Peristiwa Nasional

Pro Kontra Megawati Ketua Dewan Pengarah BRIN, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah Tunjukkan Ini

Jumat, 15 Oktober 2021 - 08:38 | 11.80k
Pro Kontra Megawati Ketua Dewan Pengarah BRIN, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah Tunjukkan Ini
Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah. (foto: Dok.TIMES Indonesia)
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTAWakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah memandang, pro dan kontra keputusan Presiden Jokowi mengangkat dan melantik Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) seharusnya tidak perlu terjadi. Apalagi dasar kritikan itu menganggap seharusnya Dewan Pengarah BRIN diketuai oleh seseorang dengan kaliber ilmuwan peneliti terkemuka. 

Mengapa? Menurut Basarah, untuk bisa memahami pengangkatan Megawati, publim harus melihat kembali konstruksi hukum UU No. 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sinasiptek) dan Peraturan Presiden (Perpres) 78 tahun 2021 tentang BRIN. 

basarah

“Dalam UU Sinasiptek, Pancasila merupakan rambu filosofis dan normatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset dan teknologi. Hal itu ditegaskan dalam Pasal 5 huruf a UU Sinasiptek, yang mengatur bahwa “Ilmu pengetahuan dan teknologi berperan menjadi landasan dalam perencanaan pembangunan nasional di segala bidang kehidupan yang berpedoman pada nilai-nilai ideologi Pancasila,” papar Basarah di Jakarta, Kamis 14 Oktober 2021. 

Kebebasan akademikdalam pelaksanaan riset dan inovasi, kata dia, tidak berada dalam ruang hampa. Karenanya perlu dimaknai sebagai pelaksanaan dari nilai-nilai Pancasila dalam fungsinya sebagai sumber ilmu pengetahuan. Upaya ini penting dilakukan untuk mencegah riset-riset yang tidak selaras dan nilai-nilai Pancasila. 

“Misalnya riset-riset tentang hak azasi manusia yang mengembangkan tentang legalisasi pernikahan sejenis seperti diberlakukan beberapa negara barat, penguatan kebebasan manusia untuk tidak bertuhan. Kemudian, riset perihal dukungan pada liberalisasi politik, misalnya saja sistem pemilu free fight liberalism yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Juga riset liberalisasi ekonomi yang mendukung negara sebatas hanya sebagai penjaga malam yang mengancam ekonomi kerakyatan," jelasnya.

"Jadi jelas sekali riset-riset seperti tersebut bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” sambung Doktor Hukum lulusan Universitas Diponegoro tersebut. 

Selain UU Sinasiptek, aturan lain yang juga perlu dipahami adalah, ketentuan Pasal 6 Perpres No.78 Tahun 2021. Bunyinya; "Dewan Pengarah mempunyai tugas memberikan arahan kepada Kepala dalam merumuskan kebijakan dan penyelenggaraan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan, serta invensi dan inovasi, penyelenggaraan ketenaganukliran, dan penyelenggaraan keantariksaan menjadi landasan dalam perencanaan pembangunan nasional di segala bidang kehidupan yang berpedoman pada nilai-nilai Pancasila.' Saya garis bawahi di sini adalah "Berpedoman pada nilai-nilai Pancasila". 

Lalu pasal 7 ayat 2 yang berbunyi "Ketua sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a secara ex-officio berasal dari unsur Dewan Pengarah badan yang menyelenggarakan tugas pemerintahan di bidang pembinaan ideologi Pancasila”. 

“Sehingga dengan demikian, pengangkatan Ibu Megawati sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN bukan secara pribadi tetapi mewakili lembaga BPIP dan hal itu sudah sesuai dengan konstruksi hukum yang ada dimana Ibu Mega saat ini sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang berperan sentral menjaga dan mengarahkan agar Pancasila tetap menjadi sumber dan pedoman riset dan inovasi nasional,” tegas anggota Komisi Pendidikan DPR itu menegaskan. 

basarah 2

Terakhir, Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI menyinggung pentingnya perpaduan antara keahlian teknokratis dan pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila dalam kebijakan pembangunan nasional. 

"Untuk itulah Megawati juga didampingi 9 tokoh lain masuk Dewan Pengarah BRIN yang akan memastikan BRIN, berjalan sesuai amanat peraturan yang memayunginya," katanya.

Ada menteri keuangan dan Menteri Bappenas. Ada Prof. Sudhamek yang dikenal sebagai pebisnis berpengalaman. Prof Emil Salim yang jago ekonomi, Prof Adi Utarini di medis dan kedokteran. Lalu ada Prof. Marsudi Wahyu Kisworo yang pernah meraih gelar best rector in Asia dan jago IT.

Kemudian, Tri Mumpuni yang berpengalaman melayani masyarakat dalam menyediakan listrik mikrohidro, Bambang Kesowo seorang birokrat berpengalaman, dan I Gede Wenten, guru besar ITB bidang teknik kimia. 

Di sinilah tampak kolaborasi yang memadukan nilai-nilai Pancasila dan kemampuan teknokratis untuk saling menunjang dan melengkapi satu sama lain. 

“Ada perpaduan keduanya semakin relevan. Bung Karno sendiri di Pidato HUT RI 17 Agustus 1966 telah memberikan contoh bagaimana upaya membangun bangsa. “Bahwa membangun suatu negara, membangun ekonomi, membangun teknik, membangun pertahanan, adalah pertama-tama dan pada tahap utamanya membangun Jiwa Bangsa. Tentu saja keahlian adalah perlu, tetapi keahlian saja tanpa dilandaskan pada Jiwa yang besar, tidak akan dapat mungkin mencapai tujuannya. Inilah perlunya, sekali lagi mutlak perlunya, nation and character building,” sambung Basarah. 

Basarah juga berpesan bahwa pembangunan nasional yang tidak berpijak pada ideologi bangsanya sendiri, maka bangsa tersebut akan rapuh dan terombang ambing kehilangan arah. 

"Sebaliknya, jika ideologi tanpa adanya perencanaan yang dilandasi riset dan inovasi, maka cita-cita bangsa tersebut hanya akan menjadi utopia," pesan Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Gara-Gara Skandal Aborsi, Kim Seon ho Dicoret dari Dua Film
    Gara-Gara Skandal Aborsi, Kim Seon ho Dicoret dari Dua Film
    21/10/2021 - 09:21
  • Persiapan Porprov Jatim 2021, Tim Beladiri Kabupaten Blitar Gandeng UNESA
    Persiapan Porprov Jatim 2021, Tim Beladiri Kabupaten Blitar Gandeng UNESA
    21/10/2021 - 09:11
  • Kutuk Penyerangan Bus, Arema FC Serahkan pada Proses Hukum
    Kutuk Penyerangan Bus, Arema FC Serahkan pada Proses Hukum
    21/10/2021 - 09:00
  • Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    21/10/2021 - 08:32
  • Bupati Kepulauan Sula Menerima Penghargaan Award Dari DPP KNPI
    Bupati Kepulauan Sula Menerima Penghargaan Award Dari DPP KNPI
    21/10/2021 - 07:54

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    21/10/2021 - 08:32
  • Kemal Attaturk Tidak Sebanding Soekarno
    Kemal Attaturk Tidak Sebanding Soekarno
    21/10/2021 - 06:21
  • LEMI Hadir untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia dI Tengah Pandemi
    LEMI Hadir untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia dI Tengah Pandemi
    21/10/2021 - 04:14
  • Muktamar NU yang Diharapkan
    Muktamar NU yang Diharapkan
    20/10/2021 - 12:56
  • Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    20/10/2021 - 11:40
  • Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    20/10/2021 - 10:10
  • Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    19/10/2021 - 15:48
  • Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    19/10/2021 - 13:30

KULINER

  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20