Pemerintahan

Pembahasan APBD TA 2022 Tuntas, DPRD Kota Malang Beri Catatan Ini

Senin, 11 Oktober 2021 - 15:46 | 14.40k
Pembahasan APBD TA 2022 Tuntas, DPRD Kota Malang Beri Catatan Ini
Suasana rapat paripurna tentang pendapat akhir fraksi RAPBD TA 2022 di gedung paripurna, Senin (11/10/2021). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Usai melakukan hearing antara Banggar, TAPD dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Malang, saat ini rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 mendatang telah dituntaskan di DPRD Kota Malang.

Dalam agenda rapat paripurna kali ini, Senin (11/10/2021)seluruh fraksi DPRD Kota Malang telah setuju atas rencana APBD TA 2022 mendatang. Akan tetapi, adapun berbagai catatan yang disampaikan dalam pendapat akhir fraksi yang disampaikan secara terbuka.

Pendapat akhir dari fraksi PDIP yang disampaikan oleh Agoes Marhaenta mengatakan berkaitan dengan program infrastruktur daerah di tahun 2022 mendatang, fraksinya menyarankan untuk bisa lebih serius memperhatikan program pemeliharaan infrastruktur daerah.

"Lebih serius lagi memperhatikan program pemeliharaan infrastruktur daerah, mulai dari pemeliharaan Jalan dan gorong- gorong," ujarnya dalam paparan penyampaian pendapat akhir fraksi.

Hal ini disebabkan, karena menurutnya dengan jumlah pengadaan anggaran yang tiap tahunnya mencapai miliaran rupiah, dirasa masih belum bisa dimanfaatkan dengan baik sekaligus belum bisa mengatasi problem besar Kota Malang berkaitan dengan masalah Banjir.

Selanjutnya, pendapatan akhir Fraksi PKB yang disampaikan oleh Arif Wahyudi lebih menyoroti terkait rencana pembangunan yang masih berpolemik dengan pihak ketiga dan terganjal Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Sorotan tersebut seperti rencana Revitalisasi tiga pasar, yakni Pasar Besar, Pasar Blimbing dan Pasar Induk Gadang yang masih menjadi polemik hingga saat ini.

Oleh karena itu, fraksi PKB meminta untuk Wali Kota Malang, Sutiaji bisa secara langsung memimpin dan menangani proyek-proyek yang masih mempunyai ikatan hukum dengan pihak ketiga terutama yang terikat dengan Perjanjian Kerjasama.

"Fraksi PKB berharap pada tahun 2022 seluruh proyek bermasalah tersebut sudah menemukan jalan keluar. Apabila memungkinkan bisa kita lakukan pembangunannya pada tahun berikutnya," ungkapnya.

Kemudian, Fraksi PKS yang disampaikan oleh Bayu Rekso Aji mengapresiasi Pemkot Malang yang telah menetapkan proyeksi PAD dalam postur APBD T.A 2022 sebesar Rp 752 miliar di tengah situasi pandemi seperti saat ini.

Namun, secara garis besar proyeksi Pendapatan Daerah Kota Malang di tahun 2022 masih didominasi oleh Pendapatan Transfer sebesar 58,78 persen dibandingkan dengan PAD yang hanya sebesar 36,24 persen.

Sehingga untuk ke depannya Pemkot Malang dirasa perlu untuk mengambil langkah serius agar mampu meningkatkan rasio kemandirian keuangan daerah secara bertahap dengan cara meningkatkan PAD Kota Malang secara signifikan terutama melalui sektor pajak daerah

Caranya peningkatan kinerja dan sinergisitas antar OPD, optimalisasi pemungutan pajak dan retribusi daerah dengan pendekatan berbasis teknologi (E-Tax), memaksimalkan pengelolaan aset dan keuangan daerah, mengembangkan usaha.

"Dan meningkatkan kinerja Perusahaan umum daerah, pemanfaatan sistem informasi dan teknologi yang terintegrasi (Smart City), penegakan aturan-aturan hukum yang bertujuan pada upaya peningkatan PAD, serta analisa potensi pendapatan yang kreatif dan inovatif," bebernya.

