Peristiwa Nasional

Kemenag RI Merespon Sorotan Media Asing soal Azan di Indonesia

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 10:19 | 39.46k
Kemenag RI Merespon Sorotan Media Asing soal Azan di Indonesia
Ilustrasi Azan. (Foto: Republika/Agung Supriyanto)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Media asal Prancis, Agency France-Presse (AFP) menyoroti suara Azan di Indonesia. Dan Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI (Kemenag RI) Kamaruddin Amin menanggapi hal tersebut.

"Azan adalah panggilan salat, sehingga dikumandangkan pada waktunya. Durasi azan juga tidak lama," ucap Kamaruddin Amin di Jakarta, Sabtu (16/10/2021).

Meski demikian, lanjut Kamaruddin, Kementerian Agama telah menerbitkan Instruksi Dirjen Bimas Islam tahun 1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushala.

Instruksi No Kep/D/101/1978 diterbitkan seiring meluasnya penggunaan pengeras suara oleh masjid/langgar/mushalla di seluruh Indonesia, baik untuk azan, iqamah, membaca ayat Al-Quran, membaca doa, peringatan hari besar Islam, dan lainnya.

Hal tersebut selain menimbulkan kegairahan beragama dan menambah syiar kehidupan keagamaan, pada sebagian lingkungan masyarakat kadang juga menimbulkan ekses rasa tidak simpati disebabkan pemakaiannya kurang memenuhi syarat.

"Agar penggunaan pengeras suara oleh masjid/langgar/mushalla lebih mencapai sasaran dan menimbulkan daya tarik untuk beribadah kepada Allah, saat itu, tahun 1978, dianggap perlu mengeluarkan tuntunan pengeras suara untuk dipedomani oleh para pengurus masjid/langgar/mushala di seluruh Indonesia," jelas Kamaruddin.

Kamaruddin Amin

"Saya menilai aturan ini masih relevan untuk diterapkan," tegasnya.

Instruksi ini, kata Kamaruddin, antara lain mengatur tentang penggunaan pengeras suara ke luar dan ke dalam. Kumandang azan menggunakan pengeras suara ke luar. Sebab, ini merupakan panggilan. Sedang kegiatan salat, kuliah atau pengajian dan semacamnya menggunakan pengeras suara ke dalam.

"Jadi dalam instruksi yang usianya lebih 40 tahun ini sudah diatur, kapan menggunakan pengeras suara ke luar, kapan ke dalam," katanya.

Pada bagian akhir instruksi tersebut, ditegaskan bahwa ketentuan ini berlaku pada masjid, langgar dan mushalla di perkotaan yang masyarakatnya cenderung majemuk dan heterogen. Pada masyarakat pedesaan yang cenderung homogen, bisa berjalan seperti biasa. "Sesuai dengan kesepakatan di daerahnya," jelasnya.

Berikut Instruksi Dirjen Bimas Islam tahun 1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushala:

Aturan Penggunaan Pengeras Suara

a. Pengeras suara luar digunakan untuk azan sebagai penanda waktu salat.

b. Pengeras suara dalam digunakan untuk doa dengan syarat tidak meninggikan suara.

c. mengutamakan suara yang merdu dan fasih serta tidak meninggikan suara.

1. Waktu Subuh

  • Sebelum waktu subuh dapat dilakukan kegiatan dengan pengeras suara paling awal 15 menit sebelum waktunya. Kesempatan ini untuk pembacaan ayat suci Al-Quran. 
  • Kegiatan pembacaan Al-Quran dapat menggunakan pengeras suara ke luar. Sedangkan ke dalam tidak disalurkan agar tak mengganggu orang yang sedang beribadah dalam masjid. Azan subuh menggunakan pengeras suara ke luar.
  • Azan waktu subuh dilakukan menggunakan pengeras suara ke luar
  • Salat subuh, kuliah subuh dan semacamnya menggunakan pengeras suara (bila diperlukan untuk kepentingan jamaah) dan hanya ditujukan ke dalam saja.

2. Waktu Zuhur dan Jumat

  • Lima menit menjelang Zuhur dan 15 menit menjelang waktu Zuhur dan Jumat supaya diisi bacaan Al-Quran yang ditujukan ke luar.
  • Demikian juga suara Azan bilamana telah tiba waktunya.
  • Bacaan salat, doa, pengumuman, khutbah dan lain-lain menggunakan pengeras suara yang ditujukan ke dalam.

3. Asar, Magrib, dan Isya

  • Lima menit sebelum azan pada waktunya, dianjurkan membaca Al-Quran.
  • Pada waktu datang waktu salat, dilakukan azan dengan pengeras suara ke luar dan ke dalam.
  • Sesudah azan, sebagaimana lain-lain waktu, hanya ke dalam.

4. Takbir, Tarhim, dan Ramadan

  • Takbir Idulfitri, Iduladha dilakukan dengan pengeras suara ke luar. Pada Idulfitri dilakukan malam 1 Syawal dan hari 1 Syawal. Pada Iduladha dilakukan 4 hari berturut-turut sejak malam 10 Dzulhijjah.
  • Tarhim yang berupa doa menggunakan pengeras suara ke dalam. Tarhim zikir tidak menggunakan pengeras suara.
  • Pada bulan Ramadan sebagaimana pada siang hari dan malam biasa dengan memperbanyak pengajian, bacaan Al-Quran yang ditujukan ke dalam, seperti tadarus dan lain-lain.

5. Upacara hari besar Islam dan Pengajian

Tabligh pada hari besar Islam atau pengajian harus disampaikan oleh muballigh dengan memperhatikan kondisi dan keadaan jemaah.

Karena itu tablig/pengajian hanya menggunakan pengeras suara yang ditujukan ke dalam, dan tidak untuk ke luar karena tidak diketahui reaksi pendengarnya atau lebih sering menimbulkan gangguan bagi yang istirahat daripada didengarkan sungguh-sungguh.

Demikianlah Instruksi Dirjen Bimas Islam Kemenag RI tahun 1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushala, yermasuk dalam mengumandangkan azan. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Anggota DPRD Bontang Faisal Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Pulau Beras Basah
    Anggota DPRD Bontang Faisal Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Pulau Beras Basah
    05/12/2021 - 17:54
  • Tim Gabungan BPBD Kota Malang Terjun Langsung Bantu Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Semeru
    Tim Gabungan BPBD Kota Malang Terjun Langsung Bantu Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Semeru
    05/12/2021 - 17:48
  • Kiai Muda Satukan Persepsi Jelang Satu Abad NU
    Kiai Muda Satukan Persepsi Jelang Satu Abad NU
    05/12/2021 - 17:36
  • Resmikan Sirkuit Zabaq Jambi, Ketua IMI: Harus Lahirkan Pebalap¬†Berkelas
    Resmikan Sirkuit Zabaq Jambi, Ketua IMI: Harus Lahirkan Pebalap Berkelas
    05/12/2021 - 17:30
  • KH Anwar Mansyur: Kiai Harus Bareng-Bareng Bersama Rais Aam
    KH Anwar Mansyur: Kiai Harus Bareng-Bareng Bersama Rais Aam
    05/12/2021 - 17:24

TIMES TV

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

05/11/2021 - 09:44

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis
Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

Profesor Kopi : Malang Gudangnya Kopi Robusta

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Calon Alternatif Solusi di Muktamar ke-34 NU di Lampung
    Calon Alternatif Solusi di Muktamar ke-34 NU di Lampung
    04/12/2021 - 17:12
  • Paradigma Kurikulum Baru
    Paradigma Kurikulum Baru
    04/12/2021 - 11:07
  • Urgensi Media Sebagai Sarana Publikasi dan Informasi Pemerintah Daerah
    Urgensi Media Sebagai Sarana Publikasi dan Informasi Pemerintah Daerah
    03/12/2021 - 19:35
  • Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Akhir Tahun 2021
    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Akhir Tahun 2021
    03/12/2021 - 18:14
  • Panggung Sandiwara Undang-Undang Inkonstitusional
    Panggung Sandiwara Undang-Undang Inkonstitusional
    03/12/2021 - 12:12
  • Kepemimpinan Masa Depan: Generasi Tangguh dan Bertumbuh
    Kepemimpinan Masa Depan: Generasi Tangguh dan Bertumbuh
    03/12/2021 - 11:33
  • Pilkada 2024: Polemik Masa Jabatan Kepala Daerah
    Pilkada 2024: Polemik Masa Jabatan Kepala Daerah
    03/12/2021 - 10:29
  • Terbang Sudah, Umrah Belum
    Terbang Sudah, Umrah Belum
    03/12/2021 - 08:25

KULINER

  • Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    Makanan Lezat dan Konsep No Waste, Bikin Ketagihan Nongkrong di The G Flavours
    05/12/2021 - 13:12
  • Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    Batu Street Food Hadir Lagi di Kota Batu
    04/12/2021 - 21:06
  • Lezat Gurih Almond Tart Abon Lapis Kukus Pahlawan
    Lezat Gurih Almond Tart Abon Lapis Kukus Pahlawan
    04/12/2021 - 16:22
  • Selain Ayam Taliwang, Gastronomi NTB Punya Singang dan Olahan Ikan Napoleon
    Selain Ayam Taliwang, Gastronomi NTB Punya Singang dan Olahan Ikan Napoleon
    04/12/2021 - 15:21
  • Tjingkir Songo Mojokerto, Kedai Makan yang Usung Konsep Kuliner Ala Jawa
    Tjingkir Songo Mojokerto, Kedai Makan yang Usung Konsep Kuliner Ala Jawa
    04/12/2021 - 03:22