Kopi TIMES

Merawat Semangat (Sumpah) Pemuda

Kamis, 28 Oktober 2021 - 14:48 | 24.36k
Merawat Semangat (Sumpah) Pemuda
Putra Mangaratua Siahaan, S.Sos.; Wakil Ketua DPD KNPI Kota Tanjungbalai.

TIMESINDONESIA, SUMUTKami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Ikrar Sumpah Pemuda ini setiap menjelang tanggal 28 Oktober selalu kita baca dan diajarkan di sekolah. Ikrar tersebut merupakan hasil keputusan Kongres Pemuda II yang digelar pada 27-28 Oktober 1928 atau tepatnya 93 Tahun yang lalu di Batavia/Jakarta setelah Kongres Pemuda I 30 April-02 Mei 1926 dinilai belum optimal.

Jauh sebelum Indonesia merdeka, pada Kongres Pemuda II para pemuda nusantara yang terdiri dari bermacam suku bangsa sepakat untuk bersatu melepaskan ego kedaerahan demi mewujudkan menuju Indonesia Merdeka. Sebagai tonggak utama pergerakan menuju Indonesia Merdeka, Sumpah Pemuda memiliki peran sentral dalam menegaskan semangat berdirinya sebuah negara Indonesia.

Pada saat itu, Pemuda Indonesia memiliki semangat juang yang tinggi untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Di masa kolonialisme,  berpikir tentang kemerdekaan merupakan hal terlarang, akan tetapi dengan berani, Pemuda Indonesia mewujudkan aksi nyata dengan melaksanakan Kongres Pemuda II dan melahirkan Ikrar Sumpah Pemuda dan di siarkan di surat-surat kabar, penuh dengan resiko karena kegiatan semacam itu dianggap dapat mengancam kekuasaan pemerintah kolonial. 

Sumpah pemuda adalah simbol persatuan Pemuda Indonesia dari Sabang sampai Marauke tanpa memandang asal suku, agama, budaya dan bahasa. 

Karena persamaan nasib ingin terbebas dari penjajahan semakin membulatkan tekat bahwa Pemuda Indonesia mampu membawa merebut kemerdekaan agar keluar dari jeratan penindasan menuju bangsa yang berdaulat baik secara ekonomi, politik, budaya dan menjadi bangsa yang mandiri untuk kemakmuran serta kesejahteraan bangsa Indonesia. 

Sejarah mencatat bahwa Pemuda memiliki peran penting  dalam perjalanan bangsa Indonesia. Mulai dari merebut kemerdekaan, hingga reformasi, Pemuda merupakan kunci suksesnya suatu gerakan. Founding Father Ir. Soekarno pernah berkata, “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia”. Kalimat ini bermakna bahwa peran Pemuda sanggatlah besar bagi perubahan suatu bangsa dan negara.

Dewasa ini, perkembangan dunia yang semakin kompleks, dimulai dari segala lini kehidupan, membuat pemuda Indonesia harus bersaing dengan pemuda di belahan dunia lainnya. Saat ini berjuang bukan lagi angkat senjata, melainkan persaingan untuk berpikir kreatif, inovatif dan progresif. Zaman modern menyebabkan tingkat persaingan semakin tinggi, sehingga menuntut kualitas diri agar dipersiapkan sebaik mungkin. 

Pemuda harus mampu beradaptasi dengan cepat, belajar, dan menjadi lebih baik serta melakukan inovasi agar dapat menjalankan peran sebagai penerus generasi pemimpin peradaban. Pemuda harus mampu melakukan dan membawa perubahan suatu bangsa dan negara kearah yang lebih baik, karena semangat perubahan merupakan milik pemuda. Seperti dikatakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang sempat viral menjadi quote yang banyak dipostibg di medsos, bahwa pemuda memang minim pengalaman, oleh sebab itu ia tidak menawarkan masa lalu, Pemuda menawarkan masa depan. Ini berarti bahwa suatu harapan berupa pencapaian kemajuan telah ditakdirkan berada dipundak Pemuda. 

Pemuda sebagai estafet generasi selanjutnya, harus menyiapkan diri untuk kemajuan suatu negara. Tanpa pemuda yang berkualitas takkan mungkin suatu negara dapat maju memainkan peran persaingan dengan negara lain. Karena hancurnya generasi muda, maka hancurlah pula suatu bangsa.  

Merawat kebhinekaan yang telah tercipta dimulai dari Kongres Pemuda II bukan hanya tugas negara,  tetapi menjadi tanggung jawab moral setiap individu dalam bernegara khususnya Pemuda yang menjadi tonggak suatu bangsa.

Pemuda harus dibentengi dan dibekali pendidikan yang baik untuk menghadapi Globalisasi yang semakin maju, khususnya globalisasi budaya yang dapat mengikis kebudayaan Indonesia asli. 

