Advertisement
Hukum dan Kriminal

Santri Korban Kekerasaan Seksual di Mojokerto Bertambah 4 Orang

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyatakan, korban dugaan tindak kekerasan seksual rudapaksa yang dilakukan pengasuh pondok pesantren di Mojokerto bertambah 4 orang.

TIMES Indonesia,
Santri Korban Kekerasaan Seksual di Mojokerto Bertambah 4 Orang
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko. (Foto: dok. TIMES Indonesia).
A-AA+

MOJOKERTO Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyatakan, korban dugaan tindak kekerasan seksual rudapaksa yang dilakukan pengasuh pondok pesantren di Mojokerto bertambah 4 orang.

"Dari hasil pengembangan kasus yang dilakukan oleh Polres Mojokerto, korban bertambah 4 orang, jadi ada 5 orang korban," ujar Gatot saat dikonfirmasi oleh TIMES Indonesia, Kamis (28/10/2021).

Advertisement

Gatot mengatakan bahwa para korban tersebut saat ini tengah mendapat pendampingan psikologi dari Komnas Perlindungan Anak.

Polda Jatim menyatakan, saat ini Polres Mojokerto tengah mendalami kasus tersebut untuk mengetahui apakah masih ada korban atau tidak.

"Polda hanya memberikan asistensi, karena dianggap Polres mampu menangani hal itu," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, pengasuh pondok pesantren Darul Muttaqin di Mojokerto, berinisial AM (52) dilaporkan ke pihak kepolisian terkait tindakan kekerasaan seksual dan pemerkosaan, Jumat (10/10/2021) lalu. AM (52) sendiri dilaporkan ke pihak kepolisian oleh orangtua korban atas dugaan rudapaksa yang dilakukannya terhadap anaknya yang masih berusia 14 tahun. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

K
PenulisKhusnul Hasana (MG-242) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia