Pemerintahan

Gandeng BPD Banyuwangi, DPR RI Sosialisasikan Cegah Bahan Berbahaya pada Pangan

Selasa, 26 Oktober 2021 - 18:26 | 18.86k
Gandeng BPD Banyuwangi, DPR RI Sosialisasikan Cegah Bahan Berbahaya pada Pangan
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh bersama BPOM menggelar sosialisasi cegah bahan-bahan berbahaya pada pangan di Banyuwangi. (FOTO: Agung Sedana/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh bersama BPOM menggelar sosialisasi cegah bahan-bahan berbahaya pada pangan. Menggandeng Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sosialisasi ini menyasar sedikitnya kepada 400 masyarakat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Sosialisasi ini diselenggarakan di gedung Graha Bhakti di Desa Setail, Kecamatan Genteng, Selasa (26/10/2021). Meskipun acara melibatkan ratusan masyarakat, namun penyelenggaraannya tetap mengedepankan aturan pencegahan penularan Covid-19.

"Masyarakat harus paham dengan benar. Mana bahan-bahan yang berbahaya untuk pangan dan mana yang aman untuk kesehatan," ujar Nihayatul Wafiroh.

Menurutnya, di masa pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini banyak produk-produk yang beredar. Baik produk jamu maupun produk yang berkhasiat terhadap kesehatan lainnya. Namun tetapi, produk-produk tersebut belum diketahui secara pasti apakah aman untuk dikonsumsi.

"Banyak produk-produk jamu dan produk lainnya yang dijual. Masyarakat harus teliti sebelum membeli. Apakah ini sudah lolos dari BPOM atau belum. Apakah terkandung bahan kimia semacam pengawet yang berbahaya atau tidak," ujarnya.

DPR RI b

Untuk mendongkrak penjualan, menurut Nihayatul, produk-produk tersebut juga mencantumkan embel-embel berkhasiat menyembuhkan penyakit Covid-19.

"Padahal cara paling efektif mencegah penularan Covid-19 adalah dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan. Seperti memakai masker dan anjuran lainnya," tegasnya.

Sementara itu, Kepala balai besar POM Surabaya, Dra Rustyawati menyampaikan jika produk pangan harus terbebas dari 3 hal. Yakni, bebas bahaya kimia, bebas bahaya biologis dan bebas bahaya fisik.

Bebas bahaya kimia artinya, produk tidak boleh terlalu keras, kenyal atau gosong. Tidak berasa getir atau pahit. Tidak berwarna mencolok dan tidak dibungkus dengan bekas koran.

"Termasuk tidak mengandung bahan berbahaya. Seperti formalin, boraks, pewarna tekstil, rodhamin B dan methanil yellow," kata Dra Rustyawati.

Bebas dari bahaya biologis artinya produk harus terjamin kemasan yang rapi dan tidak tercemar dari bakteri, jamur atau virus. Termasuk bebas bahaya fisik, yakni bebas dari kontaminasi kerikil, rambut, kayu, karet, isi staples dan berbagai serpihan benda-benda lainnya.

"Untuk menjamin kesehatan, pastikan untuk menghindari produk-produk yang beresiko. Artinya tidak higienis dan tidak terdaftar kedalam BPOM," cetus Dra Rustyawati usai melangsungkan sosialisasi bahan berbahaya pada pangan bersama Komisi IX DPR RI di Banyuwangi. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Api Bakar Gudang Kayu UD Berkat Jaya di Purbalingga
    Api Bakar Gudang Kayu UD Berkat Jaya di Purbalingga
    01/12/2021 - 23:17
  • Sarang Penyu Ditemukan Rusak di Jalur Batu Hiu Pangandaran
    Sarang Penyu Ditemukan Rusak di Jalur Batu Hiu Pangandaran
    01/12/2021 - 23:08
  • Jembatan Akamigas Cepu Dituding Penyebab Banjir
    Jembatan Akamigas Cepu Dituding Penyebab Banjir
    01/12/2021 - 23:01
  • Ada 1.800 Kasus Baru HIV/AIDS di Cilacap, Dinkes Giatkan Pemeriksaan VCT
    Ada 1.800 Kasus Baru HIV/AIDS di Cilacap, Dinkes Giatkan Pemeriksaan VCT
    01/12/2021 - 22:57
  • Arab Saudi, Ghana dan Norwegia Konfirmasi Kasus Pertama Varian Omicron
    Arab Saudi, Ghana dan Norwegia Konfirmasi Kasus Pertama Varian Omicron
    01/12/2021 - 22:52

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kreatif dalam Proses Belajar Daring dan Jarak Jauh
    Kreatif dalam Proses Belajar Daring dan Jarak Jauh
    01/12/2021 - 13:02
  • Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal Bagi UMKM di Era New Normal
    Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal Bagi UMKM di Era New Normal
    01/12/2021 - 00:28
  • Nahdlatul Ulama Tidak Boleh Pecah 
    Nahdlatul Ulama Tidak Boleh Pecah 
    29/11/2021 - 17:16
  • Terorisme dan Fundamentalisme Kemanusiaan
    Terorisme dan Fundamentalisme Kemanusiaan
    29/11/2021 - 14:54
  • Momen Hari Pahlawan: Berjiwa Heroik-Nasionalistik di Era Digital
    Momen Hari Pahlawan: Berjiwa Heroik-Nasionalistik di Era Digital
    29/11/2021 - 07:37
  • Refleksi antar Konferensi PCNU: Menjadikan  NU sebagai Organisasi Umat
    Refleksi antar Konferensi PCNU: Menjadikan NU sebagai Organisasi Umat
    28/11/2021 - 09:53
  • Mungkinkah Garuda Berganti Nama?
    Mungkinkah Garuda Berganti Nama?
    27/11/2021 - 17:05
  • Melawan Stigma Seksisme Wanita Karir
    Melawan Stigma Seksisme Wanita Karir
    27/11/2021 - 09:29

KULINER

  • Nikmati Chicken Wellington Sepanjang 2,5 Meter Hanya di Hotel The Alana Surabaya
    Nikmati Chicken Wellington Sepanjang 2,5 Meter Hanya di Hotel The Alana Surabaya
    01/12/2021 - 08:50
  • Meski ada Pandemi, UKM Ngemood Mie Mojokerto Malah Buka Cabang
    Meski ada Pandemi, UKM Ngemood Mie Mojokerto Malah Buka Cabang
    30/11/2021 - 14:00
  • Ini Jajanan Tradisional Indonesia yang Mulai Langka
    Ini Jajanan Tradisional Indonesia yang Mulai Langka
    30/11/2021 - 09:31
  • Bakmi Pak Pendek Ponorogo, Kuliner Legendaris Langganan Pejabat
    Bakmi Pak Pendek Ponorogo, Kuliner Legendaris Langganan Pejabat
    29/11/2021 - 03:21
  • Saung Ma UTI Kota Banjar Tawarkan Menu Sunda di Alam Pedesaan Rejasari
    Saung Ma UTI Kota Banjar Tawarkan Menu Sunda di Alam Pedesaan Rejasari
    28/11/2021 - 01:16