Dispertan Kota Batu Lakukan Pendataan Kerusakan Lahan Pertanian
Dinas Pertanian atau Dispertan Kota Batu masih melakukan pendataan infrastruktur pertanian dan areal persawahan warga yang rusak akibat banjir bandang. Dinas Pertanian berencana mengalokasikan anggaran pada tahun 2022 mendatang.

BATU – Dinas Pertanian atau Dispertan Kota Batu masih melakukan pendataan infrastruktur pertanian dan areal persawahan warga yang rusak akibat banjir bandang. Dinas Pertanian berencana mengalokasikan anggaran pada tahun 2022 mendatang.
"Kita petakan berapa infrastruktur pertanian dan kawasan pertanian yang rusak, kita anggarkan kerja sama dengan Perhutani dan DLH, kita akan lakukan pembenahan mulai hulu hingga hilir," ujar Kadis Pertanian, Sugeng Pramono.

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan pembenahan mulai dari hulu hingga hilir dengan cara menanami tegakan dan vertiver.
Sementara itu hasil penanganan bencana yang dilakukan BPBD Kota Batu ternyata ada delapan desa terdampak yakni Desa Sidomulyo, Desa Bulukerto, Desa Sumberbrantas, Desa Bumiaji, Desa Tulungrejo, Desa Punten, Desa Sumbergondo dan Desa Giripurno.
Dampak kerusakan/kerugian sementara yang terdata sampai saat ini adalah 124 KK terdampak, rumah rusak 43, rumah yang pada saat kejadian terendam lumpur 32.
Kendaraan rusak/ hanyut Motor 46, Mobil 11, hewan ternak 128 dan lahan pertanian sebanyak 8. "Untuk luasan lahan yang rusak masih dalam pendataan lebih lanjut," ujar Ka BPBD Kota Batu, Agung Sedayu.

Hari ini petugas gabungan melakukan penyisiran dan pembersihan material pasca banjir bandang di daerah terdampak.
Pendistribusian air bersih, assement awal rehabilitasi dan rekonstruksi rumah dan fasum, kegiatan dapur umum untuk mendukung logistik bagi warga terdampak dan relawan.
Selain Dispertan Kota Batu, petugas gabungan juga melakukan Pengkajian PHBS Krisis & PHBS rumah pengungsian, Kunjungan korban bencana, kunjungan untuk pemantauan air bersih dan kesehatan lingkungan, kunjungan balita yang terdampak, trauma healing bersama tim Provinsi dan Dinkes. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

