Gaya Hidup

Kenali Perbedaan Genre Dalam Drama Bela Diri China

Senin, 01 November 2021 - 15:02 | 50.22k
Kenali Perbedaan Genre Dalam Drama Bela Diri China
Drama Cina Word of Honor. (dok. Youku)

TIMESINDONESIA, JAKARTADrama China cukup populer di kalangan penikmat serial drama. Adanya berbagai genre drama seperti Wuxia, Xianxia dan Xuanhuan membuat drama China cocok menjadi pilihan tontonan di masa pandemi seperti saat ini.

Banyak dari penonton yang mungkin mengira bahwa semua drama China memiliki genre yang sama, namun apabila diamati lebih jauh ada perbedaan di setiap jenisnya.

Drama Wuxia adalah drama yang berfokus pada ilmu bela diri yang didapat melalui meditasi, belajar teknik-teknik pedang, panah, dan lain-lain. Dalam wuxia biasanya Anda dapat menemukan istilah-istilah perang, pangkat militer, hierarki kerajaan (raja, ratu, putra mahkota, selir, dan seterusnya). Cerita dalam drama ini mengeksplorasi antara elemen seni bela diri Cina seperti Kungfu atau Wushu, petualangan dan kehidupan sehari - hari. Contoh drama dengan genre wuxia: Word of Honor, Nirvana in Fire, dan The Winner is Love.

Drama Bela Diri China 2Dilraba Dilmurat dalam drama Eternal Love of Dream berperan menjadi siluman rubah. (FOTO: dok. WeTV)

Selanjutnya Xianxia adalah genre yang berfokus pada kisah tiga alam, alam surga, alam manusia dan alam bawah tanah. Dalam genre ini tokoh protagonis mendapatkan ilmu bela diri dari ilmu tenaga dalam, sihir, jurus dan memiliki obsesi untuk mengembangkan keabadian, hal itu didapatkan dari pengaruh Taoisme. Protagonis tetap menggunakan pedang dan alat lainnya tetapi dengan ilmu sihir mereka dapat menggunakan pedang untuk berkendara, menggerakkan benda-benda dengan mengacungkan tangan atau mengeluarkan benda secara tiba-tiba. 

Berbeda dengan Wuxia, dalam Xianxia, dewa bukan hanya sekedar figur yang dipuja tapi juga menjadi karakter dalam drama. Dewa-dewa alam langit biasanya dipimpin oleh seorang kaisar, dan setiap dewa memiliki tugas masing-masing. Manusia biasa dengan ilmu sihir yang hebat dapat diangkat ke surga untuk menjadi dewa, dan sebaliknya dewa yang tidak kompeten dapat diturunkan ke alam manusia. Cerita dalam genre ini banyak mengandung unsur agama, budaya, sihir dan kepercayaan tradisional Cina.

Protagonis dalam drama Xianxia tidak selalu dewa, iblis atau siluman lain dapat menjadi protagonis. Siluman biasanya memiliki tanda berwarna merah di dahinya. Tidak hanya menceritakan para dewa, terkadang mereka akan berfokus pada iblis, pendekar abadi (pendekar yang sudah berlatih dan usianya mencapai ratusan tahun), kisah cinta dewa dan iblis, reinkarnasi, dll. Contoh drama dengan genre xianxia: Ashes of Love, Eternal Love of Dream, Ancient Love Poetry, dan Immortality. 

Yang terakhir Xuanhuan, genre ini merupakan genre perpaduan antara Wuxia dan Xianxia. Xuanhuan masih memiliki unsur bela diri tetapi terkadang bercampur dengan unsur mitologi barat atau unsur eksternal lainnya. Protagonis dalam drama dapat mendapatkan ilmu bela diri melalui latihan bela diri seperti dalam drama wuxia. Tetapi mereka mendapat bantuan dari benda-benda ajaib yang bukan berasal dari alam manusia, mereka menggunakan energi-energi asing seperti meteor. 

