Peristiwa Internasional Vaksin Covid-19

Giliran Raksasa Farmasi AS Ajukan Otorisasi Molnupiravir untuk Obat Covid-19

Selasa, 12 Oktober 2021 - 08:47 | 21.37k
Giliran Raksasa Farmasi AS Ajukan Otorisasi Molnupiravir untuk Obat Covid-19
Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS masih akan meneliti data perusahaan tentang keamanan dan efektivitas obat tersebut sebelum memberikan keputusan (FOTO: Reuters)
FOKUS

Vaksin Covid-19

Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTAMerck, raksasa farmasi Amerika Serikat, Merck, Senin (11/10/2021) juga mengajukan permintaan persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) otorisasi darurat pil molnupiravir untuk mengobati kasus Covid-19 ringan hingga sedang.

Dilansir Reuters, Merck mengajukan permohonan molnupiravir, yang dikatakan awal bulan ini terbukti mengurangi rawat inap akibat virus corona sebesar 50 persen dalam uji coba awal.

Merck, yang disebut MSD di luar Amerika Serikat dan Kanada, mengatakan sedang bekerja dengan badan pengatur di seluruh dunia untuk mengajukan aplikasi dalam penggunaan darurat atau otorisasi pemasaran untuk beberapa bulan mendatang.

"Dampak luar biasa dari pandemi ini menuntut kita bergerak dengan urgensi yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata CEO dan presiden perusahaan, Robert Davis dalam pernyataannya.

Pil antivirus yang bisa diminum orang di rumah untuk mengurangi gejala dan mempercepat pemulihan ini bisa membuktikan terobosan, mengurangi beban kasus yang menghancurkandi rumah sakit AS serta membantu mengekang wabah di negara-negara miskin dengan sistem perawatan kesehatan yang lebih lemah.

Ini juga akan meningkatkan pendekatan dua cabang terhadap pandemi: pengobatan, melalui pengobatan, dan pencegahan, terutama melalui vaksinasi.

Namun, pejabat tinggi kesehatan Amerika Serikat terus mendorong untuk vaksinasi, sebagai cara terbaik melindungi diri dari Covid-19.

"Jauh, jauh lebih baik mencegah diri anda dari infeksi daripada harus mengobati infeksi," kata Dr Anthony Fauci saat membahas obat Merck ini, minggu lalu.

FDA masih akan meneliti data perusahaan tentang keamanan dan efektivitas obat sebelum memberikan keputusan.

Merck dan mitranya, Ridgeback Biotherapeutic mengatakan, mereka secara khusus meminta badan tersebut untuk memberikan penggunaan darurat untuk orang dewasa dengan Covid-19 ringan hingga sedang yang berisiko terkena penyakit parah atau rawat inap.

Pembuat obat tersebut memiliki kontrak pemerintah AS untuk memasok 1,7 juta kursus dengan harga $700 per kursus. Merck juga mengharapkan untuk memproduksi 10 juta program pengobatan pada akhir tahun 2021 ini.

Merck juga setuju melisensikan obat tersebut kepada beberapa pembuat obat generik yang berbasis di India, yang diharapkan bisa memasok pengobatan tersebut ke lebih dari 100 negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Dalam uji klinis tahap akhir, Merck dan Ridgeback Biotherapeutics mengevaluasi data dari sekitar 770 pasien, kira-kira setengahnya menerima pil pil selama lima hari, sementara yang lain menerima plasebo.

Semua pasien memiliki Covid-19 yang dikonfirmasi laboratorium dengan gejala yang berkembang dalam waktu lima hari sejak mereka ditugaskan ke kelompok masing-masing.

Dari pasien yang menerima molnupiravir, 7,3 persen dirawat di rumah sakit pada hari ke-29, dibandingkan dengan 14,1 persen dari mereka yang menggunakan plasebo, pengurangan risiko relatif sekitar 50 persen.

Juga dilaporkan, tidak ada kematian yang dilaporkan pada pasien yang menerima molnupiravir, dibandingkan dengan delapan kematian pada pasien yang menerima plasebo. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Matchday 3 Liga Champions, Kebangkitan Manchester United dan Link Live Streaming
    Matchday 3 Liga Champions, Kebangkitan Manchester United dan Link Live Streaming
    20/10/2021 - 14:01
  • Arema FC Pastikan 5 Kali Beruntun Raih AFC Club Licensing
    Arema FC Pastikan 5 Kali Beruntun Raih AFC Club Licensing
    20/10/2021 - 13:35
  • Pertama Kali, Ginjal Babi Bisa Ditransplatasikan ke Manusia
    Pertama Kali, Ginjal Babi Bisa Ditransplatasikan ke Manusia
    20/10/2021 - 13:27
  • Ciptakan Wisata Baru, Pemkot Malang Percantik Gantangan Burung di Eks TPA Lowokdoro
    Ciptakan Wisata Baru, Pemkot Malang Percantik Gantangan Burung di Eks TPA Lowokdoro
    20/10/2021 - 13:21
  • Jembatan Kaca Gunung Bromo, Perkuat Daya Tarik Wisata
    Jembatan Kaca Gunung Bromo, Perkuat Daya Tarik Wisata
    20/10/2021 - 13:14

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Muktamar NU yang Diharapkan
    Muktamar NU yang Diharapkan
    20/10/2021 - 12:56
  • Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    20/10/2021 - 11:40
  • Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    20/10/2021 - 10:10
  • Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    19/10/2021 - 15:48
  • Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    19/10/2021 - 13:30
  • Memutar Radio Kehidupan, Menjaring Frekwensi Rasulullah
    Memutar Radio Kehidupan, Menjaring Frekwensi Rasulullah
    19/10/2021 - 12:03
  • Resesi Paradigma Pendidikan Islam
    Resesi Paradigma Pendidikan Islam
    19/10/2021 - 10:00
  • Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    18/10/2021 - 14:51

KULINER

  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20