Kopi TIMES

Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 13:13 | 62.51k
Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0
Prof Dr Triyo Supriyatno. Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan di FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, MALANG – Diskusi kecil terjadi di antara beberapa orang santri. Besok kamu mau jadi apa?

Masing-masing santri beda cita-cita. Ada yang ingin menjadi dokter, dosen, pendidik. Pula yang kiai, dan bahkan wartawan.

Ada seorang santri yang hanya menjawab dengan jawaban sederhana namun transendental. "Aku gantungkan cita-citaku setinggi langit ke tujuh agar nanti jika jatuh tidak langsung jatuh ke bumi, tetapi bisa nyantol pada apa yang ada pada takdir Allah SWT nantinya."

Mengapa menjadi serius cita-cita itu dalam diri santri? Apa memang sudah menjadi tuntutan zaman sekarang? Padahal zaman akan terus berubah sesuai dengan perkembangan peradaban manusia. Terlebih para futurolog telah memberikan gambaran masa depan perkembangan peradaban manusia akan masuk babak baru yaitu masyarakat 5.0. 

Dalam perkembangannya, santri saat ini sedang vis a vis memasuki era revolusi masyarakat 5.0. Masyarakat 5.0 memiliki konsep teknologi big data yang dikumpulkan oleh Internet of things (IoT), lalu ditransformasikan oleh Artificial Intelligence. Sehingga menjadi sesuatu yang dapat membantu orang menjalani kehidupan yang lebih baik. 

Seperti halnya Industry 4.0, Society 5.0 juga akan mempengaruhi semua aspek kehidupan, dan pendidikan, termasuk kehidupan santri. Santri sebagai komponen kehidupan umat manusia akan selalu diuji seiring dengan perkembangan zaman. 

Tuntutan penguasaan bahasa asing, kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), keterampilan digitalisasi, kompetensi keahlian pemahaman Al-Qur'an dan Hadits. 

Artikel ini akan menganalisis tentang santri di era revolusi masyarakat 5.0, baik secara empiris induktif, deduktif, dialogis, maupun fenomenologis-sosiologis-literasi. 

Pertama, tentang integrasi penanaman nilai-nilai moral spiritual dan akhlak mulia. Di era masyarakat 5.0, santri didorong untuk memanfaatkan teknologi, terutama untuk mendapatkan informasi yang akurat secara cepat. 

Dengan teknologi ini, transfer pengetahuan dapat digantikan oleh mesin yang di dalamnya tertanam sistem kecerdasan buatan. Dengan teknologi ini, proses transfer pengetahuan dapat digantikan oleh mesin, tetapi tidak untuk penerapan soft skill dan hard skill. 

Jika tidak diantisipasi, pembentukan moral spiritual  dan akhlak mulia masyarakat di luar pesantren lambat laun akan terkikis. Sebagai bagian dari masyarakat, santri memiliki tujuan tafaqquh fi ad-din (transfer dan transmisi ilmu agama) dan penekanan moral dan keteladanan. 

Dengan demikian, santri dapat menjadi bagian dari struktur sosial masyarakat yang memiliki nilai-nilai moral yang tinggi dan semakin dibutuhkan. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai moral dan sikap keagamaan tidak hanya bagi santri tetapi juga bagi masyarakat di luar masyarakat pesantren.

Kedua, tentang santri berbasis teknologi. Konsep masyarakat 5.0 berfokus pada internet of things, big data, dan AI untuk mengumpulkan informasi dan mentransfer pengetahuan. Jika Santri melek teknologi dalam proses pembelajaran, akan sangat membantu dan mempercepat pemahaman secara komprehensif. 

Setidaknya dengan memanfaatkan teknologi ini dalam kajian sanad dan matan dalam ilmu hadits, asbabun-nuzul, dan kategorisasi ayat-ayat dalam ilmu tafsir, dll, akan membantu dalam pembelajaran istidlal (menggali argumentasi) dan memecahkan masalah berdasarkan prinsip, kaidah fiqih (hukum fiqh) dan penyelesaiannya secara cepat dan tepat. 

Dalam konteks ini, santri dituntut memiliki kemampuan untuk menggunakan dan mengelola teknologi. 

Ketiga, tentang literasi dan etika digital. Salah satu dampak perkembangan teknologi (era industri 4.0 dan masyarakat 5.0) adalah meningkatnya literasi digital. Dampaknya kemudahan akses informasi secara online, termasuk informasi tentang agama. 

Selain sebagai anggota masyarakat yang kompeten dalam agama, santri juga berfungsi sebagai tokoh agama dan pendakwah agama. Oleh karena itu, media dakwah dan pendidikan berbasis teknologi menjadi sangat vital. 

Kondisi ini perlu menjadi perhatian untuk menyeimbangkan literatur Islam yang tersebar melalui media sosial. Terutama pesan-pesan yang mengandung bias ideologis yang intoleran, liberal, dan konservatif radikal. 

