Pendidikan

Polbangtan Malang Gelar Kuliah Perdana Program Rekognisi Pembelajaran Lampau

Senin, 15 November 2021 - 12:00 | 24.48k
Polbangtan Malang Gelar Kuliah Perdana Program Rekognisi Pembelajaran Lampau
Direktur Polbangtan Malang, Dr. Setya Budhi Udrayana membuka kuliah perdana program Rekognisi Pembelajaran Lampau, Senin (15/11/2021). (FOTO: Polbangtan Malang)

TIMESINDONESIA, MALANG – Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) melaksanakan kuliah perdana Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Jurusan Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) tahun akademik 2021/2022, Senin (15/11/2021). Kuliah secara virtual ini dibuka langsung oleh Direktur Polbangtan Malang, Dr. Setya Budhi Udrayana, SPt, MSi.

Sebagai lembaga Pendidikan, Polbangtan Malang ditunjuk langsung oleh Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mengelola program RPL yang bertujuan meningkatkan kapasitas Penyuluh Pertanian yang telah diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan perjanjian Kerja (ASN PPPK).

Kuliah perdana ini diikuti oleh 64 mahasiswa program RPL, juga diikuti oleh unsur pimpinan Polbangtan Malang. Pada awal sambutannya, Setya Budhi Udrayana mengucapkan selamat bergabung kepada para mahasiswa program RPL.

Uud, sapaan akrabnya, menjelaskan, RPL ini dilaksanakan melalui aplikasi Sistem Informasi Akademik (Siakad), yang tertelusur prosesnya, sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Demikian pula nanti saat perkuliahan, penugasan,  penilaian, hingga pelaksanaan tugas akhir, semuanya dapat ditelusuri dalam sistem tersebut. 

"Hal ini dilakukan semata untuk menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan RPL," kata dia.

Uud mengingatkan, setelah melakukan registrasi/daftar ulang, maka status mahasiswa RPL telah resmi melekat, berikut dengan peraturan akademik yang menjadi standar dalam penyelenggaraan pendidikan untuk menjaga kualitas lulusan. 

Dia mengatakan, oleh karena seluruh proses RPL dilakukan secara daring, maka menjadi keharusan bagi seluruh mahasiswa untuk aktif mengikuti alur penyelenggaraan melalui daring. 

"Jaga kuota internetnya, agar tidak tertinggal, ikuti perkembangan informasi setiap hari, baik melalui grup whatsapp kelas, maupun informasi melalui website," ucapnya.

Uud menyampaikan, diperlukan pembiasaan sebelumIbu/Bapak bekerja dan bertugas mendampingi petani/peternak. Seperti menyiapkan mental untuk melaksanakan perkuliahan, mengerjakan tugas, serta menerima instruksi dari dosen dan pengajar.

Selain kesiapan mental, Uud juga mengingatkan perihal pikiran, waktu dan tenaga untuk menjadi mahasiswa. Dia meminta kepada para mahasiswa program RPL untuk memberikan pengertian pada keluarga tentang perubahan ritme kehidupan sehari-hari. Karena, menurut dia, akan mempengaruhi kenyamanan yang selama ini dinikmati. 

Webinar-Polbangtan-2.jpgPara peserta kuliah perdana program Rekognisi Pembelajaran Lampau, Senin (15/11/2021). (FOTO: Polbangtan Malang)

Dia juga meminta untuk memahami proses yang harus dijalankan, termasuk penggunaan perangkat perkuliahan. "Pahamkan orang di sekeliling Ibu/Bapak. Agar memperoleh dukungan positif untuk masa depan diri dan keluarga," ujarnya sebelum membuka kuliah perdana secara resmi.

Untuk diketahui, Program RPL adalah penyetaraan akademik atas pengalaman kerja atau pelatihan bersertifikasi untuk memperoleh kualifikasi pendidikan tinggi di berbagai program studi di Polbangtan. 

Di samping itu RPL sendiri merupakan sebuah implementasi dari pembelajaran sepanjang seumur hidup untuk meningkatkan jumlah angkatan kerja yang terdidik dan berkeahlian. 

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan selain petani, Penyuluh Pertanian merupakan ujung tombak pembangunan pertanian. Penyuluh berperan dalam mendampingi petani di lapangan.
 
“Saat ini jumlah tenaga penyuluh pertanian masih sangat kurang. Maka pemerintah  merekrut penyuluh Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) untuk menjadi ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penyuluh Pertanian. Untuk menjadi ASN PPPK diperlukan penyuluh-penyuluh dengan kompeten,” ungkap SYL beberapa waktu lalu.

Mentan SYL menekankan, pengakuan kompetensi penyuluh yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sangat diperlukan dalam mendukung tugas dan kinerja penyuluh di lapangan dan ini diakui melalui sertifikasi kompetensi penyuluh.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menjelaskan dinamika sektor pertanian berkembang dengan cepat, sehingga penyuluh dituntut meningkatkan kapasitas dan kompetensinya. ”Kinerja penyuluhan kita masih jauh dari harapan, karena kondisinya, kita bisa memaklumi. Namun hal itu tidak bisa menjadi alasan untuk menutupi kinerja kita, atau membuat kerja tidak semangat,” kata Dedi.

