Hukum dan Kriminal

Ibu Rumah Tangga Ini Kecewa Gugatannya di PN Sleman Diputus NO, Ini Penuturannya

Jumat, 19 November 2021 - 17:57 | 26.49k
Ibu Rumah Tangga Ini Kecewa Gugatannya di PN Sleman Diputus NO, Ini Penuturannya
Humas PN Sleman, Cahyono SH MH. (FOTO: Fajar Rianto/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, SLEMAN – Harapan Septi Nurawati, 40 tahun, ibu rumah tangga warga Dusun Medari Cilik RT 1 RW 17 Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman untuk mendapatkan keadilan seakan pupus. Terlihat, raut kekecewaan di wajahnya. Hal tersebut terkait putusan Pengadilan Negeri atau PN Sleman atas gugatan yang diajukannya.

Gugatan dengan nomor perkara 105/Pdt.G/2021/PN Smn perihal gugatan perbuatan melawan hukum dan pengosongan, di mana majelis hakim pemeriksa perkara memutus niet ontvankelijke verklaard (NO) atau hakim menyatakan bahwa gugatan tidak dapat diterima karena mengandung cacat formil.

Padahal,seminggu sebelum ketok palu sempat terbesit angan-angan Septi kalau gugatan yang diajukannya bakal dikabulkan oleh majelis hakim.

Hal tersebut lantaran dirinya memiliki bukti kuat soal kepemilikan tanah yang sah dengan diterbitkannya sertifikat hak milik (SHM) nomor 03946/Caturharjo, surat ukur tanggal 02/11/2015 nomor 00337/Caturharjo/2015 luas 1.044 meter persegi.

"Ya sangat kecewa dengan putusan NO tersebut, tapi mau gimana lagi, saya dan tim kuasa hukum sudah berusaha maksimal membeberkan bukti-bukti, dan dikuatkan oleh keterangan saksi yang kami hadirkan dipersidangan untuk menguatkan gugatan," ungkap Septi kepada TIMES Indonesia, Jumat (19/11/2021).

Ia juga menegaskan, bahwa dirinya merupakan pemilik atas sebidang tanah pekarangan beserta bangunan rumah permanen dan terdapat sebanyak 3 unit bangunan kios yang dimanfaatkan untuk berjualan yang terletak di Dusun Medari Cilik RT 1 RW 17 Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman.

"Tanah itu saya beli dari tergugat I Sigit Rahayu , sesuai akte jual beli nomor 124/2021 tanggal 23 Desember 2017 yang dibuat oleh dan di hadapan turut tergugat I, Nina Karlin SH selaku Pejabat Pembuat Akte Tanah di Sleman," terangnya.

Akan tetapi, beber dia, didapati bahwa sebagian tanah pekarangan yakni seluas lebih kurang 100 meter persegi beserta bangunan kios justeru dikuasai oleh tergugat II Amat Jaelani yang dimanfaatkan untuk berjualan makanan ternak hingga gugatan diputus.

"Tergugat II menempati tanpa izin dan tidak sewa, dari tahun 2017 sampai dengan sekarang, maka itulah yang menjadi dasar saya menggugat," ungkap dia.

Menurut pengakuan Septi, keganjilan dia rasakan, menjelang satu pekan sebelum sidang digelar dengan agenda putusan. Ia mendapatkan informasi dari salah satu kuasa hukumnya supaya menyediakan uang berkisar Rp 15 juta hingga Rp 20 juta agar segera didapatkan putusan untuk pengosongan.

Kemudian ia mencoba mengkonfirmasi kebenaran hal tersebut dengan berusaha menemui Panitera PN Sleman yang berkaitan gugatannya.

Dia (panitera) sempat bilang 'apa saya bilang ke Hakim biar tidak ada putusan'. Kalau saya buat topeng saya ngak mau, dan dia bilang apa perlu ditemukan dengan pengacara? dengan nada marah," sambungnya.

"Sebenernya saya bersedia karena ada saksinya. Namun hingga perkara diputus tidak ada upaya tersebut. Sampai akhirnya perkara saya diputus NO, karena memang ngak punya uang sebanyak itu," ungkapnya. Untuk itu ia berharap keadilan atas upaya gugatannya.

Masih menurut Septi, meski menghargai putusan majelis hakim, salah satu Kuasa Hukumnya di luar persidagan sempat mengingatkan soal Zona Integritas (ZI) menuju WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani).

Ia sebutkan, pihak Badan Pertanahan Nasional dalam hal ini tidak merugikan dirinya. Sehingga oleh tim Kuasa Hukum tidak dimasukkan ke dalam turut tergugat.

