Kopi TIMES

Menyuarakan Wakaf Sebagai Lifestyle

Jumat, 22 Oktober 2021 - 18:39 | 40.17k
Menyuarakan Wakaf Sebagai Lifestyle
Fathur Roziqin, Mahasiswa Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf dan Kader Intellectual Movement Community (IMC) UIN KHAS Jember.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JEMBERWAKAF dalam sejaranya telah terbukti menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup bahkan kesejahteraan masyarakat. Negosiasi pembelian sumur Utsman bin Affan milik seorang warga Madinah beragama Yahudi adalah bukti bahwa bagaimana wakaf terbukti memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat pada masa itu. 

Sumur seharga 20.000 dirham itu hingga kini dijaga dan dikembangkan oleh pemerintah Utsmaniyah sampai Kerajaan Saudi. Kini di area sekitar sumur wakaf tersebut memiliki 1550 pohon kurma yang dikelola oleh Kementerian Pertanian Saudi.

Hasil kurma itu dibagi dua. Pertama, dibagikan kepada anak-anak yatim dan fakir miskin. Kedua, disimpan ke rekening Utsman bin Affan dan dikelola oleh Kementerian Wakaf Saudi. Hingga saat ini rekening tabungan wakaf Utsman bin Affan itu sudah berusia 1400 tahun. Dengan begitu, ‘kekayaan’ Utsman bin Affan yang tersimpan di bank itu terus berlanjut dan berkembang hingga hari ini.

Di Madinah terdapat masjid dan hotel bernama Utsman bin Affan yang merupakan bangunan harta wakaf yang ditinggalkan sahabat Utsman bin Affan. Kini hotel tersebut dioperasikan oleh Sheraton, salah satu hotel bertaraf Internasional, dan salah satu hotel yang memiliki pendapatan lebih tertinggi dibandingkan dengan penginapan lainnya. Dan kini kekayaan sahabat Utsman bin Affan itu menjelma menjadi wakaf produktif untuk umat Islam. 

Bukti sejarah lain bahwa wakaf menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup bahkan kesejahteraan masyarakat adalah pada masa dinasti Umayyah, dinasti Abbasiyah dan dinasti sesudahnya. Pada masa itu banyak orang-orang yang berjiwa sosial berduyun-duyun berwakaf dan hasilnya di bagikan kepada orang-orang fakir dan miskin. Lebih daripadanya, wakaf pun menjadi modal untuk membangun lembaga pendidikan, pembangunan perpustakaan, dan membayar gaji para staf, gaji para guru, dan beasiswa untuk para siswa dan mahasiswa.

Dari sejarah singkat di atas merupakan bukti bahwa bagaimana wakaf dalam sejarahnya telah memberikan dampak dan kontribusi besar terhadap pembangunan maupun gerakan peradaban menuju masyarakat yang berkeadilan bahkan kesejahteraan masyarakat dengan menjadikannya sebagai gaya hidup masyarakat pada masa itu. Lalu bagaimana dengan keberadaan wakaf di Indonesia? 

Wakaf di Indodesia mengalami sendatan pengelolaan pada satu sisi dan pada sisi lain terkendala dengan pemahaman masyarakat terkait wakaf. Fakta bahwa wakaf di Indonesia belum mencapai puncak “maksimal” jika wakaf  hanya berkutat pada masjid, pemakaman, dan gedung pendidikan, dan lain sebaganya. Tercatat dalam Sistem Informasi Wakaf Kementerian Agama bahwa sebanyak 72 persen wakaf berupa tanah dimanfaatkan untuk masjid dan musholla; sedangkan 14 persen diperuntukan sekolah dan pesantren; 4 persen digunakan untuk lahan pemakaman serta 8 persen dari sebagian itu, sisanya, untuk kegiatan sosial lainnya.

Problematika yang terjadi di lapangan adalah kurangnya dampak manfaat terhadap perekonomian; dan pada kasus lain menuntut adanya biaya operasional dari pembangunan tersebut dalam menjaga kelestariannya.

Hal ini menuntut adanya suara dari orang-orang yang bergeliat mempelajari wakaf dan aktivis pemuda serta tokoh masyarakat yang terlibat dalam perwakafan untuk kemudian menyuarakan secara lantang dalam melakukan pemahaman kepada masyarakat luas pentingnya pemahaman  bahwa wakaf  tidak hanya berkutat pada masjid, pemakaman, dan gedung pendidikan, melainkan  wakaf bisa berupa bentuk lain semisal wakaf berbentuk uang sebagai gaya hidup baru dalam berderma.