Sementara Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menyebutkan, beberapa fraksi yang telah memberi catatan, saat ini adalah yang membuat belanja daerah tersandera, karena dua hal, yakni PAD 2022 untuk BTT yang harus ada di Rp 85 miliar dan pembayaran wajib proyek Malang Creative Center (MCC) sebesar Rp 73 miliar.

"Kami di tahun 2022 tidak ada lagi proyek-proyek dengan anggaran besar. Terbesar hanya Rp 6 miliar saja untuk Kayutangan Heritage. Maka seperti Pasar Besar itu masih belum kita anggarkan, tapi cukup perawatan saja," katanya.

Kemudian, Wali Kota Malang, Sutiaji usai memberikan jawaban akhir dari seluruh pendapat fraksi mengungkapkan bahwa dalam memang untuk PAD yang target awalnya sekitar lebih dari Rp 1 Triliun, di APBD 2022 turun sebesar Rp 300 miliar.

"Jadi pendapatan tetap sama. Kita optimalisasi saja. Banyak tadi ya kita punya E-Tax meski belum maksimal. Apalagi Resto dan Hotel juga turun. Kami harap dan punya keyakinan di 2022 nanti bisa menjadi lopatan yang luar biasa," tuturnya.

Dengan selesainya pembahasan APBD di Tahun Anggaran 2022 mendatang, Sutiaji mengucapkan terimakasih atas kerja cerdas, cepat dan tuntas antara legislatif dan eksekutif yang dimana dalam sejarah ini telah tuntas di awal Oktober 2021 ini.

"Ini menunjukan bahwa kami dengan DPRD (DPRD Kota Malang) ada satu visi bahwa kita ingin membangun kolaborasi yang baik. Cepat itu bukan tidak berbasis aturan, namun kemarin kan bisa diketahui bahwa pembahasan ini sampai Subuh dan ada perbedaan antara KUA-PPAS dan realisasi pembahasannya," pungkasnya. (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Ninaya Resmi Launching Single Debutnya
    Ninaya Resmi Launching Single Debutnya "Aku Ratumu" Bersama Le Moesiek Revole
    23/10/2021 - 01:34
  • Refleksi Singkat Tentang Maulid
    Refleksi Singkat Tentang Maulid
    23/10/2021 - 00:29
  • HNW Ingin Santri Menghadirkan Islam Moderat
    HNW Ingin Santri Menghadirkan Islam Moderat
    22/10/2021 - 23:37
  • Malang Fashion Week 2021, Meneropong Masa Depan Cerah UMKM dan Industri Kreatif
    Malang Fashion Week 2021, Meneropong Masa Depan Cerah UMKM dan Industri Kreatif
    22/10/2021 - 23:30
  • Peringati HSN 2021, RMI PBNU Gelar 1000 Khatmil Quran untuk Syuhada
    Peringati HSN 2021, RMI PBNU Gelar 1000 Khatmil Quran untuk Syuhada
    22/10/2021 - 23:21

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Refleksi Singkat Tentang Maulid
    Refleksi Singkat Tentang Maulid
    23/10/2021 - 00:29
  • Menyuarakan Wakaf Sebagai Lifestyle
    Menyuarakan Wakaf Sebagai Lifestyle
    22/10/2021 - 18:39
  • Santri Agen Demokrasi
    Santri Agen Demokrasi
    22/10/2021 - 17:15
  • Jangan Sibuk Menilai Orang Lain Terus, Sibuklah dengan Dirimu Sendiri
    Jangan Sibuk Menilai Orang Lain Terus, Sibuklah dengan Dirimu Sendiri
    22/10/2021 - 10:20
  • Pernah Lokcdown, Umrah Kini
    Pernah Lokcdown, Umrah Kini "Los Dol"
    22/10/2021 - 09:40
  • Happy Milad HSN
    Happy Milad HSN
    21/10/2021 - 13:30
  • Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    21/10/2021 - 08:32
  • Kemal Attaturk Tidak Sebanding Soekarno
    Kemal Attaturk Tidak Sebanding Soekarno
    21/10/2021 - 06:21

KULINER

  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20