Kebudayaan Indonesia sebagai identitas nasional harus mampu bertahan ditengah serangan budaya populer dari luar, karena kebudayaan populer bisa saja mengikis semangat cinta tanah air yang sudah terawat selama ini jika tidak dibarengi dengan pendidikan yang baik bagi Pemuda Indonesia. 

Peringatan hari sumpah pemuda harus menjadi momentum untuk kembali mengingat sejarah perjuangan Pemuda Indonesia dalam memperjuangkan Indonesia bebas dari penjajahan dengan semangat persatuan, satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa.  Jangan sampai peringatan hari sumpah Pemuda sebatas seremoni perayaan tanpa mengetahui semangat pengorbanan yang dilakukan para Pemuda dahulu yang rela  mengenyampingkan perbedaan demi cita-cita meraih kemerdekaan Indonesia. 

Kongres Pemuda II 1928 membuktikan bahwa Pemuda Indonesia adalah Pemuda yang tangguh karena mampu menjadikan Perbedaan sebagai modal untuk menggapai asa menuju Indonesia Merdeka.

Pemuda Indonesia Hebat.....
Selamat Hari Sumpah Pemuda....!!!! 

***

*) Oleh: Putra Mangaratua Siahaan, S.Sos.; Wakil Ketua DPD KNPI Kota Tanjungbalai.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Azis Syamsuddin Segera Jalani Sidang
    Azis Syamsuddin Segera Jalani Sidang
    30/11/2021 - 15:04
  • Patok Kayu di Taman Tjimanoek, Dulunya Sebagai Penanda Wilayah Indramayu
    Patok Kayu di Taman Tjimanoek, Dulunya Sebagai Penanda Wilayah Indramayu
    30/11/2021 - 14:58
  • Jelang Penghujung Tahun, Jumlah Kasus Covid-19 di Majalengka Kembali Bertambah
    Jelang Penghujung Tahun, Jumlah Kasus Covid-19 di Majalengka Kembali Bertambah
    30/11/2021 - 14:30
  • Langkah Persemag Magetan Terhenti di Liga 3 Jatim, Begini Pesan Siswanto
    Langkah Persemag Magetan Terhenti di Liga 3 Jatim, Begini Pesan Siswanto
    30/11/2021 - 14:24
  • Tarian Sapi Semarakkan Festival Susu Sapi Brau di Kota Batu
    Tarian Sapi Semarakkan Festival Susu Sapi Brau di Kota Batu
    30/11/2021 - 14:12

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Nahdlatul Ulama Tidak Boleh Pecah 
    Nahdlatul Ulama Tidak Boleh Pecah 
    29/11/2021 - 17:16
  • Terorisme dan Fundamentalisme Kemanusiaan
    Terorisme dan Fundamentalisme Kemanusiaan
    29/11/2021 - 14:54
  • Momen Hari Pahlawan: Berjiwa Heroik-Nasionalistik di Era Digital
    Momen Hari Pahlawan: Berjiwa Heroik-Nasionalistik di Era Digital
    29/11/2021 - 07:37
  • Refleksi antar Konferensi PCNU: Menjadikan  NU sebagai Organisasi Umat
    Refleksi antar Konferensi PCNU: Menjadikan NU sebagai Organisasi Umat
    28/11/2021 - 09:53
  • Mungkinkah Garuda Berganti Nama?
    Mungkinkah Garuda Berganti Nama?
    27/11/2021 - 17:05
  • Melawan Stigma Seksisme Wanita Karir
    Melawan Stigma Seksisme Wanita Karir
    27/11/2021 - 09:29
  • Meningkatkan Profesionalisme Guru Melalui Penelitian
    Meningkatkan Profesionalisme Guru Melalui Penelitian
    27/11/2021 - 00:29
  • Transisi Energi dan Memulihkan Keseimbangan Lingkungan Hidup
    Transisi Energi dan Memulihkan Keseimbangan Lingkungan Hidup
    26/11/2021 - 15:33

KULINER

  • Meski ada Pandemi, UKM Ngemood Mie Mojokerto Malah Buka Cabang
    Meski ada Pandemi, UKM Ngemood Mie Mojokerto Malah Buka Cabang
    30/11/2021 - 14:00
  • Ini Jajanan Tradisional Indonesia yang Mulai Langka
    Ini Jajanan Tradisional Indonesia yang Mulai Langka
    30/11/2021 - 09:31
  • Bakmi Pak Pendek Ponorogo, Kuliner Legendaris Langganan Pejabat
    Bakmi Pak Pendek Ponorogo, Kuliner Legendaris Langganan Pejabat
    29/11/2021 - 03:21
  • Saung Ma UTI Kota Banjar Tawarkan Menu Sunda di Alam Pedesaan Rejasari
    Saung Ma UTI Kota Banjar Tawarkan Menu Sunda di Alam Pedesaan Rejasari
    28/11/2021 - 01:16
  • Cek Deretan Dessert Paling WOW di Ji Restaurant Canggu
    Cek Deretan Dessert Paling WOW di Ji Restaurant Canggu
    26/11/2021 - 04:44