Peristiwa Internasional Fakta atau Hoaks

[CEK FAKTA] Mulai 20 Oktober 2021 Uni Eropa Menghentikan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 15 Oktober 2021 - 09:44 | 44.05k
[CEK FAKTA] Mulai 20 Oktober 2021 Uni Eropa Menghentikan Vaksinasi Covid-19
Informasi tentang Uni Eropa akan menghentikan vaksinasi covid-19 mulai 20 Oktober 2021.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Beredar informasi di media sosial bahwa Uni Eropa akan menghentikan vaksinasi covid-19 mulai 20 Oktober 2021. Informasi tersebut dibagikan salah satunya oleh akun Facebook Arnas Nasution pada Kamis, 7 Oktober 2021. 

Akun Arnas Nasution mengunggah narasi berbahasa Melayu yang menyebut semua vaksin tidak lagi dibenarkan di Uni Eropa. Dalam narasi tersebut juga disebutkan akan ditetapkan obat baru, oleh karenanya penggunaan vaksin akan berhenti.  Akun tersebut juga menyertakan sumber informasi berupa tautan.
 
Berikut narasi lengkapnya:
PENGEDARAN KEPADA SEMUA ORANG yang tidak mahu "diberi vaksin".  Semua vaksin tidak lagi dibenarkan mulai 20.10.2021: maklumat yang disahkan.  Kesatuan Eropah telah meluluskan (https://ec.europa.eu/com.../presscorner/detail/fr/ip_21_3299) 5 terapi yang akan tersedia di semua hospital di Negara-negara Anggota untuk rawatan Covid.  Terapi ini telah disetujui dengan keputusan Majlis Eropah (Parlimen Eropah) dan akan berkuat kuasa mulai 1/10, jadi terapi ini akan diedarkan sedikit demi sedikit sekitar 20/10.  Vaksin disetujui secara "percubaan sementara".  Tetapi kerana keputusan itu akan menetapkan 5 ubat baru ini, penggunaan vaksin akan berhenti.  Oleh itu, kita memahami mengapa semua negeri mengatakan "antara bulan September adalah perlu ...".  Mereka sudah mengetahui segalanya.  Anda harus mempunyai kesabaran.  Jangan terima pemerasan.  Bersabarlah.  Sekarang ivermectin telah diluluskan semula, tidak perlu ada vaksin.  Berita baik.  Institut Pasteur menyedari keberkesanan Ivermectin.  Satu pengambilan boleh membasmi semua bahan genetik SARS covid-19 pada beberapa orang.  Baca dan kongsi dengan baik.
Berita baik: Ivermectin kini diakui secara saintifik sebagai ubat yang berkesan, dalam profilaksis dan rawatan Covid-19 oleh penyelidik di Institut Pasteur di Perancis.  Hasil kajian mereka diterbitkan dalam jurnal EMBO Molecular Medicine pada 12 Julai 2021, jadi baru-baru ini.  Analisis hasil penyelidikan lain yang diterbitkan dalam American Journal of Therapeutics sangat menyeru, dengan bukti sokongan, untuk merapatkan garis panduan agensi kesihatan dan memasukkan Ivermectin sebagai standard penjagaan.  Kerajaan Macron tahu mengenainya ...
Jadilah baik dan jangan teragak-agak untuk menghiburkan orang yang tidak mahu mendapat vaksin
https://www.lettre-docteur-rueff.fr/dr-rueff-biographie/
https://www.lettre-docteur-rueff.fr/dr-rueff-biographie/
Mengenai vaksin.  Saya tidak tahu sama ada anda membaca bahasa Perancis, tetapi pada 20 Oktober, pas dan vaksinasi Covid akan dihapuskan di seluruh EU.  Keputusan Suruhanjaya Eropah menyediakan lima ubat yang berkesan, dan vaksin tersebut dikatakan "eksperimen dan sementara."
@NicholasVeniamin

cek fakta Uni Eropa 2Sumber: Facebook (https://www.facebook.com/arnas.nasution.1/posts/10221430305166800)

CEK FAKTA

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, klaim Uni Eropa akan menghentikan vaksinasi covid-19 mulai 20 Oktober 2021, salah. Sebaliknya, Uni Eropa menyatakan vaksinasi merupakan cara terbaik untuk mengakhiri pandemi dan kembali pada kehidupan normal.

Kami menelusuri tautan yang disertakan dalam informasi yang dibagikan akun Arnas Nasution. Tautan tersebut mengarah pada laman resmi Uni Eropa, europa.eu. Setelah membacanya, tidak terdapat pernyataan Uni Eropa akan menghentikan vaksinasi. 

Dalam siaran pers yang dipublikasikan pada 29 Juni 2021 itu disebutkan ada lima terapi yang akan segera tersedia untuk merawat pasien covid-19 di seluruh Uni Eropa. Disebutkan pula strategi yang berfokus pada pengobatan pasien covid-19 merupakan kelanjutan dari strategi vaksin Uni Eropa yang berhasil, terbukti aman dan efektif untuk mencegah dan mengurangi penularan kasus, serta tingkat rawat inap dan kasus kematian yang disebabkan covid-19.

cek fakta Uni EropaSumber: Press corner | ec.europa.eu

Pemeriksaan atas klaim serupa juga dilakukan medcom.id. ([Cek Fakta] Uni Eropa Hentikan Vaksinasi Covid-19 Mulai 20 Oktober 2021? Ini Faktanya | Medcom).

KESIMPULAN

Menurut penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia,  klaim Uni Eropa akan menghentikan vaksinasi covid-19 mulai 20 Oktober 2021 adalah salah. Sebaliknya, Uni Eropa menyatakan bahwa vaksinasi merupakan cara terbaik untuk mengakhiri pandemi dan kembali pada kehidupan normal.
 
Menurut misinformasi dan disinformasi yang dikategorikan First Draft, informasi tersebut termasuk dalam kategori false connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.

----

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerja sama dengan 23 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: redaksi.timesmedia@gmail.com atau redaksi@timesindonesia.co.id (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Fakta atau hoaks?
Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.

EKORAN

TERBARU

  • Matchday 3 Liga Champions, Kebangkitan Manchester United dan Link Live Streaming
    Matchday 3 Liga Champions, Kebangkitan Manchester United dan Link Live Streaming
    20/10/2021 - 14:01
  • Arema FC Pastikan 5 Kali Beruntun Raih AFC Club Licensing
    Arema FC Pastikan 5 Kali Beruntun Raih AFC Club Licensing
    20/10/2021 - 13:35
  • Pertama Kali, Ginjal Babi Bisa Ditransplatasikan ke Manusia
    Pertama Kali, Ginjal Babi Bisa Ditransplatasikan ke Manusia
    20/10/2021 - 13:27
  • Ciptakan Wisata Baru, Pemkot Malang Percantik Gantangan Burung di Eks TPA Lowokdoro
    Ciptakan Wisata Baru, Pemkot Malang Percantik Gantangan Burung di Eks TPA Lowokdoro
    20/10/2021 - 13:21
  • Jembatan Kaca Gunung Bromo, Perkuat Daya Tarik Wisata
    Jembatan Kaca Gunung Bromo, Perkuat Daya Tarik Wisata
    20/10/2021 - 13:14

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Muktamar NU yang Diharapkan
    Muktamar NU yang Diharapkan
    20/10/2021 - 12:56
  • Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    20/10/2021 - 11:40
  • Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    20/10/2021 - 10:10
  • Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    19/10/2021 - 15:48
  • Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    19/10/2021 - 13:30
  • Memutar Radio Kehidupan, Menjaring Frekwensi Rasulullah
    Memutar Radio Kehidupan, Menjaring Frekwensi Rasulullah
    19/10/2021 - 12:03
  • Resesi Paradigma Pendidikan Islam
    Resesi Paradigma Pendidikan Islam
    19/10/2021 - 10:00
  • Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    18/10/2021 - 14:51

KULINER

  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20