Oleh karena itu, santri juga dituntut memiliki kemampuan untuk menghasilkan karya tulis ke-Islam-an yang rahmatan lil alamin, wasathiyah/moderat, humanis, dan toleran berbasis teknologi. Selain itu, literasi digital juga mengarah pada penetrasi informasi yang bebas dan tidak terkendali. 

Kondisi ini mendorong meningkatnya hoaks, kejahatan digital, radikalisme digital, dan sedikitnya klarifikasi dan validasi sumber. Di sini penanaman etika digital sangat diperlukan. Berpikir kritis dan tabayun merupakan hal mutlak yang harus menjadi perhatian untuk dikuasai oleh santri. 

Ketrampilan tersebut untuk menjaga budaya intelektual santri dan pesantren, yang memiliki standar sumber otentik (mu'tabar) dan transmisi ilmiah (sanad, baik secara riwayatan maupun dirayatan) yang valid.

Selamat Hari santri. Maju menjadi santri yang siap vis a vis revolusi masyarakat. (*)

* Penulis adalah Prof Triyo Supriyatno. Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan di FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

 

____________
**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Delicious Zero-Waste Foods at The G Flavours
    Delicious Zero-Waste Foods at The G Flavours
    09/12/2021 - 01:18
  • Penuhi Permintaan Kiai Sepuh, KH Said Siap Maju Ketum PBNU Lagi di Muktamar Ke-34 NU Lampung
    Penuhi Permintaan Kiai Sepuh, KH Said Siap Maju Ketum PBNU Lagi di Muktamar Ke-34 NU Lampung
    08/12/2021 - 23:06
  • Hujan Angin Terjang Kota Banjar, Akibatkan Pohon Tumbang dan Matikan Jaringan Listrik
    Hujan Angin Terjang Kota Banjar, Akibatkan Pohon Tumbang dan Matikan Jaringan Listrik
    08/12/2021 - 22:20
  • Jelang Nataru, Pemkab Morotai Tingkatkan Pengawasan Harga dan Pendistribusian BBM
    Jelang Nataru, Pemkab Morotai Tingkatkan Pengawasan Harga dan Pendistribusian BBM
    08/12/2021 - 22:14
  • Kapolda Jabar Tinjau Lahan Bakal Mako Batalyon D Brimob
    Kapolda Jabar Tinjau Lahan Bakal Mako Batalyon D Brimob
    08/12/2021 - 22:02

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Refleksi Hari Anti Korupsi, Masyarakat Semakin Anti Korupsi?
    Refleksi Hari Anti Korupsi, Masyarakat Semakin Anti Korupsi?
    08/12/2021 - 18:22
  • Kondisi Ketenagakerjaan dan Pengangguran di Indonesia
    Kondisi Ketenagakerjaan dan Pengangguran di Indonesia
    08/12/2021 - 17:31
  • Urgensinya Komunikasi Dalam Kehidupan Sehari-Hari
    Urgensinya Komunikasi Dalam Kehidupan Sehari-Hari
    08/12/2021 - 16:02
  • Hak Asasi Manusia Dalam Sudut Pandang Demokrasi
    Hak Asasi Manusia Dalam Sudut Pandang Demokrasi
    08/12/2021 - 15:34
  • Kesetaraan Pendidikan Bagi Kaum Hawa
    Kesetaraan Pendidikan Bagi Kaum Hawa
    08/12/2021 - 14:38
  • Literasi Baca, Melestarikan Arsip Tekstual di Indonesia
    Literasi Baca, Melestarikan Arsip Tekstual di Indonesia
    07/12/2021 - 16:21
  • Akankah Permendikbud Ristek Berujung Pada Uji Materi di MA?
    Akankah Permendikbud Ristek Berujung Pada Uji Materi di MA?
    07/12/2021 - 15:13
  • Optimalisasi Program Sister School
    Optimalisasi Program Sister School
    07/12/2021 - 11:31

KULINER

  • Ide Snack Platter Terbaik untuk Teman Asyik di Rumah
    Ide Snack Platter Terbaik untuk Teman Asyik di Rumah
    08/12/2021 - 12:29
  • Q5 Steak Gelar Eating Challenge TikTok, Hadiah 2 Bulan Makan Sepuasnya
    Q5 Steak Gelar Eating Challenge TikTok, Hadiah 2 Bulan Makan Sepuasnya
    07/12/2021 - 13:16
  • Lontong Tahu Kuliner Khas Blora, Cita Rasa Unik dan Berbeda
    Lontong Tahu Kuliner Khas Blora, Cita Rasa Unik dan Berbeda
    07/12/2021 - 03:22
  • Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    05/12/2021 - 13:12
  • Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    04/12/2021 - 21:06