Meskipun mengandung unsur Xianxia, Xuanhuan tidak memiliki unsur taoisme. Cerita drama Xuanhuan biasanya berhubungan dengan cerita fantasi dengan unsur ilmu hitam, atau teka-teki yang misterius. Contoh drama dengan genre xuanhuan: The Untamed, Legend of Awakening, Douluo Continent.

Adanya berbagai macam genre dalam drama China yang masing - masing genre memiliki ciri khas nya sendiri tentu menjadi daya tarik bagi penikmat serial drama. (*)

 

Pewarta: Daffa Fausta Fidela



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Diretas, Kanal YouTube BNPB Ganti Nama Jadi Ethereum 2.0
    Diretas, Kanal YouTube BNPB Ganti Nama Jadi Ethereum 2.0
    09/12/2021 - 11:54
  • Imlahyudin Dikukuhkan Sebagai Ketua Komindo Sejahtera
    Imlahyudin Dikukuhkan Sebagai Ketua Komindo Sejahtera
    09/12/2021 - 11:40
  • Out dari Liga Champions, Barcelona tidak Lagi Menjadi Raksasa
    Out dari Liga Champions, Barcelona tidak Lagi Menjadi Raksasa
    09/12/2021 - 11:31
  • Waspadai DBD di Masa Pandemi, Dinkes Lamongan: Tetap Jaga Kekebalan Tubuh
    Waspadai DBD di Masa Pandemi, Dinkes Lamongan: Tetap Jaga Kekebalan Tubuh
    09/12/2021 - 11:13
  • Menko Perekonomian RI: Indonesia Tangani Pandemi dan Pemulihan Ekonomi Berimbang
    Menko Perekonomian RI: Indonesia Tangani Pandemi dan Pemulihan Ekonomi Berimbang
    09/12/2021 - 11:07

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Catatan Jogja Corruption Watch terhadap Penanganan Dugaan Korupsi di Yogyakarta
    Catatan Jogja Corruption Watch terhadap Penanganan Dugaan Korupsi di Yogyakarta
    09/12/2021 - 10:19
  • Refleksi Hari Anti Korupsi, Masyarakat Semakin Anti Korupsi?
    Refleksi Hari Anti Korupsi, Masyarakat Semakin Anti Korupsi?
    08/12/2021 - 18:22
  • Kondisi Ketenagakerjaan dan Pengangguran di Indonesia
    Kondisi Ketenagakerjaan dan Pengangguran di Indonesia
    08/12/2021 - 17:31
  • Urgensinya Komunikasi Dalam Kehidupan Sehari-Hari
    Urgensinya Komunikasi Dalam Kehidupan Sehari-Hari
    08/12/2021 - 16:02
  • Hak Asasi Manusia Dalam Sudut Pandang Demokrasi
    Hak Asasi Manusia Dalam Sudut Pandang Demokrasi
    08/12/2021 - 15:34
  • Kesetaraan Pendidikan Bagi Kaum Hawa
    Kesetaraan Pendidikan Bagi Kaum Hawa
    08/12/2021 - 14:38
  • Literasi Baca, Melestarikan Arsip Tekstual di Indonesia
    Literasi Baca, Melestarikan Arsip Tekstual di Indonesia
    07/12/2021 - 16:21
  • Akankah Permendikbud Ristek Berujung Pada Uji Materi di MA?
    Akankah Permendikbud Ristek Berujung Pada Uji Materi di MA?
    07/12/2021 - 15:13

KULINER

  • Ide Snack Platter Terbaik untuk Teman Asyik di Rumah
    Ide Snack Platter Terbaik untuk Teman Asyik di Rumah
    08/12/2021 - 12:29
  • Q5 Steak Gelar Eating Challenge TikTok, Hadiah 2 Bulan Makan Sepuasnya
    Q5 Steak Gelar Eating Challenge TikTok, Hadiah 2 Bulan Makan Sepuasnya
    07/12/2021 - 13:16
  • Lontong Tahu Kuliner Khas Blora, Cita Rasa Unik dan Berbeda
    Lontong Tahu Kuliner Khas Blora, Cita Rasa Unik dan Berbeda
    07/12/2021 - 03:22
  • Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    05/12/2021 - 13:12
  • Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    04/12/2021 - 21:06