Advertisement
Peristiwa Daerah

Hingga Oktober 2021, Pengidap HIV/AIDS di Banyuwangi Capai 286 Kasus

Kasus masyarakat terjangkit penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada tahun 2021 ini mengalami penurunan sangat drastis.

TIMES Indonesia,
Hingga Oktober 2021, Pengidap HIV/AIDS di Banyuwangi Capai 286 Kasus
Ilustrasi pengidap HIV Aids (Foto : holadoc)
A-AA+

BANYUWANGI Kasus masyarakat terjangkit penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada tahun 2021 ini mengalami penurunan sangat drastis.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, di tahun 2020 lalu sekurangnya ada 555 warga yang terjangkit HIV/AIDS, namun di tahun 2021 ini hanya ada 286 kasus, terhitung dari bulan Januari hingga Oktober.

Advertisement

Dari data tersebut, dapat disimpulkan penurunan kasus mencapai nyaris 50 persen.

"Jika dilihat dari data tersebut mengalami penurunan yang cukup drastis," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi, melalui Kasi Pengendali dan Pencegahan Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Banyuwangi, Sudarto, Rabu (27/10/2021).

Dijelaskan Sudarto, penurunan ini tak lepas dari jerih payah yang dilakukan pihaknya untuk terus menekan angka penularan HIV/AIDS. Mulai upaya pencegahan, memberikan sosialisasi bahaya penyakit HIV/AIDS, hingga rutin melakukan pemeriksaan kepada Ibu hamil, penderita penyakit TBC, dan masyarakat lainnya yang memiliki faktor risiko.

Evaluasi Dinkes Banyuwangi, untuk beberapa yang terjangkit penyakit HIV dengan kategori kelompok ibu hamil, dan kelompok faktor risiko cukup banyak temuan.

"Kita berupaya di layanan tes kesehatan HIV kita yang berjumlah 52 menemukan kasus itu. Baik ibu hamil, faktor resiko, semua nya tetap dijangkau. Ini kita lakukan untuk menekan angka penderitanya," kata Sudarto terkait kasus HIV/AIDS di Kabupaten Banyuwangi tahun 2021. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia