Peristiwa Daerah

Menengok Menara NU Warisan KH Umar Tumbu Pacitan

Rabu, 03 November 2021 - 14:34 | 48.75k
Menengok Menara NU Warisan KH Umar Tumbu Pacitan
Menara megah 17 meter warisan KH Umar Tumbu untuk NU melambangkan ideologi yang kuat bagaikan karang.

TIMESINDONESIA, PACITANKH Umar Tumbu. Ulama kharismatik pendakwah tersohor dengan nama asli Umar Sahid Pacitan, Jawa Timur itu memiliki warisan penting berupa mercusuar atau menara NU yang ternyata layak untuk dikunjungi wisatawan religi. 

Seperti yang diungkapkan salah satu santri KH Umar Tumbu, Nur Salim bahwa keberadaan menara NU ini sangat lekat dengan tokoh penyebar syiar Islam ala NU di Pacitan, KH Umar Syahid atau Mbah Umar Tumbu. 

"Ya, pasti masyarakat sudah tahu tentang perjalanan KH Umar Tumbu. Sejak wafat pada 4 Januari 2017 silam, ia juga meninggalkan warisan semangat untuk menjaga persatuan berupa sebuah menara NU," katanya, Rabu (3/11/2021). 

KH Umar Tumbu bNur Salim yang merupakan santri KH Umar Tumbu mengkisahkan bangunan menara NU itu dibangun.

Nur Salim menambahkan, menara megah setinggi 17 meter yang didominasi warna hijau tua ini dirancang dan dibangun oleh KH Umar Tumbu sendiri. Dari dasar hingga puncaknya tertera logo NU serta tak lupa bendera Merah Putih. Angka 17 sendiri melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia. 

"Nah, menara ini juga dirancang oleh KH Umar Tumbu sendiri. Bangunan tersebut juga terdapat logo NU dan angka 17 yang melambangkan kemerdekaan Indonesia," imbuhnya. 

Lebih lanjut pria yang juga Ketua PAC GP Ansor Donorojo itu menjelaskan makna filosofis menara NU yang selesai dibangun pada 15 Agustus 2015 lalu dan diresmikan oleh Rais JATMAN Habib Luthfi bin Yahya. 

"Yang saya dengar dari KH Umar Tumbu waktu masih hidup, mercusuar ini memiliki makna filosofis kokohnya ideologi NU yang seperti karang. Jadi kalau ada kapal yang menabrak karang tersebut pasti akan pecah, tenggelam bahkan bisa hancur," jelas Nur Salim saat diwawancarai TIMES Indonesia. 

Selain itu, dirinya menilai mercusuar yang berada di Desa Jajar, Kecamatan Donorojo ini sebagai pertanda eksistensi ormas Islam NU di tengah modernisasi dan tantangan zaman. 

"KH Umar Tumbu memang sedang mengabarkan kepada dunia bahwa keberadaan NU masih ada dan akan terus lestari. Mengingat peran penting para Kiai dalam menyebarkan Islam bahkan merebut kemerdekaan Indonesia dari penjajahan bangsa lain," ujarnya. 

Nur Salim juga menyatakan, kecintaan KH Umar tumbu kepada NU dan umat Islam bisa diwujudkan dengan banyaknya pengorbanan semasa hidupnya yang mengabdi melayani dengan penuh keikhlasan. 

KH Umar Tumbu cMakam KH Umar Tumbu yang berada di belakang komplek asrama Ponpes Nurrohman, Donorojo Pacitan. 

"Saya yakin, KH Umar Tumbu adalah pejuang sejati yang dikenal sebagai kiai pelayan umat, dermawan, lemah lembut. Saat masih muda berdakwah keliling dengan menjual tumbu atau wadah yang terbuat dari anyaman bambu dengan berjalan kaki. Pesan yang masih saya ingat adalah bagaimana kita harus menjaga persatuan dan kerukunan antar umat," ucapnya. 

Perlu diketahui, KH Umar Tumbu atau yang dikenal Mbah Umar wafat dalam usia 114 tahun. Pada masa remajanya, ia menjadi murid KH Dimyathi Abdullah di Pesantren Tremas Arjosari Pacitan. Menara NU warisan Mbah Umar kini menjadi wisata religi selain makamnya yang terletak di belakang asrama Ponpes Nurrohman yang ia asuh.

"Apalagi saat bulan Ramadhan ramai dikunjungi peziarah dari luar Pacitan," pungkas Nur Salim terkait menara NU warisan KH Umar Tumbu. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Dandim 0612/Tasikmalaya Tinjau Vaksin Anak di Puskesmas
    Dandim 0612/Tasikmalaya Tinjau Vaksin Anak di Puskesmas
    28/01/2022 - 22:41
  • BNPT Sebut Ada Ratusan Pesantren Terafiliasi Terorisme, PBNU Minta Paparkan Nama
    BNPT Sebut Ada Ratusan Pesantren Terafiliasi Terorisme, PBNU Minta Paparkan Nama
    28/01/2022 - 22:33
  • Beri Efek Jera, Kemendag Tindak Pelaku Usaha Robot Trading Ilegal
    Beri Efek Jera, Kemendag Tindak Pelaku Usaha Robot Trading Ilegal
    28/01/2022 - 22:25
  • Rayakan Ulang Tahun Ke-3, Ayom Java Village Berbagi Kasih ke Panti Asuhan
    Rayakan Ulang Tahun Ke-3, Ayom Java Village Berbagi Kasih ke Panti Asuhan
    28/01/2022 - 22:12
  • Ziarah Makam Wakil Wali Kota, Habib Hadi: Almarhum Sangat Disiplin, Ulet dan Teliti
    Ziarah Makam Wakil Wali Kota, Habib Hadi: Almarhum Sangat Disiplin, Ulet dan Teliti
    28/01/2022 - 22:06

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Skipjack : Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24

KOPI TIMES

  • Islam Wasathiyah, Ulama dan Melawan Terorisme
    Islam Wasathiyah, Ulama dan Melawan Terorisme
    28/01/2022 - 13:23
  • Menunggu Standardisasi Materi Pendidikan Pancasila
    Menunggu Standardisasi Materi Pendidikan Pancasila
    28/01/2022 - 11:20
  • Kepemimpinan Muhammadiyah Bersifat Ilahiyah
    Kepemimpinan Muhammadiyah Bersifat Ilahiyah
    28/01/2022 - 03:33
  • Kepalsuan, Diracik Nama Tuhan
    Kepalsuan, Diracik Nama Tuhan
    27/01/2022 - 16:10
  • Jalan Terjal Tenaga Kerja Lulusan Baru
    Jalan Terjal Tenaga Kerja Lulusan Baru
    26/01/2022 - 18:36
  • Menyulam Demokrasi Sejuk, Menatap Pemilu Kasih Sayang
    Menyulam Demokrasi Sejuk, Menatap Pemilu Kasih Sayang
    26/01/2022 - 13:22
  • Doa Lintas Agama untuk Kepentingan Siapa?
    Doa Lintas Agama untuk Kepentingan Siapa?
    26/01/2022 - 12:34
  • Paradigma Pemikiran dan Kontinuitas Tradisi Intelektual di Pesantren
    Paradigma Pemikiran dan Kontinuitas Tradisi Intelektual di Pesantren
    26/01/2022 - 09:14

KULINER

  • Coto Makassar Widodaren, Gurihnya Bikin Nagih
    Coto Makassar Widodaren, Gurihnya Bikin Nagih
    28/01/2022 - 12:41
  • Skipjack : Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack : Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Sambut Imlek, Nikmati Segarnya Yu Sheng di Genki Sushi Tunjungan Plaza Surabaya
    Sambut Imlek, Nikmati Segarnya Yu Sheng di Genki Sushi Tunjungan Plaza Surabaya
    28/01/2022 - 01:22
  • Resep Viral Tiktok, Crab Rangoon yang Gurih dan Garing
    Resep Viral Tiktok, Crab Rangoon yang Gurih dan Garing
    27/01/2022 - 10:01
  • Lezatnya Nasi Liwet Sampai Terbawa Mimpi
    Lezatnya Nasi Liwet Sampai Terbawa Mimpi
    27/01/2022 - 06:21