa Penting Segera Dimulai
    29/11/2021 - 13:17
  • Arahan Lengkap Presiden RI Jokowi di HUT Ke-50 Korpri
    Arahan Lengkap Presiden RI Jokowi di HUT Ke-50 Korpri
    29/11/2021 - 13:08
  • Puncak OMATIQ Nasional 2021, Siswi SD Tempeh Lor 01 Lumajang Sabet Juara 1
    Puncak OMATIQ Nasional 2021, Siswi SD Tempeh Lor 01 Lumajang Sabet Juara 1
    29/11/2021 - 13:01
  • Dukung Pengurusan KIA, Kino Indonesia Bagikan Souvernir untuk Anak
    Dukung Pengurusan KIA, Kino Indonesia Bagikan Souvernir untuk Anak
    29/11/2021 - 12:50
  • Menpan RB Ingatkan ASN Mengenai Area Rawan Korupsi
    Menpan RB Ingatkan ASN Mengenai Area Rawan Korupsi
    29/11/2021 - 12:43

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Momen Hari Pahlawan: Berjiwa Heroik-Nasionalistik di Era Digital
    Momen Hari Pahlawan: Berjiwa Heroik-Nasionalistik di Era Digital
    29/11/2021 - 07:37
  • Refleksi antar Konferensi PCNU: Menjadikan  NU sebagai Organisasi Umat
    Refleksi antar Konferensi PCNU: Menjadikan NU sebagai Organisasi Umat
    28/11/2021 - 09:53
  • Mungkinkah Garuda Berganti Nama?
    Mungkinkah Garuda Berganti Nama?
    27/11/2021 - 17:05
  • Melawan Stigma Seksisme Wanita Karir
    Melawan Stigma Seksisme Wanita Karir
    27/11/2021 - 09:29
  • Meningkatkan Profesionalisme Guru Melalui Penelitian
    Meningkatkan Profesionalisme Guru Melalui Penelitian
    27/11/2021 - 00:29
  • Transisi Energi dan Memulihkan Keseimbangan Lingkungan Hidup
    Transisi Energi dan Memulihkan Keseimbangan Lingkungan Hidup
    26/11/2021 - 15:33
  • Masih Hidup Haji Lagi
    Masih Hidup Haji Lagi
    26/11/2021 - 10:03
  • MUI, Situasi Dunia Islam dan Prospeknya
    MUI, Situasi Dunia Islam dan Prospeknya
    26/11/2021 - 08:49

KULINER

  • Bakmi Pak Pendek Ponorogo, Kuliner Legendaris Langganan Pejabat
    Bakmi Pak Pendek Ponorogo, Kuliner Legendaris Langganan Pejabat
    29/11/2021 - 03:21
  • Saung Ma UTI Kota Banjar Tawarkan Menu Sunda di Alam Pedesaan Rejasari
    Saung Ma UTI Kota Banjar Tawarkan Menu Sunda di Alam Pedesaan Rejasari
    28/11/2021 - 01:16
  • Cek Deretan Dessert Paling WOW di Ji Restaurant Canggu
    Cek Deretan Dessert Paling WOW di Ji Restaurant Canggu
    26/11/2021 - 04:44
  • Macarina, Cemilan Makaroni yang Nagih untuk Terus Disantap
    Macarina, Cemilan Makaroni yang Nagih untuk Terus Disantap
    24/11/2021 - 02:06
  • Quatro Coffee, Nyaman, Elegan dan Tenang untuk Pekerja Milenial
    Quatro Coffee, Nyaman, Elegan dan Tenang untuk Pekerja Milenial
    22/11/2021 - 13:04