Kopi TIMES

Pinjol Ilegal Merusak Moralitas Ekonomi

Rabu, 13 Oktober 2021 - 16:01 | 27.99k
Pinjol Ilegal Merusak Moralitas Ekonomi
Hendro Puspito, SE, M.PSDM; Pengusaha / Mahasiswa Program Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Masyarakat dibuat resah dengan adanya pinjaman online (pinjol) ilegal.

Jika berurusan dengan pinjol, akan dihubungi semua kerabat dan sahabat yang ada dikontak handphone (HP). Mencemarkan nama baik. Muncul berbagai ancaman dalam proses penagihan. Nasabah dibuat stres dan menanggung malu. Beban utang dan mental semakin memperburuk kondisi ekonomi. Bahkan ada yang bunuh diri. Bunga yang mencekik, perjanjian yang tidak jelas dan sebagian besar dioperasikan dari luar negeri. Kepercayaan publik semakin tergeroti dengan banyak kasus pinjol ilegal.

Sejak tahun 2018 sampai 17 Agustus 2021, Kementerian Kominfo telah memutus akses 3.856 konten terkait teknologi finansisal (fintech)  yang melanggar peraturan perundangan, termasuk platform pinjol ilegal. Angka ini menunjukkan, kewaspadaan kejahatan fintech harus diperhatikan. Kondisi pandemi yang membebani ekonomi masyarakat, memaksa untuk ambil pinjol. Rendahnya pengalaman mengakibatkan terjerumus kemasalah ini. Minimnya sosialisasi dari pemerintah akan bahayanya terjerat hutang pinjol ilegal.

Teror dan Intimidasi

Ekonomi yang terpuruk akibat dampak pandemi. Pengangguran semakin banyak. Kemiskinan terus meningkat. Kondisi yang carut marut dan tidak ada harapan.

Masyarakat terpaksa ambil pinjaman yang dianggapnya mudah. Tidak perlu agunan untuk mendapat pinjaman. Cukup Kartu Tanda Penduduk (KTP). Modal HP dan download, pendaftaran yang singkat dan mudah. Hanya perlu hitungan menit uang masuk rekening pribadi. Pinjol sangat membantu dan diminati masyarakat.

Sayangnya, kondisi ini ditumpangi pihak yang tidak bertanggung jawab. Peluang pasar pinjol yang besar, melahirkan pinjol ilegal.  Alhasil muncul berbagai kasus yang menimpa nasabah yang tidak mampu membayar pinjaman. Cara yang digunakan cukup ekstrim. Melalui teror dan intimidasi. Beban ekonomi ditambah dengan beban mental semakin memperkeruh masyarakat miskin. Banyak nyawa yang hilang akibat teror pinjol ilegal. Kasus ini lebih jahat daripada pembunuhan secara nyata.

Dua Sisi Pinjol

Pinjol dilahirkan untuk membantu ekonomi masyarakat. UMKM banyak terbantu dengan pinjol. Manfaatnya terasa dengan semakin tingginya minat masyarakat untuk menggunakan pinjol.

Menurut data statistik cekrekening.id tertera bahwa pada Juni 2020 jumlah pengaduan rekening 194 rekening. Pada Mei 2021 meningkat drastis menjadi 2.403 rekening. Data tersebut menunjukkan, ketika pandemi masyarakat membutuhkan kredit untuk mempertahankan hidup. Notabene kredit yang mudah prosesnya dan tidak perlu agunan.

Pengalaman masyarakat fokus dari kemudahan saat pengajuan kredit. Tidak terlintas dibenak risikonya apa jika tidak mampu bayar. Peluang ini dimanfaatkan pinjol ilegal. Sehingga masyarakat tidak bisa membedakan antara pinjol legal dan ilegal.

Fenomena seperti ini siapa yang salah? Apakah masyarakat atau pemerintah dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketika fintech diresmikan, OJK seharusnya menjamin payung hukum. Sepenuhnya memproteksi jangan sampai pinjol ilegal menyusup.

Tujuan awalnya dibentuk pinjol untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Tetapi karena lemahnya perhatian dari OJK, menyebabkan pinjol ilegal merusak moralitas ekonomi. Masyarakat justru tidak terbantu, malah terbebani baik ekonomi maupun kesehatan mental. Jangan sampai kasus ini terus berlanjut tanpa solusi yang pasti. 

Rekomendasi 

Banyak pekerjaan rumah yang perlu dibenahi dan dioptimalkan oleh OJK. Pertama, kebocoran data pribadi menjadi celah pinjol ilegal dalam menjalankan aksi kejahatan.

Kenapa demikian? Karena sistem pinjol mudah diretas. Kedua, minimnya sosialisasi terhadap masyarakat. Sehingga tidak ada pemahaman yang mampu membedakan pinjol legal dan ilegal.

Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) OJK harus ditingkatkan. Untuk memberikan edukasi yang luas. Keuntungan dan risiko pinjol perlu masyarakat pahami. Ketiga, maraknya pinjol ilegal yang terus meningkat. Upaya pemblokiran harus dioptimalkan. 

Ketika upaya preventif dan kuratif yang dijalankan OJK lebih getol, maka kasus akibat pinjol ilegal dapat dimitigasi. Masyarakat akan terbantu dan minim risiko. Pemerintah juga berhasil dalam menangani ekonomi nasional. Banyak hal positif dari lahirnya pinjol yang sesuai asas manfaatnya.

***

*) Oleh : Hendro Puspito, SE, M.PSDM; Pengusaha / Mahasiswa Program Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • 5 Artis Korea Selain Kim Seon Ho yang Kena 'Cancel Culture'
    5 Artis Korea Selain Kim Seon Ho yang Kena 'Cancel Culture'
    21/10/2021 - 14:32
  • Bus Diserang, Presiden Arema FC: Biarkan Kami Jadi Martir Bersatunya Suporter
    Bus Diserang, Presiden Arema FC: Biarkan Kami Jadi Martir Bersatunya Suporter
    21/10/2021 - 14:28
  • Tinjau Kelayan Barat di Banjarmasin, Menteri PUPR RI: Kolaborasi yang Baik dengan Pemkot
    Tinjau Kelayan Barat di Banjarmasin, Menteri PUPR RI: Kolaborasi yang Baik dengan Pemkot
    21/10/2021 - 14:07
  • Kecelakaan Pikap dan Mini Bus di Jalur Keramat Probolinggo, Sopir Terjepit dan Meninggal
    Kecelakaan Pikap dan Mini Bus di Jalur Keramat Probolinggo, Sopir Terjepit dan Meninggal
    21/10/2021 - 14:00
  • Presiden RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia di 2024
    Presiden RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia di 2024
    21/10/2021 - 13:44

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Happy Milad HSN
    Happy Milad HSN
    21/10/2021 - 13:30
  • Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    21/10/2021 - 08:32
  • Kemal Attaturk Tidak Sebanding Soekarno
    Kemal Attaturk Tidak Sebanding Soekarno
    21/10/2021 - 06:21
  • LEMI Hadir untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia dI Tengah Pandemi
    LEMI Hadir untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia dI Tengah Pandemi
    21/10/2021 - 04:14
  • Muktamar NU yang Diharapkan
    Muktamar NU yang Diharapkan
    20/10/2021 - 12:56
  • Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    20/10/2021 - 11:40
  • Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    20/10/2021 - 10:10
  • Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    19/10/2021 - 15:48

KULINER

  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20