Jika ini terus menerus disuarakan, akselerasi cita-cita ideal Badan Wakaf Indonesia (BWI) dalam menggencarkan langkah progresif wakaf melalu uang yang tertuang dalam UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf pasal 28 dapat terealisasikan dengan baik dan kemaslahatan bersama. Dengan demikian, menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui peranan wakaf uang dapat menjadi solusi.

Instrumen ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan, kualitas dakwah serta kebutuhan penunjangan pendidikan, pembangunan infrasruktur, peningkatan ekonomi masyarakat dan dapat pula menjaga kemartabatan dengan berwakaf.

***

*)Oleh : Fathur Roziqin, Mahasiswa Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf dan Kader Intellectual Movement Community (IMC) UIN KHAS Jember.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Out dari Liga Champions, Barcelona tidak Lagi Menjadi Raksasa
    Out dari Liga Champions, Barcelona tidak Lagi Menjadi Raksasa
    09/12/2021 - 11:31
  • Waspadai DBD di Masa Pandemi, Dinkes Lamongan: Tetap Jaga Kekebalan Tubuh
    Waspadai DBD di Masa Pandemi, Dinkes Lamongan: Tetap Jaga Kekebalan Tubuh
    09/12/2021 - 11:13
  • SBY dan Komnas HAM Minta Kasus Kematian Munir Tidak Dipolitisasi di Pemilu 2024
    SBY dan Komnas HAM Minta Kasus Kematian Munir Tidak Dipolitisasi di Pemilu 2024
    09/12/2021 - 11:06
  • Duta Besar Amerika, Jepang dan Tiongkok Apresiasi Buku Moderasi Beragama
    Duta Besar Amerika, Jepang dan Tiongkok Apresiasi Buku Moderasi Beragama
    09/12/2021 - 11:00
  • Gus Ali: Duta Pancasila Kabupaten Malang Saya Tunggu di Senayan
    Gus Ali: Duta Pancasila Kabupaten Malang Saya Tunggu di Senayan
    09/12/2021 - 10:51

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00

KOPI TIMES

  • Catatan Jogja Corruption Watch terhadap Penanganan Dugaan Korupsi di Yogyakarta
    Catatan Jogja Corruption Watch terhadap Penanganan Dugaan Korupsi di Yogyakarta
    09/12/2021 - 10:19
  • Refleksi Hari Anti Korupsi, Masyarakat Semakin Anti Korupsi?
    Refleksi Hari Anti Korupsi, Masyarakat Semakin Anti Korupsi?
    08/12/2021 - 18:22
  • Kondisi Ketenagakerjaan dan Pengangguran di Indonesia
    Kondisi Ketenagakerjaan dan Pengangguran di Indonesia
    08/12/2021 - 17:31
  • Urgensinya Komunikasi Dalam Kehidupan Sehari-Hari
    Urgensinya Komunikasi Dalam Kehidupan Sehari-Hari
    08/12/2021 - 16:02
  • Hak Asasi Manusia Dalam Sudut Pandang Demokrasi
    Hak Asasi Manusia Dalam Sudut Pandang Demokrasi
    08/12/2021 - 15:34
  • Kesetaraan Pendidikan Bagi Kaum Hawa
    Kesetaraan Pendidikan Bagi Kaum Hawa
    08/12/2021 - 14:38
  • Literasi Baca, Melestarikan Arsip Tekstual di Indonesia
    Literasi Baca, Melestarikan Arsip Tekstual di Indonesia
    07/12/2021 - 16:21
  • Akankah Permendikbud Ristek Berujung Pada Uji Materi di MA?
    Akankah Permendikbud Ristek Berujung Pada Uji Materi di MA?
    07/12/2021 - 15:13

KULINER

  • Ide Snack Platter Terbaik untuk Teman Asyik di Rumah
    Ide Snack Platter Terbaik untuk Teman Asyik di Rumah
    08/12/2021 - 12:29
  • Q5 Steak Gelar Eating Challenge TikTok, Hadiah 2 Bulan Makan Sepuasnya
    Q5 Steak Gelar Eating Challenge TikTok, Hadiah 2 Bulan Makan Sepuasnya
    07/12/2021 - 13:16
  • Lontong Tahu Kuliner Khas Blora, Cita Rasa Unik dan Berbeda
    Lontong Tahu Kuliner Khas Blora, Cita Rasa Unik dan Berbeda
    07/12/2021 - 03:22
  • Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    05/12/2021 - 13:12
  • Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    04/12/2021 - 21:06