Peristiwa Daerah

Kisah Sri Hartuti, Guru Honorer di Ngawi yang Tinggal di Pinggir Hutan Jati

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 16:52 | 52.95k
Kisah Sri Hartuti, Guru Honorer di Ngawi yang Tinggal di Pinggir Hutan Jati
Sri Hartuti, guru honorer di Ngawi yang tinggal di pinggiran hutan. (Foto: M.Miftakul/TIMES Indonesia)Untuk mencukupi kebutuhan, Sri Hartatik beternak unggas dan beberapa ekor kambing. (Foto: M.Miftakul/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, NGAWISri Hartuti (43), sosok guru honorer di Kecamatan Karanganyar, Ngawi, Jawa Timur menjadi perhatian beberapa hari terakhir ini. Kisahnya yang tinggal di rumah jauh dari kata layak huni, menyedot banyak perhatian dan ramai diperbincangkan.

Ditemui di rumahnya, Dusun Suren, Desa Pandean, Kecamatan Karanganyar, Ngawi, Sri terlihat sebagai sosok yang sederhana dan nerimo ing pandum. Rumahnya benar-benar sederhana. Berdinding anyaman bambu. Berlantai tanah. Belakangan diketahui rumahnya berdiri diatas tanah Perhutani. Magersari di pinggir hutan jati.

Sri saat ini mengajar di SD N Pandean 4 sebagai guru kelas 5. Dedikasinya sebagai seorang pendidik terus dia lakukan hingga belasan tahun lamanya. Tujuannya demi pendidikan layak masyarakat sekitar.

"Mulai jadi GTT (Guru tidak tetap) tahun 2007, pertama kali di SD N Pandean 5, Kebun Waru. Kira-kira 5 tahun di sana, kemudian rolling di SDN 4 Pandean, sampai sekarang," kata Bu Guru Sri kepada TIMES Indonesia, Sabtu (23/10/21).

Dia mengisahkan, keinginan untuk menjadi seorang guru sudah ada semenjak masih kecil. Proses yang dia lalui pun tak kalah getir. Dari sekolah dasar, dia harus rela membagi waktu antara belajar di sekolah dan bekerja. Selepas SD, Sri tidak langsung melanjutkan di jenjang SMP. Dia merantau ke Ibu Kota. "Setelah tabungan cukup baru pulang, dan melanjutkan di SMP," ujarnya.

Keterbatasan ekonomi keluarga saat itu, mengharuskan Bu Guru Sri untuk nderek agar tetap bisa melanjutkan pendidikan setingkat SMA. "Yang penting tetap bisa sekolah. Dulu melanjutkan di SMK Muhammadiyah 1 Ngawi," katanya.

Sri Hartatik a

"Setelah lulus, saya bekerja dulu di Jakarta, kemudian setelahnya baru melanjutkan kuliah dan mengambil jurusan pendidikan guru SD, selama 4 tahun," imbuhnya.

Selama mengabdikan diri sebagai guru honorer, dirinya mengaku tidak pernah berkeluh kesah. Semua dilalui dengan penuh ikhlas mengabdikan diri sepenuhnya untuk mengajar anak-anak di desanya.

"Menjadi GTT itu adanya senang saja, setiap hari bisa bertemu dengan anak didik, terhibur dengan itu. Palingan hanya saat akan berangkat, kebetulan bensin habis. Tapi dengan kondisi seperti itu, tetap senang dan menikmati prosesnya," terangnya.

Untuk menutupi kekurangan kebutuhan sehari-hari, Sri mengaku juga memiliki usaha sampingan. Yakni dengan beternak unggas dan beberapa ekor kambing. Selepas mengajar, biasanya dia mencari rumput pakan ternak miliknya.

Saat ini Sri tinggal bersama suami dan ketiga anaknya. Suaminya bekerja serabutan dan seadanya. Penghasilan juga tidak menentu. Tergantung dengan ada tidaknya pekerjaan.

Lolos P3K Guru

Perjalan hidup tidak ada yang tahu. Saat pemerintah membuka kran seleksi P3K (Pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak) Guru, dirinya mencoba peruntungan dengan mengikuti seleksi tersebut. Setelah melewati serangkaian proses, Sri lolos passing grade, dan saat ini hanya tinggal menunggu pemberkasan, setelah masa sanggah.

"Tentunya sangat bersyukur, dan masih tidak menyangka," katanya.

