Kuliner

Jelly Art, Lukisan Indah dalam Kue Puding yang Bikin Sayang untuk Disantap

Rabu, 17 November 2021 - 17:34 | 70.05k
Jelly Art, Lukisan Indah dalam Kue Puding yang Bikin Sayang untuk Disantap
Mochammad sholihin (Emsho) seorang Jelly artist saat mengisi kelas. (Foto: Arip Ripaldi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JEMBER – Umumnya puding atau jelly yang biasa ditemui hanya berwarna dan memiliki rasa saja. Namun, seiring berkembangnya jaman banyak inovasi yang diciptakan oleh para pelaku usaha di bidang kuliner, khususnya kue.

Seperti dilakukan Mochammad Sholihin, seorang jelly artist yang membuat puding dengan lukisan tiga dimensi di dalamnya. Ini menjadikan tampilan kue saat disajikan menjadi menarik untuk dilihat namun sayang untuk dilahap. 

Jelly artist 2

Pria yang kerap di panggil Emsho ini menerangkan varian puding memang banyak beredar di pasaran, namun, jelly art merupakan puding yang terbuat dari jelly kaca yang menjadikan tampilannya terlihat elegan, selain enak juga terlihat cantik. 

"Kita tau kalau orang usaha di bidang kuliner itu jika dari awal gak menarik ya gak akan dibeli. Nah ini tentunya dengan pembuatan jelly art ini selain enak dimakan juga terlihat memikat," ungkap Emsho, pada Rabu (17/11/2021).

Emsho menerangkan, jelly art sangat berbeda dengan puding pada umumnya, karena secara visual tampilnya unik.  "Kita bikin bunga sendiri di dalamnya secara hand made, hasil karya sendiri dan itu realistis seperti bunga aslinya," ungkapnya. 

Bahkan, lanjutnya, banyak orang yang mengira bahwa puding jelly art ini cara pembuatannya memakai cetakan. "Tidak ada yang menyangka bahwa puding ini hasil karya kita, bahkan salah satu alatnya saja menggunakan suntikan," ujarnya dengan tersenyum. 

Emsho menjelaskan, kunjungannya ke Jember untuk mengisi kelas jelly art di Toko Vanilla, Jl Sultan Agung Nomor 68 agar dapat membantu para pelaku usaha bidang kue, baik yang sudah jadi artisan puding maupun pemula, sehingga ke depannya dapat memberikan opsi membuka peluang baru di tengah pandemi. 

"Hari ini ada kelas basic, pembuatan bunga peony bucket, pembuatan jelly art bermotif bunga peony. Itu bunga yang paling populer di kelas kami ataupun di materi di kelas 3D art sebelumnya," katanya. 

Ia juga mengatakan semua kalangan dengan latar belakang apapun bisa mengikuti kelas ini, mulai pelajar ataupun artisan puding. Lebih jauh, Emsho mengungkapkan usahanya ini dirintis sejak 2018, dan basic di Semarang. 

Jelly artist 3

"Tertarik usaha ini karena peluangnya bagus dan menarik. Di luar sana (mancanegara) sudah ada kompetisinya malahan," ujarnya. 

Ia juga menjelaskan sebelum ia membuka kelas jelly art, sudah banyak artisan jelly art namun yang membedakan dengannya yaitu kelas basic-nya harus menggunakan tool di mana akan banyak membantu para peserta yang masih awam. 

"Saya membuka kelas rutin di Semarang, Surabaya, Jakarta dan Bali, saya juga menerima kelas Privat. Namun karena sekarang pandemi saya juga membuka kelas secara daring dan diikuti peserta dari dalam dan luar negeri, sejauh ini dari Irak, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam," tukasnya. 

Sementara itu, peserta kelas jelly art Toto hadi Sucipto, menerangkan bahwa ia tertarik mengikuti kelas ini karena tidak semua orang bisa.  "Kalau jenis puding yang lain banyak sekali. Kalau jelly art ini membutuhkan teknik khusus dan kesabaran luar biasa," ungkap Toto. 

Toto mengaku membuka peluang jelly art di Jember sangat bagus, karena tidak semua orang bisa membuatnya.

"Luar biasalah namanya juga belajar. Kesulitan bagaimana mengalahkan kemalasan, semuanya sama bisa kan mau, dengan pandemi ada peluang baru.  Banyak sekali peluangnya dengan puding art (jelly art) ini. Saya juga pernah membuat dan memasarkan juga untuk acara tertentu saja tapi," pungkasnya. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Capture a Picturesque View at Banyu Tibo Beach Pacitan
    Capture a Picturesque View at Banyu Tibo Beach Pacitan
    06/12/2021 - 03:29
  • Check the Health Benefit of This Amazing Herbal Essential Oil Has
    Check the Health Benefit of This Amazing Herbal Essential Oil Has
    06/12/2021 - 01:26
  • Pemerintah Qatar Teken MoU dengan PBNU untuk Bangun 100 Masjid dan 10 RS di Indonesia
    Pemerintah Qatar Teken MoU dengan PBNU untuk Bangun 100 Masjid dan 10 RS di Indonesia
    06/12/2021 - 00:30
  • Syarief Hasan Dukung Jadwal Pilpres 2024 dari KPU RI
    Syarief Hasan Dukung Jadwal Pilpres 2024 dari KPU RI
    05/12/2021 - 23:40
  • Mudahkan Akses Informasi, Ini Terobosan Pemkot Madiun
    Mudahkan Akses Informasi, Ini Terobosan Pemkot Madiun
    05/12/2021 - 23:27

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Abad ke-2 Nahdlatul Ulama dan Penguatan Ekosistem Teknologi
    Abad ke-2 Nahdlatul Ulama dan Penguatan Ekosistem Teknologi
    05/12/2021 - 18:37
  • Calon Alternatif Solusi di Muktamar ke-34 NU di Lampung
    Calon Alternatif Solusi di Muktamar ke-34 NU di Lampung
    04/12/2021 - 17:12
  • Paradigma Kurikulum Baru
    Paradigma Kurikulum Baru
    04/12/2021 - 11:07
  • Urgensi Media Sebagai Sarana Publikasi dan Informasi Pemerintah Daerah
    Urgensi Media Sebagai Sarana Publikasi dan Informasi Pemerintah Daerah
    03/12/2021 - 19:35
  • Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Akhir Tahun 2021
    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Akhir Tahun 2021
    03/12/2021 - 18:14
  • Panggung Sandiwara Undang-Undang Inkonstitusional
    Panggung Sandiwara Undang-Undang Inkonstitusional
    03/12/2021 - 12:12
  • Kepemimpinan Masa Depan: Generasi Tangguh dan Bertumbuh
    Kepemimpinan Masa Depan: Generasi Tangguh dan Bertumbuh
    03/12/2021 - 11:33
  • Pilkada 2024: Polemik Masa Jabatan Kepala Daerah
    Pilkada 2024: Polemik Masa Jabatan Kepala Daerah
    03/12/2021 - 10:29

KULINER

  • Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    05/12/2021 - 13:12
  • Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    04/12/2021 - 21:06
  • Lezat Gurih Almond Tart Abon Lapis Kukus Pahlawan
    Lezat Gurih Almond Tart Abon Lapis Kukus Pahlawan
    04/12/2021 - 16:22
  • Selain Ayam Taliwang, Gastronomi NTB Punya Singang dan Olahan Ikan Napoleon
    Selain Ayam Taliwang, Gastronomi NTB Punya Singang dan Olahan Ikan Napoleon
    04/12/2021 - 15:21
  • Tjingkir Songo Mojokerto, Kedai Makan yang Usung Konsep Kuliner Ala Jawa
    Tjingkir Songo Mojokerto, Kedai Makan yang Usung Konsep Kuliner Ala Jawa
    04/12/2021 - 03:22