"Kenapa kami harus menarik BPN sebagai turut tergugat? Semua persyaratan telah terpenuhi dan bukti SHM kami sudah disahkan BPN, tidak ada sertifikat ganda," jelas salah satu Kuasa Hukumnya pada Septi.

Sementara itu, Humas PN Sleman, Cahyono SH MH menerangkan bahwa perkara gugatan yang teregister dalam perkara bernomor 105/Pdt.G/2021/PN Smn telah diputus pada Senin 15 November 2021 lalu oleh Majelis Hakim yang diketuai oleh Siwi Rumbar Wigati SH dan Hakim anggota Ira Wati SH MKn dan Anita Silitonga SH MH dibantu oleh Panitera Pengganti Joko Hariwahyuno SH.

"Amarnya, mengadili menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima atau niet ontvankelijke verklaard (NO), membebankan biaya yang timbul dalam perkara ini kepada penggugat sebesar Rp 2.680.000," jelas Cahyono.

Ia sebutkan, putusan NO lantaran tidak dilibatkanya pihak BPN. Menurutnya, jika penggugat merasa belum puas dengan putusan tersebut bisa dilakukan upaya hukum banding.

"Yang sebetulnya itu harus diungkap dalam hal ini BPN. Itu merupakan kewenangan mutlak dari majelis. Saya selaku Humas hanya menyampaikan saja apa yang ada dalam pertimbangan hukum," pungkas Cahyono Humas PN Sleman. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Besok, Disarpus Malut Gelar Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan
    Besok, Disarpus Malut Gelar Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan
    08/12/2021 - 17:11
  • Kementerian PUPR RI Raih Predikat Sangat Baik dalam Anugerah Meritokrasi 2021
    Kementerian PUPR RI Raih Predikat Sangat Baik dalam Anugerah Meritokrasi 2021
    08/12/2021 - 17:06
  • Tekan Angka Pengangguran, Pemkot Malang Kembangkan Aplikasi Job Fair Active
    Tekan Angka Pengangguran, Pemkot Malang Kembangkan Aplikasi Job Fair Active
    08/12/2021 - 17:00
  • Naik Pesawat ke Destinasi Liburan? Ini Tujuh Keuntungan yang Didapatkan
    Naik Pesawat ke Destinasi Liburan? Ini Tujuh Keuntungan yang Didapatkan
    08/12/2021 - 16:58
  • Biro Humas MPR RI Sambangi UMY, Siti Fauziah: Mahasiswa Harus Perangi Hoaks
    Biro Humas MPR RI Sambangi UMY, Siti Fauziah: Mahasiswa Harus Perangi Hoaks
    08/12/2021 - 16:55

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Urgensinya Komunikasi Dalam Kehidupan Sehari-Hari
    Urgensinya Komunikasi Dalam Kehidupan Sehari-Hari
    08/12/2021 - 16:02
  • Hak Asasi Manusia Dalam Sudut Pandang Demokrasi
    Hak Asasi Manusia Dalam Sudut Pandang Demokrasi
    08/12/2021 - 15:34
  • Kesetaraan Pendidikan Bagi Kaum Hawa
    Kesetaraan Pendidikan Bagi Kaum Hawa
    08/12/2021 - 14:38
  • Literasi Baca, Melestarikan Arsip Tekstual di Indonesia
    Literasi Baca, Melestarikan Arsip Tekstual di Indonesia
    07/12/2021 - 16:21
  • Akankah Permendikbud Ristek Berujung Pada Uji Materi di MA?
    Akankah Permendikbud Ristek Berujung Pada Uji Materi di MA?
    07/12/2021 - 15:13
  • Optimalisasi Program Sister School
    Optimalisasi Program Sister School
    07/12/2021 - 11:31
  • Kita Masih Telanjang
    Kita Masih Telanjang
    07/12/2021 - 10:42
  • Lingkungan Hidup dan Ekopedagogi dalam Pendidikan Agama Islam
    Lingkungan Hidup dan Ekopedagogi dalam Pendidikan Agama Islam
    07/12/2021 - 05:16

KULINER

  • Ide Snack Platter Terbaik untuk Teman Asyik di Rumah
    Ide Snack Platter Terbaik untuk Teman Asyik di Rumah
    08/12/2021 - 12:29
  • Q5 Steak Gelar Eating Challenge TikTok, Hadiah 2 Bulan Makan Sepuasnya
    Q5 Steak Gelar Eating Challenge TikTok, Hadiah 2 Bulan Makan Sepuasnya
    07/12/2021 - 13:16
  • Lontong Tahu Kuliner Khas Blora, Cita Rasa Unik dan Berbeda
    Lontong Tahu Kuliner Khas Blora, Cita Rasa Unik dan Berbeda
    07/12/2021 - 03:22
  • Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    05/12/2021 - 13:12
  • Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    04/12/2021 - 21:06