Sri mengatakan, sebelumnya dia sempat tidak lolos. Saat itu, nilai ambang batas yang ditetapkan pemerintah terlalu tinggi. Hingga kemudian pemerintah memberikan kebijakan untuk menurunkan batas tersebut. Dia pun akhirnya lolos dengan capaian nilai di atas batas.

Tinggal di kawasan susah sinyal, membuat Sri mengalami beragam kesulitan saat mengakses internet untuk belajar demi persiapan tes P3K. Beruntung di sekolah ada jaringan WiFi yang bisa dia manfaatkan untuk mengunduh materi dan dipelajari sepulang mengajar.

"Kalau di rumah susah sinyal, biasanya saya download dulu materi dengan WiFi sekolah. Di rumah baru dipelajari," katanya.

Dari kisah hidupnya yang penuh lika liku, dirinya mengajak agar para guru honorer di Kabupaten Ngawi, yang mungkin senasib dengan dirinya agar tidak pantang menyerah. Menurutnya, yang paling penting tetap ikhlas selama mengabdi sebagai pendidik. "Yang penting ikhlas saat mengajar, dan jangan pernah menyerah," kata Sri Hartuti. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Dihadiri Gubernur, Gebyar Expo UMKM Khas Kota Mojokerto Digelar 7-9 Desember
    Dihadiri Gubernur, Gebyar Expo UMKM Khas Kota Mojokerto Digelar 7-9 Desember
    05/12/2021 - 18:00
  • Anggota DPRD Bontang Faisal Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Pulau Beras Basah
    Anggota DPRD Bontang Faisal Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Pulau Beras Basah
    05/12/2021 - 17:54
  • Tim Gabungan BPBD Kota Malang Terjun Langsung Bantu Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Semeru
    Tim Gabungan BPBD Kota Malang Terjun Langsung Bantu Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Semeru
    05/12/2021 - 17:48
  • Kiai Muda Satukan Persepsi Jelang Satu Abad NU
    Kiai Muda Satukan Persepsi Jelang Satu Abad NU
    05/12/2021 - 17:36
  • Resmikan Sirkuit Zabaq Jambi, Ketua IMI: Harus Lahirkan Pebalap¬†Berkelas
    Resmikan Sirkuit Zabaq Jambi, Ketua IMI: Harus Lahirkan Pebalap Berkelas
    05/12/2021 - 17:30

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Calon Alternatif Solusi di Muktamar ke-34 NU di Lampung
    Calon Alternatif Solusi di Muktamar ke-34 NU di Lampung
    04/12/2021 - 17:12
  • Paradigma Kurikulum Baru
    Paradigma Kurikulum Baru
    04/12/2021 - 11:07
  • Urgensi Media Sebagai Sarana Publikasi dan Informasi Pemerintah Daerah
    Urgensi Media Sebagai Sarana Publikasi dan Informasi Pemerintah Daerah
    03/12/2021 - 19:35
  • Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Akhir Tahun 2021
    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Akhir Tahun 2021
    03/12/2021 - 18:14
  • Panggung Sandiwara Undang-Undang Inkonstitusional
    Panggung Sandiwara Undang-Undang Inkonstitusional
    03/12/2021 - 12:12
  • Kepemimpinan Masa Depan: Generasi Tangguh dan Bertumbuh
    Kepemimpinan Masa Depan: Generasi Tangguh dan Bertumbuh
    03/12/2021 - 11:33
  • Pilkada 2024: Polemik Masa Jabatan Kepala Daerah
    Pilkada 2024: Polemik Masa Jabatan Kepala Daerah
    03/12/2021 - 10:29
  • Terbang Sudah, Umrah Belum
    Terbang Sudah, Umrah Belum
    03/12/2021 - 08:25

KULINER

  • Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    05/12/2021 - 13:12
  • Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    04/12/2021 - 21:06
  • Lezat Gurih Almond Tart Abon Lapis Kukus Pahlawan
    Lezat Gurih Almond Tart Abon Lapis Kukus Pahlawan
    04/12/2021 - 16:22
  • Selain Ayam Taliwang, Gastronomi NTB Punya Singang dan Olahan Ikan Napoleon
    Selain Ayam Taliwang, Gastronomi NTB Punya Singang dan Olahan Ikan Napoleon
    04/12/2021 - 15:21
  • Tjingkir Songo Mojokerto, Kedai Makan yang Usung Konsep Kuliner Ala Jawa
    Tjingkir Songo Mojokerto, Kedai Makan yang Usung Konsep Kuliner Ala Jawa
    04/12/2021 - 03:22