Melalui Program RPL, Dedi mengungkapkan diberikan kesempatan yang lebih luas lagi untuk Penyuluh Pertanian yang telah memiliki pengalaman kerja, untuk dapat menempuh pendidikan yang lebih tinggi lagi. Sistem pembelajarannya pun tetap memakai Satuan Kredit Semester (SKS) dalam bentuk mata kuliah, yang diperoleh melalui pengalaman kerja atau pelatihan bersertifikasi.

Metode RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) ini juga menurut UNESCO yaitu pengakuan yang berfokus kepada pengakuan capaian pembelajaran yang diperoleh dari pembelajaran secara nonformal dan informal. "Beberapa negara mempraktikkan juga pengakuan formal learning, sebagai praktik RPL (pengakuan melalui Transfer Kredit) selain non formal dan informal learning,” terang Dedi.(*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Pemkab Ponorogo Bangun Sirkuit Balap Motor Bersebelahan dengan Taman Wengker
    Pemkab Ponorogo Bangun Sirkuit Balap Motor Bersebelahan dengan Taman Wengker
    29/11/2021 - 11:52
  • Menpora RI Amali Ingatkan Pentingnya Inklusif dalam Bingkai Kebersamaan
    Menpora RI Amali Ingatkan Pentingnya Inklusif dalam Bingkai Kebersamaan
    29/11/2021 - 11:44
  • Seniman Cilik Sanggar Daun Pamerkan Karya 4D Bertema Kebudayaan Pesisir
    Seniman Cilik Sanggar Daun Pamerkan Karya 4D Bertema Kebudayaan Pesisir
    29/11/2021 - 11:36
  • Peringati Hari Korpri ke-50, Ini Pesan Sekda Majalengka
    Peringati Hari Korpri ke-50, Ini Pesan Sekda Majalengka
    29/11/2021 - 11:29
  • ACS Disetujui, Tahun Depan Siap Beroperasi
    ACS Disetujui, Tahun Depan Siap Beroperasi
    29/11/2021 - 11:22

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Momen Hari Pahlawan: Berjiwa Heroik-Nasionalistik di Era Digital
    Momen Hari Pahlawan: Berjiwa Heroik-Nasionalistik di Era Digital
    29/11/2021 - 07:37
  • Refleksi antar Konferensi PCNU: Menjadikan  NU sebagai Organisasi Umat
    Refleksi antar Konferensi PCNU: Menjadikan NU sebagai Organisasi Umat
    28/11/2021 - 09:53
  • Mungkinkah Garuda Berganti Nama?
    Mungkinkah Garuda Berganti Nama?
    27/11/2021 - 17:05
  • Melawan Stigma Seksisme Wanita Karir
    Melawan Stigma Seksisme Wanita Karir
    27/11/2021 - 09:29
  • Meningkatkan Profesionalisme Guru Melalui Penelitian
    Meningkatkan Profesionalisme Guru Melalui Penelitian
    27/11/2021 - 00:29
  • Transisi Energi dan Memulihkan Keseimbangan Lingkungan Hidup
    Transisi Energi dan Memulihkan Keseimbangan Lingkungan Hidup
    26/11/2021 - 15:33
  • Masih Hidup Haji Lagi
    Masih Hidup Haji Lagi
    26/11/2021 - 10:03
  • MUI, Situasi Dunia Islam dan Prospeknya
    MUI, Situasi Dunia Islam dan Prospeknya
    26/11/2021 - 08:49

KULINER

  • Bakmi Pak Pendek Ponorogo, Kuliner Legendaris Langganan Pejabat
    Bakmi Pak Pendek Ponorogo, Kuliner Legendaris Langganan Pejabat
    29/11/2021 - 03:21
  • Saung Ma UTI Kota Banjar Tawarkan Menu Sunda di Alam Pedesaan Rejasari
    Saung Ma UTI Kota Banjar Tawarkan Menu Sunda di Alam Pedesaan Rejasari
    28/11/2021 - 01:16
  • Cek Deretan Dessert Paling WOW di Ji Restaurant Canggu
    Cek Deretan Dessert Paling WOW di Ji Restaurant Canggu
    26/11/2021 - 04:44
  • Macarina, Cemilan Makaroni yang Nagih untuk Terus Disantap
    Macarina, Cemilan Makaroni yang Nagih untuk Terus Disantap
    24/11/2021 - 02:06
  • Quatro Coffee, Nyaman, Elegan dan Tenang untuk Pekerja Milenial
    Quatro Coffee, Nyaman, Elegan dan Tenang untuk Pekerja Milenial
    22/11/2021 - 13:04